
"assalamualaikum"ucap seseorang dengan suara imut.
visual Bilqis menurut author, atau mungkin kakak ada masukan lain, author akan ganti😊
degg
pandangan kemal terpaku pada sosok Bilqis yang tampil berbeda, wajah Bilqis di poles cantik dengan make up natural, begitu juga dengan pakaian Bilqis memakai atasan rajut, dan celana pendek di atas paha, tak lupa juga dengan sepatu kets berwarna putih, menambah kesan imut,cantik, dan elegan. kemal melongo dengan mulut terbuka,ia tak percaya bahwa yang di depannya Bilqis, ia berpikir bahwa yang di depannya hanyalah bayangan saja.
"CK, bagaimana bisa aku melihat bayangannya di sini, apa aku terlalu memikirkan nya sehingga aku bisa halu begini"gumam kemal menggeleng kepalanya Seraya matanya masih terpaku pada Bilqis yang tersenyum manis padanya.
ternyata oom tampan memikirkan ku batin Bilqis senang.
Bilqis berjalan mendekati kemal, ia mendekatkan wajah nya ke depan wajah kemal, tangannya tersulur membelai rahang tegas kemal, mata mereka berdua bertemu.
"kenapa ini terasa nyata"gumam kemal memegang tangan kecil Bilqis yang membelai pipinya.
"dosa loh, kalau tidak menjawab salam"ucap Bilqis tersenyum polos.
kemal yang mendengar suara Bilqis pun terkejut, ia segera bangun dari duduknya dan memundurkan langkah nya, saking kagetnya dia pada Bilqis.
"waalaikum salam"ucap nya seraya mengelus dada.
"oom kenapa bisa bengong gitu sih, apa oom lagi mikirin Bilqis"goda Bilqis tersenyum percaya diri.
"iya"jawab kemal tanpa sadar mengangguk kepalanya.
"eh tidak"ralat kemal menggeleng kepalanya, membuat Bilqis terkekeh geli.
"iya atau tidak"goda Bilqis yang sangat senang melihat wajah kemal yang nampak merona.
"ekhm, kenapa kamu bisa ada disini"tanya kemal berusaha mengalihkan pembicaraan nya.
"Bilqis kesini karena rindu sama om"jawab Bilqis spontan tanpa basa basi, membuat kemal membulat sempurna matanya.
"kenapa kamu rindu sama saya"tanya kemal heran sekaligus gugup.
"emang om tidak rindu sama Bilqis"bukan menjawab tapi Bilqis malah bertanya sebaliknya.
"rindu...eh maksudnya.."
"sudah om, Bilqis tahu kok kalo Bilqis orang nya ngangenin, makanya oom tadi anggap Bilqis cuma halu aja kan"goda Bilqis membuat kemal kesal sekaligus malu.
biasanya aku yang bermulut manis seperti itu pada wanita, tapi sekarang mulut ku seakan kelu untuk sekedar membalas godaan dari gadis kecil ini batin kemal kesal pada diri sendiri.
"kamu ini, kenapa bisa bermulut manis begitu pada pria dewasa hah, apa kamu juga begini pada pria lain, apa kamu tidak takut kalau para pria yang kamu gombalin itu menyukai mu"ucap kemal yang tiba tiba kesal membuat Bilqis cemberut.
"Bilqis ini cuma bermulut manis sama om, bukan sama pria lain, boro boro pria lain, kenal aja enggak,"ketus Bilqis yang kesal mendengar ucapan kemal.
apa dia bilang, cuma aku??ahhhh perasaan ini muncul lagi batin kemal teriak senang.
"baiklah, karena kamu sudah berjumpa dengan saya, maka saya pamit pulang dulu karena saya ingin dinner dengan anak anak saya dan juga nanny nya"ucap kemal tersenyum lembut, mengelus kepala Bilqis.
degg
tidak bisa, Bilqis juga harus ikut!! Bilqis gak ridho bila Tante pup itu bergerak bebas berduaan nantinya bareng oom tampan batin Bilqis tak terima.
"Bilqis ikut, karena Bilqis juga lapar"ucap Bilqis cepat merangkul lengan kemal dengan posesif.
YESS, ikannya sudah menggigit umpan, tinggal tarik langsung dapet batin kemal licik.
"Bilqis kan gak lama lagi bakal jadi keluarga oom juga"bujuk Bilqis menggoyangkan lengan kemal, merengek seperti anak kecil yang meminta ikut kepada ibu nya ke pasar.
