
Keesokan pagi nya Alden dan Alexa bangun terlebih dulu, Alden memutuskan untuk langsung membersihkan tubuhnya sementara Alexa bocah cantik itu memilih untuk pergi ke kamar mommy dan Daddy nya yang kebetulan tidak di kunci.
Saat masuk kedalam kamar Alexa melihat mommy dan Daddy nya yang sedang tidur dengan berpelukan, bersyukur semalam Dean tidak menerjang Anes jika tidak entah pemandangan macam apa yang akan Alexa lihat dipagi hari.
Atau mungkin Dean akan mengunci pintu nya dan membuat Alexa rusuh dipagi hari karena harus berteriak memanggil mommy dan Daddy nya, Alexa menelusup ke tengah-tengah Anes dan Dean ia merasakan kehangatan dalam pelukan mommy dan Daddy nya.
"Mommy bangun." Ucap Alexa mengusap pipi Anes.
"Mommy." Panggil Alexa lagi, karena Anes tak kunjung bangun Alexa mengalihkan pandangan nya kepada Deandra ia memencet hidung mancung Daddy nya.
"Daddy bangun." Ucap Alexa.
"Emmmhh." Lenguh Dean malah mempererat pelukannya, hal itu membuat Alexa sesak akibat perbuatan Daddy nya.
"Uhukk-uhuukkk." Alexa terbatuk, sebenarnya Anes sudah bangun ia menahan tawa melihat kelakuan polos putrinya.
"Kenapa Daddy malah mempererat pelukannya dikira aku guling apa ya, Daddy bangun." Panggil Alexa, kali ini Anes yang mempererat pelukannya.
"Ashh, huh huh." Alexa mencoba untuk kabur namun kenapa sulit sekali.
"Bagaimana ini." Gumam nya, ia menatap mommy dan Daddy.
"Mommy Daddy bangun." Teriak nya, berhasil membuat Anes dan Deandra terkejut dan membuka matanya.
"Girls kenapa berteriak pagi-pagi seperti ini." Ucap Deandra, Alexa mendengus dan melepaskan pelukan Daddy nya.
"Kalian memelukku tapi seperti ingin menyakitiku juga, aku sulit bernafas." Cerocos bocah itu.
"CK, maaf Daddy tidak tahu jika ada kamu disini." Ucap Deandra.
"Ada apa hmm kenapa kamu bangun pagi-pagi sekali." Ucap Anes, wanita itu terduduk di tempat tidur.
"Aku ingin berenang mommy." Ucap Alexa.
"Berenang saja mommy tidak melarang." Ucap Anes.
"Tapi aku ingin bersama mommy." Ucap Alexa, Anes menatap jam yang masih terlalu pagi untuk berenang.
"Iya sayang nanti ya agak siangan nak ini masih terlalu pagi." Ucap Anes, Alexa mengangguk dan kembali berbaring begitupun dengan Anes.
"Selamat pagi." Ucap Cya, wanita itu menjatuhkan tubuhnya di samping Anes dan kembali berbaring dengan memeluk Anes.
"Ini adalah contoh orang yang malas tapi duit nya ngalir terus." Ucap Alden menggelengkan kepalanya, Deandra lelaki itu masih terlelap dalam tidurnya dengan memeluk Alexa sementara Cya memeluk Anes.
Alden yang merasa tidak ada teman nya pun ikut naik ke tempat tidur dan berbaring di samping Alexa, alhasil Anes memeluk Alden.
Karena mereka tidur terlalu larut dan menyebabkan mereka semua mengantuk, Cya sudah seperti anak sulung Deandra dan Anes.
Tepat pukul 09:00 pagi Dean terbangun dan terkejut melihat keadaan tempat tidur nya yang penuh, bahkan kini Cya dan Anes tidur dengan saling berpelukan.
"Inikah yang dinamakan di tikung oleh saudara sendiri." Gumam Deandra, ia menggelengkan kepalanya dan bangun dari tempat tidur nya.
Setelah semuanya bangun dan sarapan Alexa mengajak Anes untuk ke kolam renang, ia begitu senang berenang bersama sang mommy.
"Mommy." Panggil Alexa, gadis kecil itu melompat dan di tangkap oleh Anes.
