My Secret With CEO

My Secret With CEO
77


Kini Lila sudah tertidur di ranjang pasien nya itu setelah di nyanyikan oleh Luke seperti keinginan Lila. Luke mengabulkan permintaan adik nya itu.


“Aku tidak akan membiarkanmu pergi. Jika memang kita adalah adik dan kakak. Jika kita memang terikat hubungan darah maka aku sebagai kakakmu tidak akan merelakan kepergianmu. Aku pasti akan mendapatkan penawar untuk racun itu. Aku yakin. Untuk kali ini biarkan kakakmu ini yang akan menyelamatkan adik nya.” Batin Luke lalu menyelimuti Lila dan segera keluar dari ruangan adik nya itu menuju ruanan perawatan nya sendiri.


Sementara di sisi Melvin, kini dia baru saja keluar dari ruangan rapat dengan di ikuti oleh Deo dan Selena di belakang nya. Mereka segera menuju ruangan nya itu. Melvin segera duduk di kursi kebesaran nya itu yang sudah dua hari ini dia tinggalkan demi seseorang yang pasti nya sangat berarti untuk nya.


“Selena apa yang ku minta padamu sudah kau siapkan? Apa kau sudah menemukan nya?” tanya Melvin kepada sekretaris nya itu. Sekretaris yang sebenar nya membuat nya kesal tapi kenapa tak dia pecat karena Selena tidak pernah menggoda nya. Selain itu juga Selena juga pekerjaan nya sangat baik sehingga tidak ada alasan bagi nya untuk memecat Selena.


Selena yang mendengar pertanyaan yang di ajukan oleh atasan nya itu pun mengangguk, “Sudah tuan. Sudah saya lakukan. Ini daftar nya. Semua dokter yang bisa menyembuhkan atau mengenal berbagai macam jenis racun sudah saya list di sana. Bahkan ada juga beberapa dokter yang berada dari dunia bawah.” Jelas Selena mode serius lalu segera menyerahkan dokumen kepada Melvin. Sehingga sikap menyebalkan nya itu tidak terlihat sama sekali. Sikap di mana membuat Melvin gerget sendiri karena kecintaan Selena terhadap novel yang dia baca itu dan menceritakan nya kepada Melvin.


Melvin pun menerima dokumen yang di berikan oleh asisten nya itu dan dia tersenyum melihat apa yang tertulis di sana. Begitu banyak dokter dari berbagai Negara dan juga sudah ada nomor telepon mereka masing-masing. Memang ternyata pekerjaan Selena itu sangat baik. “Terima kasih Selena. Aku akan memberimu bonus yang besar untuk kerja kerasmu ini. Lalu jika salah satu dari ribuan dokter itu berhasil menyembuhkan Lila maka aku akan memberikanmu bonus lagi.” Ucap Melvin serius dan tidak bercanda sama sekali terkait bonus yang dia bicarakan. Dia memang selalu serius dengan hal yang dia katakan. Tidak pernah bercanda sama sekali. Apalagi jika di saat genting seperti ini kecuali jika memang mood nya sedang bisa di ajak bercanda pasti sedikit dia ladeni.


Selena yang mendengar ucapan terima kasih dari bos nya itu pun sudah senang dan merasa cukup dengan itu saja. Ucapan terima kasih Melvin itu seolah membuat nya melupakan bagaimana sulit nya mencari semua informasi itu tapi semua nya terbayar lunas, “Tidak perlu tuan. Saya senang membantu anda. Saya sudah menerima banyak bonus dari anda untuk pekerjaan saya. Untuk hal ini saya tidak butuh bonus apapun. Saya senang bisa membantu anda menyelesaikan pekerjaan itu dan saya juga ikut senang jika apa yang saya lakukan bisa membantu anda.”


