My Secret With CEO

My Secret With CEO
158


"Dear!"


Melvin segera mendekati istri nya yang tengah berkutat dengan laptop nya. Melvin mengamati layar laptop milik istri nya itu sedikit tidak nya dia paham bahwa istri nya sedang mencari identitas seseorang.


Lila tidak memandangi suami nya itu karena sudah ketahuan. Dia yang tadi nya pamit akan istirahat justru kini tengah main laptop nya.


"Sayang ... Kau sedang melakukan tugas apa?" tanya Melvin menatap istri nya itu.


Lila pun segera berbalik dan menatap suami nya. Lila segera berdiri dan mengajak suami nya itu duduk di ranjang.


"Aku baru saja bangun tidur suamiku. Jadi itu--"


"Siapa yang coba kau bohong sayang?" potong Melvin.


Lila pun terdiam dan memilih menunduk karena merasa bersalah. Untuk pertama kali nya dia merasa bersalah pada suami nya itu karena melakukan sesuatu secara diam-diam. Mungkin saja itu lah definisi wanita dingin yang berubah manja.


"Kamu tahu dari mana?" tanya Melvin saat istri nya itu sudah diam dsn menunduk.


"Itu aku mendapat laporan dari anak buahku." jawab Lila.


Melvin pun menghela nafas mendengar ucapan istri nya itu. Dia sedikit kesal karena Lila seperti tidak mempercayai nya. Tapi dia juga memaklumi apa yang di lakukan istri nya itu. Seorang ibu yang hanya ingin melindungi anak nya. Apalagi untuk Lila yang sudah melakukan itu selama 5 tahun ini. Jadi kebiasaan melindungi kedua buah hati mereka itu sudah melekat di hati dan pikiran nya. Percaya lah di sudut ini dia menyesali perbuatan nya yang tidak bisa menemukan keberadaan Lila secepat nya. Tapi apalah daya nya jika dia memang harus mengaku kalah dari istri nya itu dalam hal dunia hacker.


"Aku bukan tidak mempercayai perlindungan yang kau dan papi berikan untuk Alex dan Alexa. Aku sangat percaya. Hanya saja aku sudah terbiasa melakukan hal itu. Begitu juga dengan mereka yang sudah terbiasa melakukan nya. Tanpa ku minta pun mereka selalu mengawal Alex dan Alexa kemana pun mereka pergi. Aku tahu aku salah melakukan ini lagi secara diam-diam. Kau mungkin merasa aku bo--"


Cup


Melvin segera mengecup bibir istri nya itu, "Aku akui aku sedikit kesal tapi aku juga tidak akan pernah bisa marah padamu, dear. Kau adalah duniaku. Aku mencintaimu." ucap Melvin.


Lila pun tersenyum, "Aku juga mencintaimu suamiku." balas Lila sambil meletakkan kepala nya di dada suami nya. Sungguh dia juga tetap wanita pada umum nya yang ingin di manja. Jadi apa salah nya membangkitkan sisi manja nya itu. Seperti nya sikap manja yang selama ini dia coba sembunyikan dan dia kubur di balik sikap dingin nya mungkin akan kembali.


Melvin segera mendekat istri nya itu erat dan dia tersenyum saat mendengar balasan dari Lila atas ungkapan nya, "Terus apa sudah menemukan siapa orang itu?" Tanya Melvin mencoba mengalihkan topik.


Lila mengangkat kepala nya dan segera menatap mata suami nya, "Aku masih sedang mencoba nya. Tapi kode nya tidak asing. Mirip kode yang ku buat." jawab Lila.


"Ternyata papi benar." timpal Melvin.


"Hah?"