
Selamat Membaca...
•••••
Mengetahui bahwa Nadhira sedang merekam, dia semakin gelisah, karena sekalipun Yunita mengelak semua perbuatannya, tapi dengan rekaman ini dia tidak akan berkutik. Dan semua ini akan membuat hubungan antar sepupu akan rusak.
Nadhira tidak peduli akan hal itu, karena sekarang adalah waktunya memberi pelajaran kepada Yunita yang selama ini dia sudah sangat bersabar menerima tingkah kekanak-kanakannya.
Akan tetapi pemuda itu merasa sangat takut menghadapi tekanan yang di berikan oleh Nadhira, akhirnya dia memilih untuk mengatakannya.
"Aku adalah Fendi, kakak sepupu dari Yunita. Semua ini adalah perintahnya Yunita, dia mengatakan kepada ku bahwa seorang siswi baru bernama Nadhira telah menamparnya dan dia ingin aku membantunya untuk membalas dendam nya dengan cara menculik mu dan kemudian memperkosa mu, kemudian video akan di sebarkan di internet,"
Memperkosa?
Mendengar itu, semua siswa yang mendengar sangat terkejut, dan mereka berpikir bahwa Yunita sangat keterlaluan.
Setelah apa yang dia mau sudah di dapatkannya Nadhira pun melepaskan mereka. Bukan karena Nadhira memaafkan mereka, hanya saja Nadhira sekarang tidak bisa begitu saja membunuh mereka seperti dulu.
Jika mereka mati di tangannya dan di depan banyak orang, Nadhira harus bertanggung jawab, dan jika dia menelpon polisi, palingan polisi hanya akan menahannya untuk beberapa hari saja, dan mendapatkan teguran karena berkelahi, jadi Nadhira memilih untuk mengakhiri kejadian ini dengan membiarkan mereka pergi.
Ada pun Yunita, Nadhira akan membuat Yunita membayar semuanya.
Dalam beberapa menit, video itu menjadi viral di forum sekolah, maupun di internet.
Setelah menonton video itu semua orang merasa takjub.
"Wow, Nadhira sangat hebat!"
"Siapa Nadhira?"
"Itu siswi baru,"
"Dia cantik dan hebat lagi,"
Di lain tempat, yaitu di luar lingkungan sekolahan SMA JAYA.
"Wah siapa gadis itu?"
"Mana-mana,"
"Ini! Dia memakai seragam SMA populer berbasis internasional ya, SMA JAYA itu?"
"Benar!"
"Wah dia sangat hebat! Tapi dia juga malang, karena berurusan dengan geng Harimau Putih,"
Dan begitulah pendapat-pendapat orang-orang.
Kembali ke lingkungan sekolah, tepatnya di gedung bagian Timur di mana kelas dua belas berada.
Semua orang juga heboh dengan video yang tersebar di internet. Meski saat itu hanya dari kelas sepuluh yang memposting video di forum kelas khusus kelas sepuluh akan tetapi di internet juga telah menyebar luas.
"Andara coba lihat ini," ucap Glen tergesa-gesa sambil memperlihatkan layar ponselnya kepada Andara.
Andara yang lagi fokus dengan buku pelajarannya mengalihkan pandangan nya ke layar ponsel Glen.
Mata nya seketika terbelalak saat melihat orang yang berada di dalam video.
"Ira," gumamnya.
"Dia adikmu kan, Nadhira? Mengapa dia bisa berurusan dengan orang-orang bodoh itu," ucap Glen.
Dia mencari nama adiknya di kontak dan meneleponnya langsung.
Beberapa kali tut tut tut, akhirnya panggilan tersambung. "Ira, apakah kau baik-baik saja?" Tanya khawatir Andara.
"Ya, aku baik-baik saja! Memangnya kenapa?" Tanya Nadhira tak paham. Dia juga tidak tahu bahwa videonya pada kejadian itu telah tersebar luar. Dia mengira hanya pada forum sekolah khusus kelas sepuluh saja. Karena pada dasarnya gedung mereka berjauhan.
"Apakah kau berkelahi pagi tadi? Video nya telah tersebar di internet," ucapan Andara membuat Nadhira sedikit terkejut.
"Apa? Ku harap ibu tidak melihatnya," ucap Nadhira khawatir. Bukan khawatir akan dirinya akan tetapi takut ibunya menjadi sangat khawatir terhadapnya.