"keluarga??"tanya kemal menaikkan alisnya menatap lekat wah Bilqis.
"iya keluarga"ucap Bilqis menarik paksa tangan kemal untuk keluar dari perusahaan nya.
mereka keluar dari Perusahaan kemal dengan Bilqis yang menggandeng tangan nya, entah merasa kemal merasa seperti menang undian, karena apa yang ia pikirkan langsung terwujud, ia berjalan dengan wajah yang tersenyum bahagia, terbersit kalimat pedofil di otak nya, namun segera di tepis oleh nya, karena ia ingin egois hari ini, ia ingin melakukan apa yang dia mau tanpa memikirkan pandangan orang pada nya.
"kamu cantik hari ini"ucap kemal tersenyum lembut mengelus pipi Bilqis yang merona.
"makasih"ucap Bilqis pelan menyembunyikan wajah nya di lengan kemal karena tak tahan dengan kata kata manis kemal.
"hehe kamu malu hemm"goda kemal ingin melepaskan tangan Bilqis, ia ingin melihat wajah malu Bilqis.
"cepat lah mengemudi om, biar kita cepat berangkat"ucap Bilqis malu, karena kemal tak kunjung juga menyetir mobil nya sudah 10 menit padahal mereka masuk, namun kemal asik menggoda dan menatap wajah Bilqis.
"bagaimana saya bisa nyetir kalau kamu tidak melepaskan tangan saya"ucap kemal membuat Bilqis sadar, dan langsung melepaskan nya.
"maaf"
"CK kamu ini sangat menggemaskan, rasanya ingin saya bawa pulang"ucap kemal tanpa sadar menyatakan perasaannya, membuat Bilqis bersorak riang dalam hatinya.
stop jantung, jangan loncat loncat, ini baru permulaan oke, kalau kamu loncat loncat bisa bisa aku pingsan di depan calon imam ku batin Bilqis ia menyentuh dada nya yang berdebar-debar kencang.
kemal pun langsung mengemudikan mobilnya tanpa menoleh lagi ke arah Bilqis.
sedangkan di tempat lain, tepatnya di sebuah kamar keluarga Lemos, seorang wanita yang menggerutu kesal karena seharian di usilin oleh dua bocah kembar itu.
"nanny tolong sisir rambut Bryan, karena sebentar lagi Bryan bakal ketemu dengan mama muda, biar Bryan bisa tampil kece di depan nya"titah Bryan pada Rosa yang duduk bermain hp di kasur mereka, yah hari ini Rossa pertama kali bekerja sebagai nanny mereka, jadi kamar twins b di pisah agar mereka lebih leluasa menjahili Rosa.
"apa kau tidak punya tangan hah, kau kan bisa sendiri, jangan manja kau sudah besar"kesal Rosa tanpa menoleh membuat Brayen geram karena melihat mata Bryan berkaca-kaca.
"hey nanny, apa nanny tidak punya tata Krama dalam bersikap, di sini nanny menjadi bawahan kami jadi seharusnya nanny mematuhi perintah kami selama perintah itu tidak melenceng dari tugas nanny"tegas Brayen dengan wajah dingin membuat Rosa mengerang marah ingin melemparkan bantal ke arah Brayen namun..
"jika bantal itu sampai mengenai tubuh kami, maka jangan salahkan Brayen bila melemparkan botol kaca ini ke atas kepala nanny"sarkas Brayen menggenggam botol kaca parfumnya, membuat Rosa mendengus kesal.
"kenapa kau lebih mirip anak iblis dari pada anak papa mu yang berhati malaikat itu"geram Rosa membanting ponsel nya ke atas kasur.
"karena ibu ku iblis"jawab Brayen datar sambil menyisir rambut nya sendiri.
"kau....ahhhhhh"teriak Rosa kesal, dengan segera ia menyisir rambut Bryan dengan lembut, tiba tiba hatinya berdebar debat, dan menghangat.
kenapa hati ku berdebar dan menghangat seperti ini, perasaan ini sangat nyaman batin Rosa.
"rambut mu indah"ucap nya tanpa sadar, setelah menyisir rambut jabrik Bryan.
degg
Bryan segera menatap wajah Rosa yang tersenyum kecil ke arahnya lewat cermin.
**bersambung..
hihi maafin author yah karena gantung...
biar kakak makin penasaran aja...
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah,bantu author buat dapat juara di anak genius...
dan juga mendapatkan rangking di karya baru❤️🙏😂🥰**