Tubuh Pengganti Seorang Pembunuh

Tubuh Pengganti Seorang Pembunuh
Jangan sampai ketahuan


Selamat Membaca...


•••••


Flashback On...


"Ren, coba kau lihat video ini," ucap Deon sambil menunjukkan sebuah video kepada Reno.


Reno menoleh melihat video yang sodorkan oleh Deon.


Video itu menjadi viral di internet, judul video itu membuat Reno mengeryit.


Seorang pelajar perempuan mengalahkan orang-orang dari geng Harimau Putih?


Seketika matanya membulat kaget saat melihat sosok kecil yang sedang bertarung melawan pria besar berotot tapi dengan cepat kembali ke mode datarnya, dia juga tak menyangka gadis yang di temuinya dan membantunya pulang pada malam itu sangat hebat.


Sebelumnya hanya preman jalanan , akan tetapi sekarang adalah anggota tak berguna dari geng Harimau Putih?


Meski mereka anggota yang tak berguna, akan tetapi mereka termasuk orang-orang hebat kalau mampu masuk ke geng Harimau Putih.


Dia juga merasa sedikit malu dengan anak buah yang tak di anggap di geng Harimau putih itu.


"Dia luar biasa, dapat mengalahkan cecunguk-cecunguk itu, padahal tubuhnya kurus dan sekali lihay saja tidak akan mampu bahkan hanya membuat salah satu mereka bergerak. Tapi... Wah aku tak dapat berkata apa-apa lagi," ucap Deon semangat.


Bukannya marah nama organisasi yang dia ikuti tercemar, malah dia semangat melihat seorang gadis sekolahan mengalahkan anggota Geng Harimau Putih.


Reno memiliki kesan yang baik terhadap Nadhira. Dia telah membantunya saat kesulitan waktu itu, meski dengan imbalan, akan tetapi seingatnya bukan gadis itu yang meminta akan tetapi dirinya sendiri yang memberikan imbalan karena bersedia membantunya waktu itu.


Tanpa penundaan Reno meminta anak buahnya untuk menyelidiki, dia ingin tahu apakah benar mereka yang mengganggu dan ingin menculik gadis sekolah itu berasal dari geng Harimau Putih, dan siapa ketua mereka.


Ada begitu banyak orang dalam geng king, sehingga membuat Reno tidak mengenal secara keseluruhan anggotanya, dia hanya akrab dengan para anggota intinya saja. Jika mereka bukan anggota geng Harimau Putih, dan menggunakan nama geng Harimau Putih untuk melakukan hal-hal yang buruk, dia bisa memberi mereka pelajaran, namun jika mereka berasal dari geng Harimau Putih dan ketahuan tidakbmematuhi aturan, maka mereka akan diberi hukuman dengan berat berdasarkan aturan-aturan dari Geng Harimau Putih.


Tak berapa lama, informasi yang di. tunggu Reno telah sampai padanya. Dan pastinya memang mereka dari geng Harimau Putih, akan tetapi hanya anggota terendah dengan bos yang juga di posisi terendah.


Kalau di ibaratkan bos dari mereka memang anggota terbawah geng Harimau Putih, akan tetapi anak buahnya itu bukanlah anggota resmi.


Flashback Off


Lain Reno yang memikirkan tentang video viral itu, lain lagi dengan Nadhira yang masih diam. "Bos ada apa?" Tanya Rangga bingung melihat sikap Nadhira.


Nadhira menggeleng setelah tersadar saat Rangga menyentuh pundaknya. " Tidak ada apa-apa," jawabnya.


Bukan hanya Rangga yang merasa bingung akan tetapi teman-temannya yang lain pun juga.


Clara sangat cantik dengan balutan dress biru malam selutut dan berlengan pendek. Tiara kecil menghiasi rambutnya yang tergerai sebahu. Tak lupa sepatu hak yang tak terlalu tinggi berwarna senada dengan dressnya membalut kaki putih mulusnya.


Bagas? Dia juga tak kalah tampan. Setelan jaz berwarna cokelat dan sepatu kulit dengan warna senada, sungguh menampilkan sosok keren.


