
"Lalu bagaimana cara kita untuk bisa memanggil energi murni itu, kek?" tanya Raditya lagi, dan semuanya pun menyimak akan penjelasan dari kakek Darma seraya memperhatikan keadaan Rani di tengah halaman perguruan Darma putih.
"Cara untuk membangkitkan energi murni dalam diri kita adalah sebagai berikut: Langkah pertama....!" jawab kakek Darma seraya menatap satu persatu orang yang menyimak ucapannya itu.
"Ambilah posisi senyaman mungkin dengan kedua kaki bersila. Letakan kedua tangan di depan pusar seperti orang bertapa namun kedua telapak tangan jangan disatukan, berilah jarak antara kedua telapak tangan kurang lebih 3 cm. Pejamkan kedua mata kalian. Kemudian mulailah berkonsentrasi, hilangkan semua pikiran, buatlah rilex pikiran kalian supaya focus ke tenaga yang akan kalian keluarkan dari kedua telapak tangan." lanjut penjelasan Kakek Darma.
"Setelah itu apa Kek?" tanya Raditya yang penasaran.
"Mulai rasakan detak jantung kalian. Dan mulailah rasakan energy yang mulai muncul dikedua telapak tangan kalian. Energi yang akan muncul dan yang akan kalian rasakan adalah dikedua telapak tangan kalian akan terasa seperti ada energi yang saling mendorong. Energi tersebut akan terasa seperti gelombang Vortex." jawab Kakek Darma.
"Gelombang Vortex? Apa pula itu?" tanya nyonya Lani yang ikut menyimak.
"Pusaran air laut yang besar mampu menenggelamkan kapal-kapal besar yang melintas di dekatnya. Pusaran air terbentuk ketika dua arus yang berlawanan bertemu, bisa sangat kuat dan ada yang kekuatannya kecil sekali. Di lautan, pusaran air terutama disebabkan oleh pasang surut dan mampu menenggelamkan kapal berukuran besar. Pusaran air yang memiliki downdraft disebut sebagai Vortex dalam istilah yang tepat." jelas Raditya.
"Owh....!" gumam nyonya Lani yang sedikit mengerti.
"Jika sudah mulai terasa di kedua telapak tangan kalian, coba rasakan dengan cara mendorong salah satu tangan kalian, dengan otomatis salah satu tangan kalian akan terdorong namun dengan dorongan yang belum terlalu besar." kata Kakek Darma.
"Kenapa bisa terjada dorongan antara kedua tangan?" tanya Raditya.
"Llogika dari energi murni yang keluar dari diri kalian itu berada di kedua telapak tangan kalian, salah satu ada yang berkutub positif dan negative (seperti mahnet lebih tepatnya). Jika kalian sudah dapat merasakan energi murni yang sudah bisa keluar dari telapak tangan kalian hanya perlu melatihnya setiap hari." jawab Kakek Darma.
"Terus waktu yang bagus untuk melakukannya itu kapan?" tanya Raditya yang penasaran.
"Waktu yang tepat adalah pada saat akan akan terbenamnya Matahari." ja2ab Paman Sidiq yang ikut menyimak.
"Kenapa begitu?" tanya Raditya yang penasaran.
"Karena di suasananya begitu tenang, sehingga kalian dapat berkonsentrasi dengan penuh." ja2ab Paman Sidiq.
"Lalu apa manfaat dari hawa murni jika sudah berhasil kita bangkitkan?" tanya Bima yang ikut penasaran.
"Manfaat sederhannya adalah tubuh kalian akan terkontrol dengan sendirinya, kalian dapat mengobati diri kalian sendiri, dan tentunya dapat mengobati orang lain." ja2ab Paman Sidiq.
"Adapun manfaat yang lainnya, seperti: dapat menjaga kesehatan badan kalian, dapat mempermudah untuk membuka indera keenam kalian, meningkatkan kesehatan fisik kalian, dapat untuk memperkuat memori otak kalian, dapat untuk mengerakan benda disekeliling kalian. Dengan catatan jika kalian rajin mengasahnya, dan lain-lainnya." sahut kakek Darma yang menambahkan.
"Bagaimanakah cara Menguji Energi Tenaga Dalam yang Kita Miliki Secara Awam?" tanya Raditya.