"Mudah-mudahan tidak!" Ucap Andara.
"Ya, kalau begitu kit harus merahasiakannya dan urusan video itu biar aku yang mengurusnya," ucap Nadhira.
Andara tak lagi bertanya bagaimana Nadhira akan mengurus video itu karena dia tak dapat memahami adiknya lagi, yang terpenting Nadhira baik-baik saja sekarang.
"Baiklah, kalau begitu kau harus lebih berhati-hati lagi,"
"Baik, kakak bisa tenang," jawab Nadhira tenang.
¤¤¤¤¤
Di sisi lain Yunita telah mengetahui bahwa rencananya telah menyebar di forum sekolah bahkan seluruh kota.
Ketika dia mengetahui bahwa Nadhira dapat dengan mudah mengalahkan para penjahat itu, dia merasa sangat takut, sementara itu dia juga sangat gugup ketika tahu bahwa dirinya telah diketahui menjadi dalang dari semua itu.
Mega mengerutkan keningnya dengan perasaan campur aduk. Dia tidak tahu apakah dia merasa kecewa ketika melihat Nadhira baik-baik saja, ataukah dia hanya khawatir akan dirinya yang berteman dengan Yunita. Tentu saja dia belum tahu pasti apakah benar Yunita adalah dalang dari semua kejadian ini.
"Siapa di balik kejadian ini? Lima orang penjahat menyerang Nadhira secara bersamaan,"
"Siapa yang tahu, sayang nya dia masih bisa lolos, aku tidak terlalu suka melihat dia, dia terlalu sombong,"
"Wow, bahkan dia sangat percaya diri, bahkan dia tidak takut kepada geng Harimau Putih,"
"Aku tidak akan percaya kalau dia bisa mengalahkan geng Harimau Putih yang sangat terkenal di dunia bawah itu,"
Sudah di ceritakan sebelumnya geng atau organisasi gangster Harimau Putih adalah salah satu organisasi terbesar yang ada dalam Kota B ini, tidak ada yang berani mencari masalah dengan mereka.
Jangankan Masyarakat biasa, bahkan para pejabat yang kuat tidak akan mau mencari masalah dengan mereka, tetapi ketika semua orang menonton video yang mengatakan bahwa Yunita terlibat dalam masalah itu, semua orang terkejut tidak percaya.
Semua teman sekelas memandang Yunita dengan satu persepsi yang sama, sementara wajah Yunita sendiri sudah menjadi pucat dan tangannya jadi gemetaran, telepon yang dia genggam juga jatuh di atas meja, tak mampu lagi dan merasa mati rasa.
"Yunita.." Mega membuka mulutnya, tapi dia tidak bisa berkata sepatah kata pun, itu sangat mencengangkan dan tidak bisa di terima, meskipun banyak orang lain yang memiliki nama yang sama, tapi mereka semua tahu bahwa hanya ada satu Yunita yang memiliki masalah dengan Nadhira, itu sangat sulit bagi Mega untuk menampiknya. Dia sendiri tahu bagaiman bencinya Yunita terhadap Nadhira, akan tetapi dia tidak menyangka kalau Yunita akan berbuat sebegitu kejamnya. Yang terkahir kali saja dia tidak tahu pasti apa yang di perbuat Yunita terhadap Nadhira, tapi melihat reaksinya mungkin ini lebih fatal lagi.
Selain itu, Yunita sendiri juga terlihat sangat panik. Ini adalah pertama kalinya, Mega melihat perilaku Yunita sangat aneh, sangat jahat dan kejam, selama dia berteman dengannya.
Mega berpikir bagaimana jika suatu saat nanti, dirinya tak sengaja atau pun sengaja menyakiti Yunita?
Apakah dia juga akan di balas oleh Yunita sekejam ini? Sungguh tak dapat dibayangkan kalau kejadian itu terjadi padanya.
Mega juga mengakui bahwa dirinya juga bukan orang yang baik, tetapi di tidak pernah kepikiran untuk menyewa penjahat untuk menghancurkan hidup seorang gadis, dia sadar dia juga seorang gadis dan akan sangat buruk bagi masa depan seorang gadis jika mengalami hal seburuk itu.
¤
¤
¤
Semoga Suka...