Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 2 ; Raditya bertemu Emi


Beberapa hari kemudian Raditya kembali menuju ke kota "K" guna menghadiri pembukaan Gym barunya yang akan di pegang oleh Om Jordy dan Jonathan.


"Aku sangat berharap jika ke kota "K" bisa bertemu dengan mu Yuki..!!" kata dalam hati Raditya saat mengemudi mobilnya menuju kota "K" itu.


Tiba-tiba mobilnya terhenti mana kala melihat segerombol laki-laki berslayer hitam mengobrak-abrik beberapa lapak pedagang kaki lima.


"Bagi yang tidak memberikan uang keamanan..! aku hancurkan lapak kalian..!!" seru salah satu laki-laki berslayer hitam itu.


Banyak diantara mereka yang menurut memberikan uang keamanan dan banyak pula yang melawan.


Nampak seorang wanita seumuran mama Lani yang berani melawan mereka.


Wanita itu di kepung sepuluh laki-laki berslayer hitam itu.


Cukup lama Raditya memperhatikan jurus-jurus wanita itu, dan itu mengingatkannya pada setiap seseorang.


"Apa wanita itu ada kaitannya dengan Yuki ya..!? ah mungkin kebetulan saja..!!" gumam Raditya dalam hati.


Wanita itu telah melumpuhkan lima orang diantara sepuluh orang berslayer hitam itu.


Tiba-tiba muncul lagi sepuluh orang berslayer hitam yang entah dari mana kembali mengepung wanita itu.


Merasa ada ketidak Adilan disitu, Raditya pun keluar dari mobilnya dengan memakai topengnya dia berlari menuju tempat kejadian.


Raditya menggunakan tendangan-tendangan yang di ajarkan Rani padanya.


"Hiaaaat...!!"


"Dugh....!!"


"Dugh...!!"


"Agrggh.....!!


Dan lagi dia raih kerah jaket orang berslayer itu di pukulah perut orang itu dengan pahanya.


"Bugh...!!"


"bugh...!!"


"Agrhhhh...!!"


Seketika orang berslayer hitam itu mengeluarkan darah dari mulutnya.


Raditya dan Wanita itu bekerja sama menyerang lima belas laki-laki berslayer hitam itu dalam hitungan menit.


Raditya merobek salah satu baju orang itu, dan kembali ada tato ular kobra di dadanya.


"Geng Kobra..!!" Gerutu Raditya


"Nampaknya mereka yang meresahkan masyarakat akhir-akhir ini..!" ucap wanita itu yang kemudian menuju gerobak sotonya yang sebagian kursi dan mejanya di rusak gerombolan laki-laki berslayer hitam itu.


"Bibi..!! rupanya bibi bukan orang biasa ya..!!" ucap Raditya yang .kemudian membantu wanita itu memberesi lapaknya.


"Saya hanya orang yang sama dengan anda..!" balas wanita itu.


"Oiya, saya Raditya panggil saja Radit..!!" ucap Raditya yang memperkenalkan dirinya.


"Saya Emi..! pedagang soto..!" balas Wanita itu yang tak lain Emi.


"Bi Emi..! hm seperti tak asing ya nama itu ditelingaku..? ah..mungkin beda orang, yang nama Emi kan banyak..!!" gumam Raditya dalam hati.


"Bibi jualan soto ya..?" tanya Raditya saat selesai membereskan kursi dan meja tersebut.


"Iya..! apa anda mau mencicipinya..?!" jawab sekaligus tanya dari Emi.


"Boleh bi..! kebetula saya belum makan siang tadi...!!" kata Raditya yang kemudian dia duduk di kursi yang terbuat dari plastik itu.


Emi segera membuatkan es teh pada Raditya sembari memanaskan kuah sotonya


Lima menit kemudian Soto Ayam bi Emi telah berada di hadapan Raditya.



Raditya mengambil sesendok kuah dari soto tersebut.


"Bi...! seandainya bibi jualan di kantin Gym saya, apa bibi bersedia..?!" tanya Raditya setelah menyelesaikan menyantap satu mangkok soto jualan Emi.


"Di kantin..? boleh juga saya bersedia anak muda. Tapi bagaimana saya ke sananya..?" tanya Emi.


"Bibi bisa ikut saya lihat-lihat dulu situasinya..!! tapi kalau lapaknya di tinggal siapa yang nunggu..?" tanya Raditya


"Tenang saja nanti ada keponakan saya yang akan menunggunya. Sebentar lagi dia juga datang. Kita bisa berangkat sekarang...!!" kata Emi yang telah membereskan mangkok soto yang di makan Raditya tadi.


"Ok bi, kita berangkat sekarang..!" ajak Raditya


Setelah menitipkan lapak pada sesama pedagang di sampingnya, Emi pun masuk kedalam mobil tersebut.


Tak berapa lama Yuki datang ke lapak soto tersebut. Selisih lima menit saat Raditya dan Emi meninggalkan lapak tersebut.


Sementara itu Raditya telah sampai di Gym nya.


Saat keluar dari mobilnya Raditya di sambut Jonathan.


"Jo..! kenalkan ini bi Emi, dia nanti jualan soto di kantin kita. Bagaimana..?":tanya Raditya pada Jonathan.


"Wah kebetulan sekali..!! kalau bisa gerobaknya harus sekarang, soalnya besok dak pembukaan Gym..! seru Jonathan.


"Biar bi Emi lihat tempanya dulu, setelah itu kau urus gerobaknya."kata Raditya.


"Ok bi..! mari saya antar..!!" ajak Jonathan pada Emi dan mereka pun melangkahkan. kaki mereka ke arah kantin.


Sedangkan Raditya berjalan memeriksa situasi dan kondisi Gym bersama Om Jordy.


Setelah melihat kondisi kantin, Bi Emi setuju bila berjualan di kantin tersebut.


Maka dari itu Sore sampai malam hari, Emi , Yuki dan Jonathan mengurus kepindahan gerobak soto Emi dari lapak ke kantin Gym.


Sedangkan Raditya dan Om Jordy ada pertemuan dengan Walikota dan para pejabat lainnya mengenai pembukaan Gym besok.


***


Pukul 05.00 Wib.


Yuki dan Emi kepasar guna membeli bahan-bahan untuk membuat soto yang akan di jualnya di kantin Gym.


"Sayang sekali ya bi..! Yuki tidak bisa bantu, karena hari ini Yuki harus wisuda..!!" kata Yuki saat memakai helmnya.


"Malah bibi yang nggak enak hati, nggak bisa hadiri wisuda kamu..!!" kata Emi.


dan mereka pun melaju menuju ke rumah mereka.


Emi mempersiapkan dagangannya, sedangkan Yuki bersiap untuk Wisuda.


...~¥~...


...Author mengucapkan terima kasih pada Readers dan semua yang telah mendukung novel "Gadis Tiga Karakter", dengan memberi like/ komen/fav/rate 5/gift dan juga Votenya....


...Tak terasa menuju episode ke 200, suka dan duka Up date novel ini telah author alami....


...Semoga kita senantiasa selalu di beri kesehatan dan dalam lindungan-Nya....


...Aamiin ya Robbal alaamiin....


...Oya, dukung karya Author lainnya ya......


...*CINTA UNTUK YULIA...


...*SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA...


...*HITAM BUKAN HITAM HIDUPNYA....


...*JADIKAN AKU YANG KEDUA...


...Terima kasih....


...Bersambung...