
Setelah selesai sarapan Cya pun mengajak Alexa untuk berjalan mengelilingi taman kota, sementara itu Alexa hanya bisa mengikuti keinginan Cya.
"Kak sebenarnya kita mau ngapain si disini? Mendingan kita pulang sekarang." Ucap Alexa.
"Ihhh sebentar lagi ya xa, kakak masih mau main disini, lagian kamu gak bosan apa di rumah mulu." Ucap Cya.
"Lagian yang bilang aku di rumah mulu siapa? Kak aku juga ada urusan penting kita pulang yuk.'Ucap Alexa lagi, jujur saja gadis cantik itu mulai terlihat bosan sekarang.
"Ck, kamu ini kenapa si xa. Lagian juga kan jarang-jarang kamu jalan pagi sama kakak." Ucap Cya, baiklah kali ini sepertinya Alexa harus mengalah percuma juga tidak akan menang jika berdebat dengan ibu hamil.
"Yasudah lah terserah kakak saja bagaimana maunya." Ucap Alexa menyerah, Cya pun tertawa kecil melihat Alexa yang bersikap pasrah.
"Nah gitu dong kali-kali bikin kakak nya seneng." Ucap Cya, kedua wanita cantik itu pun berjalan sampai akhirnya hujan turun begitu saja.
"Yaah, kak hujan kak sini neduh dulu." Ucap Alexa.
"Enggak deh xa gimana kalau kita main hujan kayaknya seru tuh." Ucap Cya.
"Gak ya gak ada begitu-begitu kakak itu lagi hamil jangan macem-macem." Ucap Alexa.
Sementara itu di kediaman Anes terlihat Elang yang panik mencari keberadaan istrinya sampai membuat heboh seisi rumah, Anes yang saat itu baru saja keluar kamar terlihat bingung dengan wajah Elang yang terlihat panik.
"Kamu kenapa El kok panik gitu?" Ucap Anes.
"Cya gak ada kak." Ucap Elang.
"Hah? Maksudnya gak ada gimana?" Ucap Anes yang ikut panik.
"Iya Cya gak ada di kamar kak, dan El cari-cari di sekitaran rumah juga gak ada." Jawab Elang.
"Kau sudah coba menghubungi Cya?" Tanya Anes.
"Sudah kak tapi tidak ada jawaban dari Cya." Ucap Elang.
"Aduh El gimana dong kakak jadi ikut khawatir ini." Ucap Anes.
"Ya apa lagi aku kak, Cya lagi hamil dia juga pergi gak bilang-bilang." Ucap Elang.
Saat Anes dan Elang berbincang dengan mengkhawatirkan Cya, Deandra muncul dan menatap kedua orang yang berdiri dengan posisi berhadapan.
"Kalian kenapa kok kayak lagi khawatir gitu?" Ucap Deandra.
"Cya gak ada sayang." Ucap Anes.
"Gak ada? Gak ada gimana maksudnya?" Ucap Deandra.
"Kok bisa? Kamu sudah coba menghubungi Cya?" Tanya nya kepada Elang.
"Sudah kak aku sudah mencoba menghubungi Cya, tapi Cya tidak menjawab satupun panggilan aku." Ucap Elang, Deandra terdiam dan berpikir sejenak kemana sebenarnya kepergian adiknya.
Dan di taman saat Cya dan Alexa berteduh terlihat mobil mewah yang melintas di hadapan mereka, kaca mobil itu sedikit terbuka hingga membuat Alexa bisa melihat orang yang mengemudikan mobil itu.
"Alexa kamu liat apa xa?" Tanya Cya saat melihat Alexa terdiam.
"Xa hello kamu kenapa hey?" Tanya nya lagi.
"Alexa." Panggil Cya menepuk pundak Alexa, dan itu membuat Alexa sedikit tersentak lalu menatap Cya dengan tatapan bingung.
"Kamu kenapa?" Tanya Cya, dengan cepat Alexa menggelengkan kepalanya membuat Cya mengalihkan pandangan nya ke setiap arah.
"E-enggak kak aku gak apa-apa." Jawab Alexa, Cya menatap Alexa dengan tatapan menyelidik.
"Itu kan cowok yang waktu itu mobil nya di tabrak Vani, tapi ngapain dia ada disini." Batin Alexa, ia menunduk lalu mengembalikan ekspresi wajah nya dengan cepat.
"Kak sebaiknya kita pulang yuk, kakak tunggu disini aku akan mengambil mobil. Ini sudah siang hanya saja cuaca nya yang mendung, mommy, Daddy, dan kak El pasti nyari kakak." Ucap Alexa.
"Kamu mau pulang xa?" Tanya Cya.
"Kak ngapain kita disini lagian ini ujan kita gak bisa jalan-jalan juga kan, kita kesini lagi nanti oke." Ucap Alexa, Cya pun mengangguk sementara Alexa berlari menuju mobil nya yang terparkir cukup jauh dari tempat dirinya dan Cya berteduh.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading 🤗😉 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😊