My Secret With CEO

My Secret With CEO
133


"Tunggu! Apa itu berarti sebelum nya dia menyamar bukan sebagai nenek tua?"


Alexa yang mendengar pertanyaan kakak nya itu pun mengangguk, "Iya. Saat di bandara dia tidak menyamar tapi memakai topi begitu juga dengan saat di rumah sakit." ucap Alexa.


Alex pun menarik nafas panjang nya, "Lalu kenapa kau tidak mengatakan apapun pada kakak, dek? Kenapa menyembunyikan nya selama ini?" tanya Alex menatap lekat adik nya.


Alexa pun menunduk, "Maaf kak. Awal nya aku berpikir dia bukan orang aneh yang akan mengikuti kita sampai selama ini. Lagi pula saat di negara Y tidak ada yang mengikuti kita." ucap Alexa.


Alex kembali menarik nafas nya, "Baiklah tidak masalah. Kakak memaafkanmu untuk ini. Tapi ingat jangan sembunyikan apapun lagi dari kakak. Ingat kata mommy kita itu harus saling melindungi satu sama lain. Aku tidak ingin di anggap anak durhaka karena tidak mengikuti kata mommy. Selain itu juga kau tahu bahwa daddy pasti akan sedih jika kau terluka. Kau itu kesayangan nya. Aku juga tidak ingin di anggap sebagai kakak yang gagal melindungi adik nya. Jadi kakak mohon jangan sembunyikan apapun dari kakak. Jika kau melakukan nya lagi maka percaya lah kakak akan membencimu." ucap Alex lembut tapi tegas.


Alexa pun mengangguk, "Aku menerima semua ucapanmu itu kak. Tapi satu hal yang tidak ku sukai. Daddy menyayangi kita sama rata. Aku bukan kesayangan nya. Dia juga menyayangimu. Sama seperti kakak yang lebih dekat dengan mommy dan selalu jadi kepercayaan mommy dan kakak juga yang selalu menjadikan mommy prioritas. Aku juga sama. Daddy lebih dekat denganku. Tapi pada nyata nya mereka menyayangi kita dengan kadar yang sama. Aku tidak menyukai ucapanmu itu. Jangan ulangi lagi kata seperti iyu kak." ucap Alexa menatap kakak nya.


Alex pun mengangguk, "Maaf!" ucap nya.


Lila memang selalu mengajarkan kepada kedua buah hati nya itu untuk meminta maaf jika salah tidak memandang umur siapa yang lebih tua. Jika salah harus meminta maaf. Lila juga melakukan hal yang sama kepada kedua buah hati nya itu. Jika dia salah maka dia meminta maaf sehingga kedua buah hati nya mencontoh hal itu dengan baik. Cara Lila mendidik anak nya itu dengan memberi contoh.


Alexa pun segera mendekati kakak nya dan memeluk kakak nya itu, "Aku menyayangimu kak." ucap nya.


"Setelah ini apa rencanamu?" tanya Alex begitu mereka selesai berpelukan


"Aku ingin mendekati nya dan mencari tahu apa tujuan nya mendekati dan mengikuti kita selama ini." jawab Alexa.


"Jangan lakukan itu. Bagaimana jika dia bukan orang baik." ucap Alex mendadak khawatir dengan ucapan sang adik.


Alexa pun tersenyum. Hal ini lah yang membuat nya sangat menyayangi kakak nya itu. Kakak nya selalu saja mengkhawatirkan apa yang dia lakukan dan selalu jadi pelindung dan penjaga nya selama ini padahal mereka hanya terpaut beberapa menit saja dari segi usia. Tapi Alex selalu melaksanakan tugas nya dengan baik sebagai seorang kakak yang bertanggung jawab untuk adik nya.


"Kakak tidak perlu khawatir. Aku akan memastikan bahwa diriku baik-baik saja. Lagi pula kakek dan daddy pasti menempatkan orang-orang mereka di sekeliling kita." ucap Alexa.


"Aku harap kakak tidak keberatan." Sambung nya.


Alex menghela nafas panjang, "Baiklah."