My Secret With CEO

My Secret With CEO
107


Kini Melvin sedang berada di ruang santai di tempat tinggal mereka itu. Dia menyunggingkan senyum nya saat mengingat apa yang sudah terjadi beberapa menit yang lalu. Istri nya membantu nya untuk mendapatkan kepuasan. Yah, walaupun tidak dengan sesuatu yang seharus nya tapi istri nya itu mengerti diri nya.


“Aku semakin mencintai nya saja. Aku tidak menyangka bahwa memiliki istri seperti ini rasa nya. Dulu aku selalu menolak ketika mami hendak menjodohkan aku. Tapi kini setelah aku ingat-ingat juga aku seperti nya memilih jalan yang benar dengan menolak perjodohan yang mami buat karena dengan begitu aku bertemu dengan gadis yang aku cintai dan sangat aku sayangi saat ini. Yah, Walaupun harus aku akui bahwa hubungan yang terjadi antara kami itu sangat dramatis. Tapi aku mensyukuri nya saat ini karena akhirnya setelah banyak nya hal yang terjadi aku bisa bersama dengan wanita yang sangat aku cintai selain mami.” gumam Melvin yang masih saja teringat dengan apa yang sudah mereka lakukan hari ini.


Apa yang mereka lakukan hari ini akan selalu dia ingat. Istri nya itu menjadi istri yang sangat pengertian.


Tiba-tiba di tengah lamunan indah nya ponsel nya itu berdering dan di sana ada nama seseorang yang memang sudah dia tunggu sejak tadi.


Melvin pun segera menjawab panggilan itu, “Apa kamu sudah tiba?” tanya Melvin berdiri.


“Hum, aku sudah tiba. Aku akan langsung ke sana. Dia di mana sekarang? Apakah keadaan nya baik-baik saja sekarang?” tanya orang dari seberang telepon itu.


“Tenang lah dia baik-baik saja. Tidak ada yang perlu di khawatirkan. Dia saat ini sedang istirahat. Ohiya, kamu segera ke sini saja. Nanti jika sudah tiba maka kita akan memulai semua nya.” ucap Melvin yang di jawab setuju oleh si penelpon.


Setelah cukup berbincang, panggilan itu pun segera berakhir bertepatan dengan Lila yang keluar dari kamar dengan memanggil Melvin.


“Hubby!”


“Hubby!”


Melvin pun segera mendekati istri nya itu begitu mendengar suara Lila yang memanggil nya. Begitu dia melihat istri nya seketika dia kaget dengan apa yang dia lihat, “Dear, kamu bisa berdiri dan berjalan normal?” tanya Melvin menatap kaki istri nya.


Lila yang mendengar ucapan suami nya itu pun seketika menatap kedua kaki nya yang menginjak lantai dan dia tidak merasakan sakit apapun. Lila yang masih tidak percaya dengan hal itu pun segera melangkahkan kaki nya mencoba apa dia memang sudah bisa berjalan normal dan benar saja dia tidak merasakan sakit apapun pada kedua kaki nya itu.


Lila pun terharu melihat itu dan menatap Melvin dengan air mata yang sudah menetes di pipi nya. Melvin yang melihat sang istri sudah menangis pun segera mendekat dan memeluk Lila erat, “Hubby, aku sembuh. Kakiku sudah tidak merasakan sakit lagi.” Ucap Lila dalam pelukan suami nya itu.


Melvin pun mengangguk dan menghujani Lila dengan ciuman di kepala dan seluruh wajah nya. Percaya lah dia yang paling bahagia melihat istri nya itu sudah sembuh dari lumpuh nya. Akhirnya kini fokus mereka tinggal pada racun itu.