Cinta Tuan Muda

Cinta Tuan Muda
Murka nya seorang Sean


Setelah melihat Nyonya Muda nya salah satu karyawan masuk keruangan Sean memberi tahu hal yang terjadi.


TOK..TOK..TOK..


"Masuk".Ucap Sean.


"Tu..Tuan".Ucap Karyawan tersebut panik.


"Ada apa?".Ucap Sean santai melihat karyawan nya.


"Nyonya Muda tertusuk pisau Tuan dan tak sadarkan diri".Ucap Karyawan tersebut cepat.


"APAAA".Ucap Sean menangis.


Sontak Sean keluar mencari tempat dimana Alysa berada,betapa syok nya dia melihat Istri nya tergelatak tak sadar kan diri dengan lumuran darah di perut nya, ingatan nya mengingat saat Alysa tertabrak mobil.


"LEO SIAP KAN MOBIL CEPAT".TERIAK SEAN MENGGELEGAR.


"Sudah Boss Ayooo cepat".Ucap Leo panik.


Diperjalanan menuju Rumah Sakit tidak ada henti henti nya Sean berdoa dan menangis,tidak bisakah Tuhan melihat Istri nya bahagia?.


Setelah sampai di Rumah Sakit Dokter Johan menangani Alysa dan memasukan nya kedalam ruang VIP darurat.


Setelah setengah Jam akhir nya Dokter Johan keluar dari ruangan dengan wajah kalem nya,membuat Sean dan Leo was was.


"Bagaimana Istriku Han".Ucap Sean was was.


"Nyonya masih bisa di selamat kan Tuan!! Tapi keadaan nya jauh dari kata baik perut dan rahim Nyonya mengalami kerusakan! Yang arti nya Nyonya tidak bisa hamil lagi!!".Ucap Dokter Johan.


Sean hanya tersenyum antara senang dan sedih.Senang karena sang Istri baik baik saja, Sedih karena tidak bisa mendapatkan anak lagi.Padahal Sean mendambakan seorang anak perempuan.


Tapi Ia tetap bersyukur melihat keadaan Alysa baik baik saja,Ia segera menelpon Mommy nya dan memberi tahu yang terjadi.


Tidak lama dari situ datang lah Dion,Citra,Lucas,dan Alex dengan wajah panik nya.


"Bagaimana keadaan menantu ku Han?".Ucap Mom Citra dengan tangis nya.


"Nyonya baik baik saja".Ucap Dokter Johan.


"Syukurlah".Ucap semua nya lega.


"Ya sudah Mom aku titip Istriku sebentar!! Aku ingin keluar dulu ada urusan".Ucap Sean menahan Amarah.


...................Apartemen Alexa..................


Pukul 20:00 Malam.


"HHAHAHAH Bagaimana Xina kau sudah membunuh nya.Ucap Alexa tertawa licik.


"Setelah ini tidak ada yang bisa mengganggu ku untuk mendapatkan Sean".Ucap Alexa.


"Tentu Nona".Ucap Xina.


"Kita harus merencanakan sesuatu agar Sean tidak mencurigai kita".Ucap Alexa.


"Benar Nona".Ucap Xina.


...BRAKH.. BRAKH.. BRAKH...


Suara pintu di dobrak dengan keras mengagetkan Alexa dan Xina.Mereka saling lirik dan takut.


"Aku akan mengintip nya".Ucap Alexa berjalan keluar kamar.


Mata Alexa membulat kala melihat seseorang bertopeng membawa tongkat besi memukul pintu masuk Apartemen nya.


BRAHKKKK..


Suara pintu terbuka menampak kan wajah seorang Pria dengan aurah membunuh nya masuk kedalam kamar Alexa tanpa mengetahui Alexa bersembunyi di belakang pintu.


Suara teriakan Xina melengking dipendengaran Alexa.Alexa gemetar dan berlari keluar Apartemen sekuat yang dia mampu,dia menyetop taksi dan menyuruh nya mengantar kesuatu tempa, yang tidak lain adalah tampat persembunyian nya yang sudah dia atur dengan matang.


Alexa melangkah masuk ke dalam rumah itu dengan gemetar,seorang pelayan wanita menghampiri nya.


"Nona Muda apa kabar".Ucap Wanita paru baya itu.


"Hemm baik! bisakah aku istirahat sekarang''.Ucap nya gemetar.


"Tentu Nona".Ucap Wanita itu.


"Mengapa Nona gemetar seperti ini?".Ucap Wanita itu.


"Aku kedinginan".Ucap Alexa memejamkan matanya.


Bonus:


Visual Sean.



Visual Alysa.



Semoga suka yah sama cerita nya!.


Jangan lupa vote and like nya kalau suka dengan Novel ku♥️😊.