
Selamat Membaca...
•••••
Sementara itu, para penjahat yang lain mencoba menyerang Nadhira dari berbagai sisi, tetapi Nadhira berhasil lolos dari serangan mereka dengan menunduk dan keluar dari jalur yang sudah di prediksikan nya kemudian menendang bokong pria di depannya memukul pria di sampingnya dengan tas nya kemudian memukul pinggang pria yang di sisi lainnya.
Semua penjahat itu jatuh tertumpuk satu sama lain, bahkan dua pria sebelumnya yang sudah babak belur tertindih akibat akan menangkap teman-temannya yang di dorong maupun di pukul Nadhira.
Para penonton semuanya merasa terkejut dengan pemandangan itu. Seorang murid yang mengenali Nadhira dan siswa yang sedang merekam itu segera mengunggah video itu ke forum sekolah khusus kelas sepuluh dengan judul 'Siswi perempuan yang di kenal sebagai siswi baru telah mengalahkan lima penjahat di depan sekolah'
Selain para siswa, penonton lain juga mengunggah hasil rekamannya di internet.
Tak memperdulikan para penonton Nadhira dengan marah bertanya kepada salah satu penjahat itu. "Siapa yang mengirim kalian?" Tanya Nadhira.
"Tidak, tidak siapa pun," jawab penjahat itu terlihat gelisah.
"Benarkah?" Tentunya Nadhira tidak mempercayainya. Mana ada orang yang mau membuat masalah dengan menculik seorang pelajar perempuan di depan umum tidak karena di suruh. Itu mustahil!
Tak berbelas kasih dan ingin dapat jawaban yang dia inginkan, Nadhira menekan tangan pria itu dengan kuat, pria itu langsung menjerit lebih keras lagi, dan temannya yang lain tidak berani lagi mendekat dan menghentikan Nadhira.
Melihat kengerian Nadhira salah satu dari mereka berkata. "Biarkan kami pergi, kami dari geng Harimau Putih. Jika kau berani mencari masalah dengan kami, kau tidak akan sanggup menanggung konsekuensinya nanti,"
Geng Harimau Putih?
Nadhira sedikit mengernyit, kenapa dia harus berurusan dengan geng Harimau Putih? Apakah pemimpin yang notabennya ayah Rangga tidak bisa mendidik anak buahnya. Ini ada yang tidak beres.
Tapi Nadhira berpikir lain, dia rasa bukan salah orang tua Rangga. Mungkin para penjahat ini hanya mengaku-ngaku. Karena sebelumnya Nadhira telah menyelidiki organisasi Harimau Putih. Organisasi mereka tidak akan melakukan hal-hal yang memalukan dengan menculik pelajar perempuan di depan sekolahnya sendiri.
Apakah ini perbuatan seseorang yang membencinya?
Siapa?
Nadhira teringat dengan satu orang. Hanya satu orang yang terlibat masalah dengan nya saat dia di Kota B ini, dia adalah Yunita dan keluarga Wiguna.
Pada saat yang sama, semua siswa maupun penonton lainnya yang berada di sekitar kejadian itu menarik nafas dalam-dalam ketika mendengar kata-kata dari penjahat itu bahwa mereka berasal dari geng Harimau Putih.
Siapa yang tidak tahu dengan nama geng itu.
"Terus? Memangnya kenapa kalau kalian berasal dari geng Harimau Putih? memangnya kalau kalian berasal dari geng itu kalian bisa menculik siapa saja secara sembarangan?" Nadhira mencibir para penjahat yang mengaku dari geng Harimau Putih itu, dia merasa sangat marah dari pada merasa takut sekarang ini. Tidak Ada dalam kamus Nadhira kata takut di setiap apa yang di alaminya.
Semua orang terkejut ketika mendengar bahwa Gadis remaja itu tidak takut terhadap geng Harimau Putih.
"Kau.." Para penjahat itu tiba-tiba tidak tahu harus berkata apa.
Sementara pembicaraan Nadhira dengan para penjahat itu, ada seseorang mengunggah video yang berjudul, 'Seorang siswi mengalahkan lima orang penjahat yang berasal dari geng Harimau Putih'
"Aku akan memberi kalian satu kesempatan lagi, kalian bisa memberi tahu ku siapa yang berada di balik ini, atau aku akan melaporkan kalian kepada polisi," ancam Nadhira. Sebenarnya bukan ini yang di inginkan Nadhira.
