
Tibalah saatnya pernikahan Inspektur Alex dan Lilian yang di gelar di hotel mewah di kota "J"
Semua keluarga Inspektur Alex hadir dalam resepsi pernikahan ini. Temasuk Arya adik Inspektur Alex.
Sedangkan Lilian yang sebatang kara, hanya dihadiri saudara jauhnya Mister Li dari negara "T".
"Lilian jangan bersedih..! kami adalah keluargamu. Papa dan Mama Wibowo anggap saja papa dan mama mu dan aku, kak Radit dan Nara adik kamu." kata Rani sambil memeluk Lilian yang sedang menangis.
"Ubahlah tangisan sedihmu jadi bahagia ya sayang.,..!" kata mama Lani yang juga memeluk Lilian.
"Kami bahagia, kamu sekarang ada yang menjaga dan melindungimu." kata Tuan Wibowo.
Sementara itu, Raditya membisikan sesuatu pada Inspektur Alex,
"Kasih tahu ya malam pertamanya gimana? he..he..!!" bisik Raditya yang mendapat Kitakan dari Inspektur Alex.
"Pletakk..!!"
"Rahasia perusahaan tahu..!! makanya cepat nikah...! dasar jomblo akut..! nanti keduluan sama adiknya tuh...!!" balas Inspektur Alex.
Kemudian kedua mempelai menjalani sesi pemotretan.
Dan sebagian dari kami ada yang berbincang-binvang dengan tamu undangan lainnya, dan ada yang mengambil makanan dan minuman yang di sediakan secara prasmanan.
Datang seorang pemuda dengan seorang gadis menghadiri acara pernikahan tersebut.
"Hai Jo...! datang juga ya kamu. Kamu ajak siapa? cewek kamu ya..??"canda Raditya.
"Oiya, kenalkan ini Yuki keponakan bi Emi...!" kata Jonatan seraya mengenalkan gadis yang bersamanya.
"Yu...Yuki...!" panggil Raditya yang terkejut.
"Ra...Radit..!!" panggil Yuki yang tak kalah terkejutnya.
"Jo..jadi ini yang kamu bilang Yuki keponakannya bi Emi.?" tanya Radith yang terus memandang Yuki tanpa menoleh kearah Jonathan.
"Kalian sudah kenal ya..??" tanya Jonathan yang penasaran.
"Dia Yuki yang aku ceritakan..!" kata Raditya yang terus memandang Yuki dengan senyum mengembang.
"Jadi Gym itu milik kamu ya Dit..?" tanya Yuki memastikan.
"iya, yang pusatnya di sini." kata Raditya.
Tiba-tiba seorang gadis datang menghampiri mereka.
"Hei, Radit ...! ternyata kamu ada di sini..!!" kata gadis itu yang kemudian mencium pipi kanan dan pipi kiri Raditya.
Raditya di buat kaget karenanya.
"Sania..!!" panggil Raditya.Dia lupa kalau dia mengundang sania untuk hadir di pernikahan Inspektur Alex dan Lilian.
Dan semua orang memandang ke arah Sania dan Raditya.
"Sania..! ngapain kamu di sini...!!"ucap Jonathan geram, dia masih ingat gimana Sania bisa membuat adiknya Nara di rumah sakit berhari-hari itu.
"Aku balikan dengan Raditya. Iya kan sayang..!!" ucap Sania sambil memegang lengan Raditya.
"Benarkah itu..?" tanya Yuki yang tak percaya.
Radit diam, tapi Sania yang menjawabnya.
"Iya, kami pacaran lagi, sebentar lagi kami akan menyusul Lilian dan Inspektur Alex. Kalian juga ya..!" kata Sania yang menganggap Yuki dan Jonathan pasangan kekasih.
Gadis itu berlari meninggalkan keramaian pesta.
Raditya menatap adiknya seolah memberi kode untuk mengejar Yuki.
Flash back On.
Semalam sehabis makan
"Rani, tau tidak kakak tadi bertemu siapa..?" tanya Raditya yang main tebak-tebakan dengan Rani.
"Yuki...!" jawab Rani.
"Itu yang kuharapkan, kenyataannya dari kemarin tidak ketemu...!" kata Raditya.
"Jonathan..!!" jawab Rani asal.
"Kalau itu nggak perlu ditanya pendekar cengeng...!!" seru Raditya sambil menarik hidung Rani.
"Lantas siapa Kakak cerewet..??" tanya Rani sambil mengusap-usap hidungnya yang merah karena tarikan Raditya.
"Sania...!!" jawab Raditya lirih.
"Ha...! Sania...?! Trus dia mau ngapain?" tanya Rani penasaran.
"Dia mau ngajak balikan..!!" jawab Raditya.
"Lantas kakak terima gitu..??" tanya Rani yang semakin penasaran.
"Sesuai rencana kakak.mau cari informasi alamat geng kobra yang baru. Jadi kakak terima Sania kembali. maksud kakak mau tahu informasi geng Kobra dari Sania." jelas Raditya.
"O..ya..ya..! Rani mengerti, lantas bagaimana dengan Yuki..? kakak kan cinta sama Yuki..?" tanya Rani.
"Karena itulah, kalau suatu saat bertemu Yuki tolong kamu beritahu Yuki yang sebenarnya kalau kakak mencintainya kata Radit sambil menatap wajah Rani.
"Baik kakak, dan semoga usaha kakak tidak sia-sia.
"Makasih Rani, adikku tersayang." kata Raditya.
Flashback Off.
Rani yang mengerti dan paham pun mengejar Yuki yang terus berlari dengan air mata yang berderai.
"Yuki...! tunggu...!!" seru Rani.
Yuki tak menggubrisnya, dia berlari menuju taman.
Tiba-tiba tangannya ada yang menarik dari belakang.
...~¥~...
...Author mengucapkan terima kasih pada Readers dan semua yang telah mendukung novel "Gadis Tiga Karakter", dengan memberi like/ komen/fav/rate 5/gift dan juga Votenya....
...Tak terasa menuju episode ke 200, suka dan duka Up date novel ini telah author alami....
...Semoga kita senantiasa selalu di beri kesehatan dan dalam lindungan-Nya....
...Aamiin ya Robbal alaamiin....
...Terima kasih....
...Bersambung...
.