Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Epson 297


Hari ini Alexa memutuskan untuk pergi ke kantor Daddy nya, entah apa yang gadis cantik itu lakukan tentunya kedatangan Alexa ke kantor membuat beberapa karyawan menatap kagum dengan kecantikan Alexa yang tak lain putri dari bos mereka.


"Selamat siang nona." Sapa beberapa karyawan.


"Siang." Balas Alexa singkat.


"Itu beneran nona Alexa kan? G*la cantik banget." Ujar karyawan A.


"Benar nona Alexa sangat mirip dengan nyonya Anes." Ucap karyawan B.


"Ya jelas mirip orang nyonya Anes ibunya gimana si." Ucap karyawan A.


"Haha, iya juga ya." Ujar nya.


Sementara itu Alexa mengetuk pintu ruang kerja Daddy nya, Deandra yang tidak mengetahui kedatangan Alexa dan mengira jika yang mengetuk pintu itu adalah sekretaris nya.


"Masuk." Ucap Deandra, Alexa membuka pintu ruang kerja Dean dan menutup nya kembali.


"Daddy." Panggil Alexa, Deandra mendongakkan kepalanya menatap Alexa yang sedang berjalan ke arah nya.


"Alexa, kamu kenapa ada disini?" Tanya Deandra.


"Maaf karena aku kesini tanpa memberi tahu Daddy ataupun mommy, dan maaf karena aku mengejutkan Daddy." Ucap Alexa.


"Tidak apa-apa girls, jadi ada apa kamu sampai datang ke kantor Daddy?" Ucap Deandra, Alexa menatap Daddy nya dengan intens.


"Ada yang ingin Alexa tanyakan kepada Daddy." Ucap Alexa, Deandra mengangguk dan bersandar pada kursi kebesaran nya, dengan melipat kedua tangannya di dada.


"Baik, katakan apa yang ingin kamu tanyakan." Ucap Deandra, Alexa meremat jemari lentik nya. Jujur Alexa takut jika melihat wajah serius Daddy nya, Dean di kantor dengan Dean di rumah benar-benar berbeda.


"Sayang kok bengong." Ucap Deandra.


"A-itu aku mau tanya apakah benar beberapa waktu lalu Bian datang kesini untuk menemui Daddy?" Tanya Alexa, Deandra menatap Alexa dengan intens.


"Benar, kenapa kamu menyukainya?" Ucap Deandra, Alexa menggelengkan kepalanya membuat Dean mengernyit.


"Tidak, aku tidak menyukainya." Balas Alexa.


"Lalu kenapa kamu kesini dan menanyakan bocah itu." Ucap Deandra, Alexa menggelengkan kepalanya lagi.


"Tidak ada apa-apa aku hanya penasaran kenapa dia sampai menemui Daddy." Ucap Alexa.


"Tentu saja karena Daddy merasa tidak terima dia melukai kamu." Ucap Deandra.


"Daddy Alexa sudah besar Daddy tidak perlu terlalu khawatir sama Alexa, Alexa gak apa-apa dad sungguh." Ucap Alexa.


"Ya Daddy harap putri Daddy ini kuat dan tidak mencari lelaki itu lagi." Ucap Deandra, Alexa tersenyum mendengar perkataan Daddy nya.


"Daddy tenang saja Alexa tidak akan dekat lagi dengan Bian." Ucap Alexa, Deandra menatap Alexa.


"Good girl." Ucap Deandra, Alexa mengangguk dan tersenyum manis.


Dean menatap gerak-gerik Alexa yang sedikit mencurigakan, bukankah jika hanya untuk bertanya soal Bian Alexa bisa menunggu dirinya pulang.


"Daddy kenapa liatin Alexa kayak gitu?" Tanya Alexa.


"Daddy kurang yakin kalau kamu mau jauh-jauh kesini hanya untuk bertanya tentang itu." Ucap Deandra lagi.


"Alexa cuma mau nanya itu kok." Ujar nya.


"CK, Daddy ini orang tua kamu Daddy tahu betul bagaimana kamu Alexa. Katakan apa yang kamu inginkan." Ucap Deandra, Alexa tertawa kecil dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Daddy." Lirih nya dengan salah tingkah.


"Gak usah garuk-garuk kepala kaya gitu, kenapa kamu kutuan?" Tanya Deandra, Alexa mencebikan bibirnya membuat Deandra tertawa kecil.


Tingkah laku Alexa benar-benar mirip dengan Anes, maka dari itu bagi Dean Alexa itu spesial ia benar-benar posesif tentang Alexa.


"Anu Alexa mau minta sesuatu sama Daddy." Ujar nya, Deandra tersenyum tipis benar saja jika putrinya itu menginginkan sesuatu.


"Daddy aku pengen i_" Ucapan Alexa terhenti, saat ponsel Deandra berdering menandakan pesan masuk.


"Mommy kenapa wa Daddy." Ucap Deandra.


"Hmmm, mungkin mommy kangen." Ucap Alexa.


*Pesan chat*


My lovely: Alexa ada disana?


Deandra: Iya Alexa ada disini, katanya ada yang mau dibicarakan.


My lovely: Alexa kesana mau minta di belikan motor sport.


Deandra: Masa iya? Bukankah Alexa lebih suka pakai mobil.


My lovely: Ini Alexa pakai motor Alden dan ajak Vani.



Deandra: Itu Alexa nya yang mana sayang? πŸ™„


My lovely: Tentu saja yang pakai helm, kamu sama anak sendiri saja tidak kenal.


Deandra: CK, keren sekali putri kita. Sepertinya aku harus benar-benar membelikan Alexa motor.


My lovely: Waaaahhh, Dean sepertinya kamu sudah bosan hidup. ☺️


Deandra: Tidak honey, tapi bukankah kebahagiaan Alexa itu yang utama.


My lovely: Motor itu gak aman untuk Alexa!


Saat Dean berniat membalas pesan Anes lagi Alexa bebicara karena sejak tadi Daddy nya hanya sibuk dengan ponselnya saja, Alexa mengintip ternyata mommy sudah mengadu kepada Daddy.


"Daddy." Panggil Alexa.


"Iya sayang ada apa?" Ucap Deandra.


"Mommy ngadu ke Daddy." Ucap Alexa, Deandra tertawa dan menatap putrinya.


"Kamu ingin?" Tanya Dean, Alexa mengangguk dan Deandra tersenyum kepada putrinya.


"Aman Daddy akan belikan untuk kamu, tapi kalau mommy marah kamu bantu Daddy untuk menjelaskan kepada mommy bagaimana." Ucap Deandra, terlihat Alexa diam sepertinya gadis itu tengah berpikir.


"Bagaimana?" Tanya Deandra lagi.


"Baik, Daddy tenang saja aku bisa membujuk mommy agar tidak marah kepada Daddy." Ucap Alexa, Deandra mengangguk dan adu tos dengan putrinya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading πŸ€—πŸ˜‰ jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜Š