Sebenarnya dia juga tidak ingin berurusan dengan polisi akan tetapi apa boleh buat, untuk mengancam mereka lebih baik membawa nama polisi dan dia juga bukan agen pembunuh rahasia seperti dulu, jadi apa salahnya menggunakan nama Nadhira yang masih pelajar.
Selama bertahun-tahun mereka telah melakukan berbagai hal yang buruk, namun mereka juga tahu siapa yang bisa mereka hadapi dan siapa yang harus mereka hindari.
Seorang pemuda mengatakan kepada mereka bahwa siswi perempuan ini hanyalah seorang siswi miskin, dan itu tidak akan membuat mereka dalam masalah sama sekali, namun sekarang sepertinya malah sebaliknya dari apa yang dia katakan.
Para preman itu merasa bahwa pemuda itu telah membohongi mereka, karena mereka sekarang sudah berada dalam masalah, mereka tidak akan membiarkan pemuda lolos begitu sendirian.
Jika Nadhira menelpon polisi, mungkin bisa saja mereka akan berakhir dalam penjara, mustahil bagi mereka untuk melarikan diri sekarang, oleh karena itu mereka memilih untuk memberi tahu siapa yang ada di belakang kejadian ini.
Tepat pada saat itu, terdengar sebuah suara dari dalam mobil hitam itu, Nadhira segera menghempaskan pria yang masih dia pegang, dan kemudian berjalan ke arah mobil hitam dan membuka pintunya.
Di dalam mobil, seorang pemuda menjadi gugup karena takut kalau penjahat itu akan memberitahu keberadaan dirinya, dan mengatakan kalau dirinya lah dalang dari semua ini, tapi tanpa dia sengaja dia menimbulkan suara sehingga terdengar oleh Nadhira, itu semua karena dia terlalu gugup dan takut.
Ketika Nadhira melihat seorang pemuda yang meringkuk ketakutan di dalam mobil, dia langsung tahu siapa dia, akan tetapi Nadhira menjadi bingung, pasalnya dia tidak mengenal pemuda itu dan tidak merasa pernah berurusan dengan wajah itu.
Para penjahat itu memang berniat akan memberitahukan keberadaan pemuda itu, akan tetapi ketika melihat pemuda itu ketahuan dengan sendirinya, mereka menjadi lega.
Pasalnya pemuda dan para penjahat itu sudah berteman dekat, jadi sangat sulit bagi para penjahat itu untuk mengkhianati pemuda itu, tapi ketika mereka di paksa untuk memilih antara diri mereka sendiri dengan pemuda itu, tentu saja mereka akan memilih mengamankan diri mereka sendiri.
"Hmmm itu bukan aku, Yunita yang meminta ku untuk melakukan ini semua, jadi tolong maafkan aku dan kamu bisa membalas dendam kepada Yunita saja bukan kepadaku," pemuda itu berkata dengan tergesa-gesa karena saking takutnya. Dia. sudah melihat kehebatan Nadhira menghajar lima penjahat itu.
Sudah Nadhira duga kalau itu semua adalah perbuatan Yunita. Akan tetapi siapa pemuda ini?
"Memangnya kau siapa nya Yunita? Sampai kau bersedia membantunya?" Tanya Nadhira.
"A-aku kakak sepupunya," jawabnya.
"Oh begitu!"
Pemuda itu lebih mementingkan kelangsungan hidupnya daripada tetap diam menyembunyikan orang yang paling berpengaruh dalam kejadian ini.
Pada saat yang sama, sebuah postingan yang muncul dengan judul, 'Seorang anak laki-laki mengakui bahwa Yunita yang berada di balik semua kejadian ini'
Nadhira kemudian mengeluarkan ponselnya, Nadhira mulai menekan tombol merekam dan mengarahkan kameranya kepada pemuda itu, kemudian dia bertanya dengan dingin.
"Katakan sekali lagi, siapa kau, dan siapa yang meminta mu untuk melakukan ini? Kenapa dia melakukan itu? Dan apa saja yang dia minta untuk kau lakukan kepadaku?"
"A-aku..." melihat Nadhira mengeluarkan ponselnya dan akan merekam pemuda itu semakin takut.
¤
¤
¤
Semoga Suka...