“Bukan kah nona Lila akan jadi nyonya Melvin. Maka saya sebagai bawahan anda memang tentu saja berkewajiban untuk membantu nona Lila. Dia juga sangat cantik dan seperti nya sangat cocok bersanding dengan anda. Anda juga seperti nya mencintai nya maka saya sebagai sekretaris anda pasti ikut senang jika anda dan nona Lila bisa menikah. Saya tidak butuh bonus apapun tuan.” Ucap Selena.


“Terima kasih atas hal itu Selena. Tapi aku tetap tidak bisa. Aku tetap memberikanmu bonus. Doakan saja hati Lila luluh sehingga dia bisa menerima saya dan bisa menjalani pengobatan nanti.” Ucap Melvin.


Melvin yang mendengar itu pun terkekeh, “Kali ini aku memaafkan perkataanmu itu Selena karena seperti nya aku memang menjadi sebuah tokoh utama dalam sebuah novel yang seperti kau ceritaakn itu. Tapi beda nya hanya satu yaitu jika dalam tokoh novel tokoh utama pria bisa dengan mudah menaklukan tokoh utama wanita. Baik itu dengan pemaksaan atau apa lah. Sedangkan diriku. Aku sudah melakukan kedua nya baik pemaksaan dan juga bujukkan penuh kelembutan. Hasil nya tetap sama saja. Dia tetap menolakku. Sungguh menyedihkan. Tapi aku tidak akan menyerah. Aku yakin suatu saat hati nya akan luluh.” Ucap Melvin.


Selena yang mendengar itu pun hanya diam saja sambil tersenyum. Dia sudah sedikit tahu apa yang terjadi pada tuan nya itu. Dia hanya tidak menyangka akan serumit ini kisah cinta dari seorang penguasa nomor satu dunia bisnis. Dia bisa di kalahkan oleh seorang wanita yang sudah dia tiduri. Sungguh kisah yang menarik. Itu lah yang di pikirkan oleh Selena. Menurut nya kisah Melvin dan Lila melebihi kisah novel yang sudah dia baca.


Setelah itu Melvin pun segera meminta Selena untuk ke ruangan nya sendiri. Dia akan bicara dengan Deo terkait hal lain. Selena tentu saja menurut tanpa penolakan sama sekali. Dia mengerti tuan nya itu pasti ingin membicarakan sesuatu dengan asisten nya.


Kini setelah Selena keluar, Melvin pun menatap asisten nya itu, “Deo, bagaimana dengan yang ku pinta padamu. Bagaimana keadaan dua wanita itu?” tanya Melvin.


“Mereka baik-baik saja tuan.” Jawab Deo.


“Pastikan mereka tetap baik-baik saja sampai waktu nya tiba. Aku ingin Lila dan Luke sendiri yang memberikan hukuman untuk mereka. Mereka harus merasakan apa yang di rasakan oleh Lila dan Luke. Mereka juga sudah meracuni Lila. Aku harus bisa membuat mereka mengatakan racun apa yang sudah mereka gunakan untuk Lila. Aku juga ingin mereka merasakan penderitaan yang sama dengan apa yang di rasakan oleh Lila. Jangan sampai mereka mati dengan mudah.” Ucap Melvin berapi-api.


Kini bukan Lila lagi yang memiliki dendam tapi dia lah yang kini memiliki dendam ingin melenyapkan dua wanita itu. Kini dia menyesali apa yang sudah dia lakukan untuk menolong Linda dan Aruna. Dia tidak menyangka apa yang dia lakukan justru membuat mereka senang. Pantas saja Lila marah dengan apa yang dia lakukan. Sungguh, dia merasa bersalah karena hal ini.


Tapi percaya lah dia akan menebus nya. Akan dia pastikan Lila kembali normal dan racun dalam tubuh Lila tidak akan membuat nya kalah. Lila tidak boleh mati tanpa izin nya. Dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Tidak akan pernah. Itu lah tekad yang dia miliki. Dia akan memastikan menemukan penawar untuk racun dalam tubuh Lila itu. Pasti dia akan menemukan nya.