"Cara Menguji Energi Tenaga Dalam yang Kita Miliki Secara Awam, Cara Pertama dengan duduk secara bebas, bersila atau bersimpuh, letakkan kedua telapak tangan di depan pusar dengan telapak tangan kanan disebelah dalam. Pejamkan mata kosongkan pikiran, rilex. Dengarkanlah detak jantung kalian. Rasakan apa yang terjadi dengan kedua telapak tangan kita. Perlahan kedua telapak tangan kita akan berputar mengelilingi pusar dan bergetar tanpa komando kita. Biarkanlah kedua telapak tangan berputar2 ato bergerak semakin cepat. Ini terjadi sebagai akibat dan bukti dari penyimpanan energi dalam cakra pusar." jelas kakek Darma yang berhenti sejenak.
"Cara Kedua, duduklah dgn tenang dan rilex namun jangan berskalianr. Tariklah napas perlahan10 detik tahan 10 detik hembus perlahan 10 detik juga. Tempelkan lidah di langit-langit. Gosok telapak tangan didepan dada saling berhadapan dengan jarak 20 cm. pejamkan mata dan kosentrasi pikiran pd telapak tangan. lalu regangkanlah telapak tangan menjauh hingga 40 cm tanpa berhenti rapatkan kembali kedua telapak tangan saling mendekat 20 cm dan regangkan kembali nanti kita akan merasakan ada bola kapas halus ato ada dorongan seperti memegang balon diantara telapak tangan kita." lanjut kata Kakek Darma.
"Untuk cara ketiga yaitu dengan mengambil 2 dua buah tomat yg masih segar. ambil salah satu lalu kita pegang dan visualisasikan mengisi energi kebuah tomat tersebut dengan menahan nafas dan membayangkan energi mengalir dari telapak tangan, ulangi 3 kali, lalu simpanlah 2 buah tomat yg sudah dialiri energi dan tidak di aliri energi disuatu tempat dengan jarak 1 meter bukan di kulkas, dan lihat dalam beberapa hari akan terjadi perbedaan antara tomat yg diisi dan dgn yg tidak diisi energi." jelas kakek Darma.
"Nah kalau sudah tahu, kapan-kapan kalian bisa untuk mencobanya." kata paman Sidiq.
"Iya paman." balas Raditya.
"Iya ayah." balas Bima.
Hawa murni adalah suatu Suasana kemurnian hati nurani tanpa prasangka buruk.
Sebuah energy aktif yang tumbuh dari suatu proses atau usaha diri memasuki suasana kemurnian hati dalam menjalani kehidupan.
Suasana kemurnian akan menghasilkan : ketulusan, kebaikan, keindahan, penuh cinta kasih, prnuh kebrsaaan, ketenangan, kedamaian yang menjadi kebutuhan semua orang di dunia tanpa kecuali.
Suasana kemurnian akan membantu menemani diri membentuk manusia atau diri yang merdeka tanpa penindasan suatu nafsu kepentingan, menemani menemukan jalur kehidupan yang aman dan tidak berbenturan dengan nafsu kepentingan lainnya, menemani menemulan kehidupan yang bahagia penuh cinta kasih.
Hawa murni akan menjadi sahabat dalam menjalani kehidupan ini.
Sejak manusia lahir telah memiliki hawa murni di dalam tubuhnya. Hawa murni dapat dikelola menjadi energi. Kuantitas serta kualitas hawa murni sangatlah tergantung pada pencemaran serta asupan hawa murni dan energi dari luar tubuhnya.
Disadari ataupun tidak, setiap saat terjadi sirkulasi di dalam tubuh melalui aura. Jika hawa murni dikelola dengan baik dan benar, maka dapat menghasilkan energi yang berguna bagi tubuh. Selain itu, pengeluaran energi juga dapat diatur sehingga tubuh tidak kekurangan atau kelebihan energi. Kekurangan atau kelebihan energi akan mengganggu metabolisme tubuh.
Energi yang dihasilkan dapat dialirkan ke seluruh tubuh, untuk merawat atau meningkatkan daya tahan organ tubuh, sehingga organ dapat berfungsi baik dan optimal. Atau dapat diarahkan ke beberapa bagian tubuh yang harus diobati. Energi juga dapat disalurkan ke tubuh orang lain.
Dengan teknik atau metode untuk tertentu, seseorang dapat berbagi energi kepada orang lain yang membutuhkannya, juga dapat untuk membangkitkan tenaga dalam.
...~¥~...
...Mohon dukungannya dan terima kasih telah memberikan Like/komentar/rate 5/gift maupun votenya untuk novel Gadis Tiga Karakter ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana Wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
...Bersambung...