Terlihat Anes dan Alexa tertawa lepas dan Deandra ikut bahagia melihat nya, sementara Cya meratapi nasibnya karena Dean melarang Cya untuk berenang wanita itu masih terlihat pucat.
"Kak aku ikutan boleh ya." Ucap Cya.
"Tidak nanti kedinginan perut kamu sakit lagi Cya." Ucap Anes.
"Baiklah aku akan jadi tukang foto saja kalau begitu." Ucap Cya, Anes dan Alexa tertawa kecil mendengar perkataan Cya.
"Alexa lihat kakak." Ucao Cya, Alexa pun menoleh menatap Cya yang sedang memotret nya.
"Apakah cantik." Tanya Alexa dengan polos nya.
"Tentu saja kau itu persatuan dari dua produk unggul." Ucap Cya, Anes tertawa sementara Alexa mendengus karena tidak mengerti perkataan Cya.
Sementara Anes dan Alexa sedang berenang Deandra justru menemani putranya berolah raga, Deandra tertawa saat melihat putranya mencoba banyak hal.
Dean melihat jika Alden ini tipe orang yang selalu ingin menguasai sesuatu yang belum tentu orang lain bisa menguasai nya, ya bisa dilihat jika Alden sangat mirip dengan dirinya.
"Alden lihat kakak." Ucap Cya, Alden pun bergaya membuat Cya dan Deandra tertawa lepas melihat nya.
"Keren bukan." Ucap Alden, Cya semakin tertawa lepas mendengar perkataan Alden.
"Aku sudah pasti akan keren kan karena aku anak Daddy dan mommy." Ucap Alden.
"Ya ya anak mommy dan Daddy memang tidak ada yang gagal." Kekeh Cya, saat mereka sedang bersenang-senang datang seorang wanita tua yang membawa makanan dan minuman untuk menemani keseruan mereka.
"Silahkan dinikmati tuan nona." Ujar nya.
"Hmmm, thank you." Ucap Deandra, dan diam-diam Cya mengambil potret Anes dan Deandra.
Cya menatap lekat kedua kakak nya mereka benar-benar terlihat serasi bahkan Cya tidak pernah menyangka jika wanita yang akan dinikahi Dean adalah wanita tercantik yang pernah ia lihat, karena selama ini mantan Dean tidak ada yang secantik Anes.
"Kak." Panggil Cya, Dean menoleh menatap Cya.
"Hmmm." Balas Deandra.
"Bagaimana kakak bisa yakin kalau kak Anes bisa menjadi istri yang baik." Tanya nya penasaran.
"Anes memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh wanita lain." Ucap Deandra, Cya menatap Anes yang sedang menggendong Alexa di tengah kolam.
"Apa itu?" Tanya Cya.
"Kau tahu jelas bagaimana mantanku dulu tidak menerima Kenzie, tidak menerima kehadiran kamu. Tapi Anes ia menyayangi Kenzie dan dia juga memperlakukan kamu dengan baik padahal kami sudah memiliki anak kandung, tapi dia tidak mengurangi kasih sayang nya kepada kamu." Ucap Deandra, Cya tertegun benar juga jika orang lain mungkin akan berubah saat dia memiliki anak.
"Benar juga." Ucap Cya.
"Bukankah berbuat adil itu sulit aku saja kadang melupakan kamu tapi tidak dengan Anes, dia begitu menyayangi kamu bahkan dia menganggap kamu seperti anak sulung kami." Ucap Deandra tertawa kecil.
"Daddy." Panggil Alden.
"Hmmm boy." Sahut Deandra.
"Apakah tidak ingin ikut berenang bersama mommy?" Tanya Alden.
"Tidak kamu ingin berenang?" Tanya Dean, Cya melihat interaksi Dean dan Alden.
"Tidak aku sudah mandi." Ujar nya, Deandra tertawa kecil lalu mengelus kepala Alden.
"Kau lelah?" Tanya Dean.
"Bukankah kata Daddy lelaki itu harus kuat dan tidak boleh mudah lelah." Ucap Alden, ahh Cya ingin sekali memiliki pasangan seperti Alden sudah bijak sejak dini.
.
.
.
.
.
.
Daddy
Mommy
Alexa
Alden
Cya
Mon maap Cya ceritanya belum mandi tapi mau ikutan bergaya 😭 mana pake tas niat banget si Enon 😂
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