Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 2 ; Bayangan Sang Kekasih


Rani, Jarwo dan kedua anggota eks Geng Serigala keluar dari ruangan dan mengikuti pertemuan mendadak itu.


"Selamat siang semuanya..!!" sapa salah satu orang yang berslayer merah di atas panggung.


"Siaaaaang..!! jawab semua orang berslayer hitam yang hadir.


"Ada tahanan kita yang kabur, kemungkinan dia ada di sekitar kita. Dia telah membakar salah satu gudang senjata kita..! tahanan yang kabur ini selalu mengacaukan misi kita..!! walaupun dia seorang gadis, dia sangatlah berbahaya..! camkan itu, bila ada yang mencurigakan..! segera tangkap atau laporkan pada kami..! kalian akan kami beri imbalan sepantasnya...!!' seru laki-laki berslayer merah itu.


"Imbalan...??" seru sebagian orang berslayer hitam itu.


"Cihh...! misi kita? misi kalian pastinya..!!" batin Rani kesal.


"Ingat, gadis itu usianya sekitar 17-18 tahun. Rambutnya panjang lurus. Dia sering memakai kerikil untuk menyerang..!!" seru orang yang berslayer hitam yang lain, dan Rani mengenal suaranya.


"Dio..! rupanya sudah bebas dari kamar mandi. Kenapa aku tadi hanya melumpuhkannya..! ah.. kenapa tidak aku bunuh sekalian dia..! kalau tahu akan menyusahkan lagi..!!" gumam Rani dalam hati dengan rasa menyesal karena suara yang di dengar itu suara Dio anak dari Baskoro.


"Sekarang kalian cepat makan dan misi kita ajukan sore ini juga...!!" seru orang berslayer merah yang lain.


"Ha.. sore ini..!!" seru orang berslayer yang riuh.


"Iya sore ini, jangan lupa...!! sekarang kalian bubar..!!" seru orang berslayer merah yang suaranya mirip suara Dio.


Mereka pun membubarkan diri dan menuju tempat dimana biasa mereka mengambil makanan yang sudah di sediakan.


Pandangan Rani menerawang ke semua orang disana, tiba-tiba dia melihat sesosok laki-laki berslayer hitam yang menatapnya.


"Orang itu, ah...! mana mungkin itu kak Saga..? kak Saga kan ada di kota Sebrang..? Apa karena aku sedang merindukannya..!? Ah, iya aku sedang merindukannya. Kak Saga...!!" kata dalam hati yang tak terasa kedua matanya berkaca-kaca.


"Sebaiknya aku tidak ikut kalian makan, aku tunggu di ruangan saja..!" kata Rani yang menyadari jika sedang makan harus melepas slayernya.


Jika sampai terlepas, maka mereka akan tahu wajah Rani.


"Nanti kami bawakan kamu makanan..!!" ucap Jarwo yang menyadari sikap Rani.


"Terima kasih om Jarwo..!!" balas Rani yang bergegas menuju ke ruangan Jarwo.


"Leony..! kamu dengar aku..?" tanya Rani pada Leony dari liontin harpanya.


"Iya aku dengar..!!" kata Leony yang kemudian muncul dengan santainya.



"Apa kamu tadi menangkap bayangan kak Saga..!?" tanya Rani sambil duduk di kursi.


"Mmmm...gimana ya..?! dia memang ada di sini..!!" jawab Leony yang memetik harpanya namun membuat suaranya hanya terdengar oleh Rani.


"Jadi benar dia ada di sini?" tanya Rani bersemangat.


"Kak Saga..! kenapa tak menghampiriku..!!" gumam Rani yang mengharap.


"Dia sedang dalam tugas penyamaran..! seperti dirimu..!! kalau dia menemui kan bahaya..!!" jawab Leony yang terkesan asal tapi benar juga.


"Nggak apa-apalah nggak ketemu..!! di tatapnya pun sudah senang..!" kata Rani sambil tersenyum.


"Dasar bucin.....!!" seru Leony yang tetap memainkan harpanya.


"Biarin..! weekkk..!!" balas Rani sambil menjulurkan lidahnya.


"Oiya..! tadi mereka bilang, membakar salah satu gudang? memangnya ada berapa gudang senjata mereka?" tanya Rani penasaran.


"Hmm..banyak..! Di kota "J" juga ada..!!" kata Leony yang masih metik harpanya.


"Bagaimana kalau kita bereaksi..? kita bakar gudang-gudang mereka sebelum aku pergi dari sini..!!" seru Rani.


"Aku suka itu..! ayo kita buat api unggun..!!" seru Leony yang kemudian melenyapkan harpanya dan mendekati Rani.


...~¥~...


Author :" Inspektur Saga..! Siap-siap ya..! sebentar lagi tampil..!!"


Inspektur Saga ;" Ok..! makasih Author..!!"


Nara dan Nindy ;" Kami kapan Thor...?!"


Author :" Setelah Inspektur Saga..!!"


Paman Sidiq, Kakek Darma, Inah dan Bibi Dewi ;" Kami juga ingin tampil lagi Thor..!"


Author ;" Waduh..???"


...🌷🌷🌷🌷...


...Terima kasih untuk semua yang telah mendukung novel Gadis Tiga Karakter ini....


...Semoga kita semua dalam keadaan sehat selalu dan dalam lindungan-Nya....


...Aamiin ya Robbal alaamiin...


...Terima kasih....


...Bersambung....