Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 2 : Akhirnya...


Sania melempar Jarum beracunnya dengan emosi dan akhirnya jarum di tangannya pun habis.


Gadis itu membuat ancang-ancang melarikan diri, namun paman Sidiq terlanjur mengetahuinya.


Dan di lemparnya pedang mengarah ke punggung Sania. Dan..


"Jlebb...!!"


Pedang itu menancap di punggung Sania.


"Aaagh...!!"


Sania terkulai lemas, darah segar keluar dari sela-sela pedang yang menancap di punggungnya.


Para penjaga yang mengawal Sania dan Sanca yang masih hidup, kocar-kacir melarikan diri.


Sedangkan Inspektur Alex membawa Komisaris Anggara ke ruang Unit Gawat Darurat.


Dan Sania dan Sanca juga di bawa ke ruang Unit Gawat Darurat, namun dengan pengawalan yang ketat.


Kondisi Rumah Sakit kembali normal.


Keesokan harinya, rombongan Rani, Inspektur saga,Raditya, Yuki, Jonathan, Jarwo, Emi dan Januar telah tiba di rumah sakit, karena mereka sebelumnya telah mengetahui berita penyerangan Gym Raditya.


"Inspektur Alex ..!!" panggil Inspektur Saga saat melihat Inspektur Alex berjalan di lorong rumah sakit.


"Hai Inspektur saga ..! apa kabar..!!" balas Inspektur Alex sembari memeluk sahabat dalam tugasnya itu.


"Baik..! kau lihatlah...!!" kata Inspektur Saga.


Inspektur Alex pun tersenyum.


"Inspektur Alex, dimana yang lainnya?" tanya Rani penasaran,


"Ayo aku antarkan kalian ke ruangan di mana mereka di rawat dalam satu ruangan" kata Inspektur Alex yang kemudian berjalan menyusuri lorong rumah sakit dan di ikuti oleh Rani dan kawan-kawan.


Pada saat masuk ruangan Rani dan yang lainnya, di ruangan itu ada lima ranjang pasien.


Tiga diantaranya ranjang Nara, Arya dan Nindy.


Setelah menyalami ketiga sahabatnya, Rani pun menuju ranjang papa angkat Rani dan Raditya.


"Kak Radit , apa penawar racunnya masih ada..?" tanya Rani yang ingat kalau kakaknya punya penawar racun.


"Ya masih ada..!" jawab Radit yang kemudian meminumkan penawar racun itu pada papanya. Dan sebagian di berikan pada Komisaris Anggara.


"Semoga papa Anggara dan papa Wibowo cepat sembuh" kata Inspektur Saga.


Sementara itu,Jonatan langsung memeluk Nindy.


"Nindy, kamu tak apa-apa kan..?" tanya Jonathan yang di jawab isakan tangis oleh Nindy.


"Sungguh mengharukan sekali kisah mereka berdua .!" kata Lilian yang melihat kisah cinta Jonathan dan Nindy.


"Iya..!" balas Rani yang juga terharu melihat kedua sahabatnya itu.


Beberapa jam kemudian, Rani, Raditya, Emi, januar, Jarwo dan Inspektur saga pergi ke Gym Raditya.


Bukan sekedar menengok, mereka juga memperbaiki kerusakan-kerusakan yang yang di alami Gym Raditya.


"Lumayan parah juga kerusakannya, tapi memang harus segera di perbaiki untuk tempat tinggal serta usaha kita..!!" kata Raditya yang semangat mengangkat dan membersihkan puing-puing akibat ledakan bola nanas dari anak buah Dio itu.


"Iya ayo semangaaat..!!" seru Rani dan yang lainnya ikut menjadi semangat karenanya.


Setelah selesai membersihkan puing-puing yang berserakan, mereka beristirahat di ruangan-ruangan yang ada di Gym Raditya.


Dan rencananya Rani akan sekolah dan mengejar ketinggalan mata pelajaran.


Sementara itu Sania dan Sanca, nyawa mereka tak dapat di tolong lagi.


...~¥~...


Mohon maaf jika Upnya pendek. Karena Author mau menceritakan sedikit Episode akan yang akan datang.


Episode selanjutnya masih dengan embel-embel Season, dan kali ini memakai Season 3.


Mengapa season 3..? karena musuh Rani sudah tewas semua dan kini ada musuh baru Rani.


Dia dari golongan Dewa, Yang artinya tinggalnya di kerajaan Langit.


Siapakah dia...? Tunggu episode selanjutnya...


...💗💗💗💗💗💗💗...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel GADIS TIGA KARAKTER ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...