
"Ck ... Kenapa jadi ke balik begini?"
Melvin mengerang karena kini kondisi nya justru berbalik. Dia yang awal nya berniat menggoda kini justru tergoda. Seperti nya untuk ke depan nya dia perlu belajar lagi cara menggoda istri nya itu.
Untuk saat ini yang perlu dia pikirkan yaitu menghadapi situasi tegang saat ini. Ketegangan yang merambah ke seluruh bagian tubuh nya. Bagian tubuh tertentu yang sudah sangat tegang hingga membuat nya sangat tersiksa. Tapi sekali lagi janji nya selalu dia ingat dan kini antara janji dan nafsu sedang berperang dalam otak nya. Dia tidak tahu dan tidak bisa memutuskan hendak memilih hal apa
Ini adalah pilihan yang sulit. Apalagi di tambah dengan istri nya yang kini justru mencium nya dengan lembut. Lalu jemari lentik istri nya itu kini mulai merayap menuju dada nya hingga efek ketegangan itu semakin meningkat saja. Ketegangan yang membuat dunia bawah nya tidak aman sama sekali.
Lila mengamati ekspresi suami nya itu yang masih saja bertahan dengan gejolak hasrat yang sudah mengungkung jiwa nya. Lila memegang dada suami nya itu dengan lembut dan pelan memang sudah terlihat seperti seorang istri penggoda saja. Lila juga tidak melepas ciuman nya dan tetap memagut bibir suami nya itu dengan lembut agar dia tidak kehabisan nafas. Lila sudah seperti seorang ahli kissing saja padahal satu-satu nya yang pernah melakukan hal itu pada nya hanya Melvin seorang.
Melvin yang mengajari nya berciuman. Lalu kini dia hanya mengikuti naluri nya saja dan berusaha sebaik mungkin menjadi istri yang menggoda suami. Dia ingin tahu sampai sejauh mana suami nya itu bisa bertahan antara janji dan hasrat nya.
Tidak lama senyum tersungging di wajah Lila saat merasakan balasan dari suami nya.
Melvin akhir nya tidak bisa mengendalikan lagi hasrat nya. Dia segera membalas ciuman lembut istri nya itu dengan ciuman menuntut dan lebih hasrat. Dia mencoba untuk kembali sadar dan ingat janji nya hanya saja godaan yang di lakukan sang istri tak bisa dia tahan.
Dia baru sekali merasakan nya dan itu bersama dengan wanita yang kini ada dalam pelukan nya dan tengah terbuai bersama nya.
Melvin dan Lila larut dalam ciuman yang panas dan menggelora. Kedua nya saling membalas satu sama lain mengikuti naluri dan gejolak hasrat yang bangkit dalam diri masing-masing. Gejolak hasrat yang selama ini di pendam atas nama janji yang terikat. Melvin dan Lila baru melepaskan ciuman mereka begitu kedua nya sudah hampir kehabisan nafas.
Melvin menatap Lila dengan tatapan penuh gairah. Dia tidak dapat menyembunyikan nya lagi. Nafas kedua nya tidak teratur tapi mata mereka saling beradu satu sama lain seolah bicara akan gejolak hasrat kedua nya.
Lila tersenyum tipis. Tujuan nya juga belum dia lupakan di tengah geliat hasrat yang melanda nya. Dia mengikis kembali jarak antara diri nya dan Melvin hendak kembali menyatukan bibir mereka.
"Dear!" erang Melvin.
"Aku ingin mengambil hakku, By!"