My Secret With CEO

My Secret With CEO
180


"La, apa kau tahu di mana Delon sekarang?"


Itu adalah suara Lila begitu Yola duduk di hadapan nya. Lila dan Yola memang memiliki panggilan yang sama. Kedua nya memanggio satu sama lain nya dengan dua huruf terakhir nama mereka hingga panggilan mereka sama.


"Delon? Dia--" Yola mencoba menormalkan intonasi suara nya agar tidak terdengar gugup. Jujur saja saat ini entah kenapa dia gugup saat Lila menanyakan Delon. Sejak Delon mengatakan mengajak nya menikah, dia menjadi canggung sendiri jika bicara mengenai pria itu. Padahal dia sudah mencoba untuk bersikap seperti biasa di mana seperti tidak terjadi apa-apa pada mereka. Namun tetap saja ajakan menikah dari Delon itu menghantui nya.


Lila sendiri menyadari gerak gerik Yola yang aneh saat dia menanyakan Delon.


"Ada apa dengan mereka? Apa aku ketinggalan informasi penting?" batin Lila menatap Yola.


"Delon seperti biasa selalu menghabiskan waktu nya di tempat rahasia nya. Emang nya dia mau kemana lagi. Di sana lah tempat dia bekerja selama ini." jawab Yola.


Lila pun mengangguk mengerti, "Aku tahu hal itu. Hanya saja aku menghubungi nya tapi tak dia jawab. Jadi aku bertanya padamu. Siapa tahu saja kau mengetahui dia ada di mana." ucap Lila. Untuk hal ini dia memang berkata jujur. Dia baru saja menghubungi Delon tapi tak pria itu jawab.


"Mungkin saja dia sedang sibuk. Aku dengar dia punya pekerjaan yang harus segera dia selesaikan. Untuk alasan itu juga dia belum sempat mengunjungimu." jawab Yola.


"Kok kau sangat tau tentang nya? Kau bahkan sampai menjelaskan alasan kenapa dia belum mengunjungiku sementara kau sendiri tidak menjelaskan kenapa kau belum mengunjungiku. Apa aku ketinggalan informasi?" selidik Lila.


Yola pun menarik napas panjang nya saat sadar bahwa Lila mulai curiga akan sesuatu.


"Maaf! Aku belum sempat datang mengunjungimu. Tapi sebenar nya aku sangat ingin hanya saja waktu--"


"Tidak perlu menjelaskan nya. Aku paham kau banyak pekerjaan. Aku hanya mengujimu saja. Kau sangat tahu tentang Delon dan menjelaskan alasan nya kenapa belum mengunjungiku sedangkan kau sendiri belum menjelaskan nya. Jadi terasa sangat aneh. Kau terlihat takut bahwa aku akan mengganggap Delon tidak setia atau pun tidak menghargaiku lagi." ucap Lila tersenyum lalu menyeruput minuman nya.


"Aku yakin ada yang sudah terjadi antara kau dan Delon. Semoga saja itu hal baik karena aku tidak ingin mendengar jak buruk lagi dari orang-orang terdekatku." batin Lila.


"La, kenapa kau ingin bertemu Delon?" tanya Yola mengalihkan pertanyaan dan ingin tahu tujuan dari Lila bertanya mengenai Delon.


"Aku punya sesuatu yang butuh bantuan nya. Ini rahasia. Jadi maaf aku tidak bisa membagi nya bersamamu. Tapi percaya lah ini bukan mengenai perasaan." ucap Lila.


Yola yang mendengar itu menggeleng karena merasa Lila mengganggap nya punya hubungan dengan Delon.


"La, kau salah paham. Aku tidak punya hubungan dengan Delon." ucap Yola.


Lila yang mendengar itu tertawa, "Hey, siapa juga yang mengatakan kau memiliki hubungan dengan nya, La. Aku hanya mengatakan ini bukan tentang perasaan. Di mana letak kesalahpahaman nya?" tanya Lila balik.


Yola mendesis saat sadar bahwa Lila sedang mencoba membuat nya jujur sendiri.


"Ck, La. Kau menjebakku."