
Kini Lila dan Melvin sudah selesai berganti pakaian mereka. Kedua nya segera keluar dari kamar mereka.
Kini pemandangan berbeda yang terlihat karena Melbin menggenggam erat tangan istri nya itu. Lila pun hanya tersenyum melihat apa yang di lakukan oleh suami nya. Dia tahu bahwa Melvin hanya sedang mencurahkan perasaan senang nya. Dia tidak akan menjadi penghalang apa yang ingin di lakukan suami nya. Lagi pula dia cukup senang dengan apa yang di lakukan oleh suami nya itu. Karena dengan begitu menandakan bahwa suami nya sangat peduli pada nya.
Para pelayan di sana pun bisa melihat hal yang berbeda dari pasangan Melvin dan Lila. Mereka seperti melihat aura baru dari kedua nya.
"Dear, kau ingin makan apa?" tanya Melvin.
"Hmm ... Apa saja yang penting bisa membuat kenyang." jawab Lila menatap suami nya itu.
"Biarkan mereka saja yang membuat nya, by. Aku tidak ingin kejadian beberapa hari lalu terjadi lagi. Kau tidak perlu turun ke dapur. Kau hanya akan membuat dapur berantakan dan menambah pekerjaan pelayan. Biarkan mereka yang membuat kan makanan untuk kita." sambung Lila khawatir.
Melvin yang mendengar itu pun tersenyum lalu mengangguk karena dia pun mengakui bahwa apa yang di katakan istri nya itu benar. Dia itu bukan nya membantu meringankan pekerjaan pelayan justru memberatkan pekerjaan pelayan.
"Baiklah. Sesuai keinginan nyonya. Aku hanya akan meminta mereka membuat makanan yang bisa menggantikan kalori yang sudah kita keluarkan. Aku sadar bahwa aku itu payah dalam hal memasak." ucap Melvin lalu segera meminta pelayan untuk membuatkan makanan untuk mereka.
"Hubby, bukan nya payah hanya saja kau baru pertama melakukan nya. Jadi itu bisa di maklumi. Tapi harus aku akui kau cukup berbakat dalam hal memasak karena untuk hasil masakan pertama kali nya sudah cukup enak. Bisa di nikmati. Kau hanya perlu belajar lagi." ucap Lila dengan tersenyum.
Lila pun terkekeh melihat apa yang di lakukan oleh suami nya, "Aku menantikan nya suamiku." balas Lila.
Lila dan Melvin pun seketika tertawa dengan apa yang mereka bicarakan dan baru terhenti saat ada pelayan datang menghampiri kedua nya.
"Maaf menganggu tuan, nona. Saya hanya ingin menyampaikan bahwa tadi tuan Luke datang ke sini dan menanyakan nona serta tuan. Kami jawab bahwa tuan dan nona sedang istirahat. Kami sudah menawarkan untuk membangun kan nona dan tuan tapi tuan Luke menolak nua dan hanya menitipkan pesan bahwa dia datang." jelas pelayan itu.
Melvin dan Lila pun saling menatap satu sama lain dan segera mengangguk mengerti dengan apa yang di katakan pelayan. Pelayan itu pun segera kembali melaksanakan tugas nya begitu Melvin dan Lila mengucapkan terima kasih pada nya.
"Kenapa kakak mencari kita? Apakah ada yang penting?" tanya Lila menatap suami nya.
Melvin pun mengangkat bahu nya, "Aku akan mencari tahu apa yang terjadi." ucap Melvin segera mengambil ponsel nya dan menghubungi Luke.
Tapi segera dia putuskan saat melihat Luke yang masuk dari arah pintu samping.
"Kalian sudah bangun?"