Rima tak kalah keren. Dia yang berasal dari keluarga militer masihlah memiliki sifat feminim, tapi dia tetap dengan gaya khasnya sedikit tomboy. Gaun selutut berwarna merah dengan lengan seperempat dan tak lupa sepatu sneakers merah mengkilap.


Sedangkan Nadhira, dengan balutan dress di bawah lutut berwarna hitam dengan lengan seperempat dan tak lupa sepatu hak warna senada. Menampakkan kulit nya yang mulanya memang putih menjadi semakin bersinar. Dengan kecantikannya tak ayal orang berpendapat bahwa dia dari kalangan atas.


Pandangan semua tamu tak henti-hentinya menatapi kelompok Nadhira sedari awal mereka masuk. Tapi sikap mereka hanya acuh terhadap semua nya.


Dan saat sekelompok orang baru memasuki gedung pesta yang salah satu di antara mereka adalah White Snake. White Snake? Siapa yang tidak tahu. Sekarang orang semakin yakin bahwa perempuan itu White Snake saat melihat tatto ular di bahu kanannya.


Baskoro menyambut antusias White Snake dan kelompoknya. Reno juga mengikuti ayahnya. Sebagai penerus dia harus memiliki banyak pendukung, apalagi White Snake sangat terkenal di kalangan dunia bawah yang pastinya mengenai arena pertarungan bebas. Meskipun dia tidak ingin melakukannya, tapi karena keadaan memaksanya, mau tidak mau dia harus mau.


"Senang melihat nona White Snake berkenan hadir di acara ini," ucap sopan Baskoro. Meskipun dia jauh lebih tua dari White Snake tak menurunkan rasa hormat dan takut kepada White Snake yang jauh memiliki pengaruh tinggi di dunia bawah.


"Hmm," White Snake hanya mengangguk menanggapi nya. Mata White Snake berbinar saat melihat sosok yang tak dia duga juga berada di pesta itu.


Meninggalkan sosok Baskoro dan Reno yang terlihat kesal akan tetapi di pendamnya, dia berjalan mendekati sosok bergaun hitam yang sedang asik mengobrol dengan teman-temannya.


"Senang bertemu dengan mu. Aku tidak menyangkan akan berjumpa dengan mu disini!" Ucap White Snake saat tepat berada di depan Nadhira.


Nadhira beralih menatap seseorang yang menyapanya.


"Hmm," Nadhira tersenyum menanggapi White Snake. "Aku juga!" Ucapnya kemudian.


Semua yang mengetahui tentang sosok White Snake merasa penasaran dengan sosok gadis kecil di antara para remaja yang di sapa oleh White Snake dengan sopan.


Mereka berpikir, apa hubungan gadis remaja itu dengan White Snake? Akan tetapi tidak akan ada yang menjawabnya, karena semua itu adalah bisnis antara Nadhira dan White Snake saja.


Baskoro dan Reno mengikuti White Snake ke arah teman-teman Rangga yang pastinya tujuannya adalah Nadhira.


"Kau bisa menikmati pestanya, aku akan bersenang-senang bersama teman-temanku," ucap Nadhira tenang. Dia berusaha agar White Snake mengerti bahwa ini bukan tempat yang tepat untuk mengakrabkan diri. Dia memberi kode bahwa dirinya sedang bersama teman-temannya sekarang. Jangan sampai ada yang merasa curiga, kalau mereka sangat saling kenal.


White Snake menangkap maksud Nadhira. "Oh kalau begitu selamat menikmati pestanya juga!" Ucap White Snake.


Setelah itu Baskoro menawarkan kepada White Snake untuk bergabung bersama para petinggi lainnya yang juga ingin menjalin kedekatan dengannya.


Kebanyakan dari mereka hanyalah penjilat yang ingin memcari bantuan dari White Snake, akan tetapi White Snake menanggapi mereka biasa saja.


Dia masihlah wanita muda, tidak ingin di samakan dengan orang-orang yang sudah berkepala tiga.


¤


¤


¤


Semoga Suka...