
Mobil mewah milik Tuan Wibowo yang di kemudian Inspektur saga itu pun meluncur kembali ke arah kota.
Di sepanjang jalan terlihat beberapa anggota geng Kobra di amankan oleh beberapa anggota polisi.
Inspektur saga sedikit lega melihat kinerja polisi-polisi yang bertugas di daerah sekitar lereng gunung itu.
Mereka terus melajukan mobilnya tanpa hambatan.
"Kak itu bukannya restoran tempat Kak Yuki kerja kemarin?" tanya Rani.
"Iya, kita makan dan istirahat di sini saja..!!" seru Inspektur Saga yang kemudian menepikan mobilnya, hendak menyeberang.
"Yuki...! seandainya kamu kemarin tidak ikut turnamen, pasti kamu tidak akan hilang..!!" gumam pelan Raditya yang masih bisa di dengar oleh orang-orang yang satu mobil dengannya.
Rani, Inspektur Saga dan Mama Lani pun saling pandang saat mereka hendak turun dari mobil dan mendengar gumaman Raditya.
"Hm..hm..ada yang Malarindu nih...! sadar kak, mau dibawa kemana hubungan kak Raditya sama kak Sania nanti, jika kak Radit memikirkan kak Yuki?" celoteh Rani.
"Padahal niat kakak mendekati Yuki kemarin agar bisa menjauhkan Yuki dari adik tua.Tapi ada perasaan aneh, beda yang kak Radit rasakan bila bertemu dengan Sania. Perasaan ini ada sejak kakak mengantar Yuki ke perguruan Anggrek putih. Terlebih saat Turnamen kemarin, sebelum Yuki menghilang. Katanya Yuki sayang kak Radit...!" jelas Raditya yang mengungkapkan perasaannya.
"Kenapa ya, mama juga ada perasaan sama gadis itu. Sebetulnya dia gadis yang baik..!" kata Mama Lani.
"Eh, ayo turun. Sudah lapar nih..!" ajak Inspektur saga yang mencairkan keheningan sejenak mengenang Yuki.
Dan mereka pun turun dari mobil, Raditya menggandeng mama Lani masuk lebih dulu ke dalam restoran.
"Jangan masuk dulu Sayang, kak Saga mau ngomong sebentar...!!" kata Inspektur saga saat menarik tangan Rani yang bejalan mendahuluinya.
"A..ada apa kak? Jangan mesum disini ya..!" tanya Rani sedikit takut bila tunangannya akan berbuat hal yang tidak dia inginkan sepeti biasanya.
"Berarti mesum di tempat lain boleh ya?" goda Inspektur saga.
"Ih..! kak Saga...!" seru Rani sambil mencubit lengan Inspektur saga.
"Auw...! ampun sayang..!!" seru Inspektur Saga yang pura-pura sakit untuk menggoda tunangannya itu.
Mereka pun saling tersenyum.
"Sekarang serius nih..!" ujar Inspektur saga.
"Kakak khawatir kematian Annet akan berdampak pada hubungan mereka. Sebaiknya kamu jangan pakai identitas Ran, dan Rana. Kak Saga juga khawatir karena Sania pasti tahu identitas Ran itu sama dengan Rana. Secara mereka selalu berhubungan dengan Raditya.
Seperti saat di pemancingan Om Jordy, pesta ulang tahun Lilian dan terakhir Turnamen kemarin." jelas Inspektur Saga.
"Iya kak, Rani juga berpikir begitu. Kematian Annet apa akan membuat geng kobra semakin marah...!" pikir Rani, dan mereka pun saling pandang.
"Kita pikirkan nanti setelah makan ya..! Rani nggak bisa berpikir kalau perut dalam keadaan kosong. he..he..!" lanjut Rani sambil tersenyum dan kemudian menarik lengan Inspektur saga untuk masuk ke dalam restoran.
"Dari mana saja sih, kok lama banget..!" seru Raditya saat Adik dan tunangannya menghampirinya dan mama Lani.
"Ada deh.. mau tahu aja..!!" goda Rani yang kemudian duduk di samping mama Lani dan memilih menu makanan yang akan dia santap untuk makan siangnya.
Setelah memilih menu dan memberikannya pada pelayan restoran, Rani melihat mama Lani berkaca-kaca.
"Mama...! ada apa Ma?" tanya Rani.
"Mama jadi ingat waktu berangkat, kita makan bersama papa disini...!" kata maam lani yang kemudian meneteskan air matanya.
"Nanti kita cari sama-sama ya ma, kaalu perlu Rani masuk ke markas geng kobra..!." seru Rani sambil memegang tangan mamanya untuk menenangkan mamanya.
"Ayo kita makan dulu...! nanti kita bahas dalam mobil saja, di sini banyak orang." kata inspektur saga, saat makanan sudah dihidangkan oleh pelayan restoran.
Setelah makan dan membayar makanan mereka, mereka bergegas berjalan keluar restoran.
"Radit...! benarkah itu kau Radit putra Tuan Wibowo...!!" seru seseorang yang keluar dari mobilnya saat Raditya mau masuk ke dalam mobilnya.
...~¥~...
"Siapa kah yang memanggil Radit?
Yuk ikuti kisah selanjutnya..
Tapi sebelumnya beri dukungannya ya
dengan like,komen,favorite,rate dan vote-nya ya..
Terima kasih.