Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Savage nya om Yogi


Nana tersentak dikala mendengar permintaan James yang sangat aneh, padahal dulu Nana yang selalu meminta menambah anak namun James selalu menolak karena tak sanggup melihat Nana kesakitan lagi di saat melahirkan dulu.


Lalu sekarang dengan entengnya James meminta dirinya hamil lagi di umur yang sudah menginjak kepala 5, ya benar kalau sekarang umur Nana berumur 50 tahun, namun karena adanya uang untuk mempercantik diri, Nana terlihat seperti berumur 36 tahun.


"Papa gila, tidak mungkin lagi kita punya anak karena sebentar lagi kita akan punya cucu," sungut Nana memeluk erat tubuh James karena ia hampir sampai ke gerbang cakrawala, namun Nana langsung berubah kesal dikala James menghentikan aksi di bawah sana.


"Pa, kenapa berhenti … mama mau sampai pa," rengek Nana memukul bokong James.


"Papa mau punya anak lagi ma, lalu apa salahnya," tanya James serius seraya memompa dengan tempo semut.


"Tidak salah pa, tapi waktunya yang salah karena sekarang umur kita sudah tak lagi muda," jelas Nana memejamkan matanya dikala kenikmatan yang dirasakannya tadi kembali hadir di bawah sana, namun lagi-lagi ia kesal karena James kembali menghentikannya bahkan sekarang James sudah mencabut leluhur si phoniex.


"Lalu kenapa kalau kita tidak lagi muda Minnie," tanya James seraya membelai sangkar Nana yang masih rapat dan kencang meskipun sudah tua.


"Kenapa-kenapa, apa papa tidak mikir kalau nanti kita punya anak lagi, dia akan memanggil kita apa!"


"Ya jelas dia akan panggil aku Abi dan kamu mommy," balas James santai membuat Nana geregetan.


"Kamu benar-benar cemburu pada Leo, padahal dia anak mu sendiri … ah," d*sah Nana dikala jari James semakin cepat di bawah sana.


"Biarin, pokoknya aku ingin kita punya anak lagi titik, gak pakai koma," tegas James menyeringai dikala melihat Nana menggelinjang di bawah kukungan nya.


"Pa, ganti sama burungmu," pinta Nana yang sudah tak puas dengan jari James.


"Tidak mau, sebelum kamu menyetujui permintaan ku," balas James menyeringai melihat wajah Nana yang sudah memerah karena hasrat.


Mau tidak mau Nana hanya bisa mengangguk kepalanya cepat, ia benar-benar ingin mengeluarkan sesuatu yang menyiksanya dari tadi, James yang mendapat persetujuan dari Nana pun bersorak riang karena sebentar lagi dia akan mempunyai anak.


Lihat saja Le, papa akan membuatmu kejang-kejang nanti karena mendengar kabar bahwa kau akan mempunyai adik, haha … membayangkan wajahmu yang kesal nanti sudah membuat papa bahagia, dan tentunya nanti akan ada yang memanggil ku Abi, hahahhaha aku sangat bahagia batin James bersorak riang.


Pagi itu, di dalam kamar James dan Nana diisi oleh suara-suara yang menggoda jiwa, bak alunan melodi yang terdengar indah bagi orang-orang yang sudah menikah, diiringi oleh suara hujan yang membasahi bumi. James melakukannya sebanyak 3 kali, ia menyemburkan laharnya ke dalam rahim Nana, lahar yang sama dengan lahar pembuatan Leo yang dulu.


"Kami benar-benar mantan cassanova Mickey … hah hah … bagaimana bisa tenaga mu sama seperti waktu muda dulu," ujar Nana dengan nafas yang terengah-engah dalam pelukan James.


"Aku menganggap perkataan mu tadi sebagai pujian Minnie," balas James terkekeh mengecup pucuk kepala Nana berkali-kali.


"Aku harap, adiknya Leo cepat hadir disini," ujar James mengelus perut rata Nana.


"Tidurlah Minnie," bisik James menepuk halus punggung Nana.


***


Sedangkan di tempat lain, tepatnya di sebuah restoran mahal, tampak seorang pria tampan dan gagah sedang berbicara serius dengan pria tampan yang memakai baju dokter.


"Apa kau serius ingin menikahi adik ku lusa," tanya om Yogi datar pada pria yang didepannya tak lain adalah Dito.


"Aku serius," balas Dito bersungguh-sungguh.


"Baiklah, tapi kau harus berjanji tidak menghamili Sena sampai dia lulus," tegas om Yogi menghela nafas berat, karena dirinya mau tak mau harus menerima pernikahan dadakan Sena, karena semalam sang adik merengek meminta untuk segera dinikahkan dengan Dito.


Dito tak menjawab melainkan ia hanya mengangguk kepalanya cepat dan tersenyum penuh arti ke arah om Yogi.


"Jangan adakan resepsi pernikahan, karena aku tak ingin publik tahu kalau Sena menikah muda, bila kau ingin nanti saja tahun depan di saat umur Sena sudah menginjak 19 tahun, dan lusa kalian hanya bisa menikah siri," lanjut om Yogi lagi karena ia sudah memikirkan semuanya dengan matang.


"Apapun persyaratan nya aku akan siap memenuhinya, karena menikahi Sena adalah impian ku dari dulu, aku janji akan membahagiakannya, tidak akan kubiarkan air mata nya kembali mengisi hari-harinya, dan akan ku jadikan dia wanita yang paling bahagia di dunia ini," ujar Dito lantang membusungkan dadanya.


"Kata-kata mu itu basi, dan jangan ucapkan hal itu di depanku lagi karena itu terdengar sangat menjijikan … kau mengingatkan ku pada anak ABG yang saat pacaran kaulah bulan, kaulah bintang tapi di saat putus, bukan dan bintang berubah menjadi engkaulah binatang." Dito hanya bisa menelan ludahnya mendengar kata-kata pedas dari om Yogi, untuk pertama kalinya om Yogi berbicara panjang lebar, ia berjanji tidak akan berbicara segala sesuatu yang dapat memancing pria yang sebentar lagi menjabat sebagai kakak iparnya itu mengeluarkan kata-kata pedasnya.


Benar kata Kemal, kalau mulut si Togi togel ini lebih pedas dari bumbu mercon, dan lebih tajam daripada pedang samurai, batin Dito bergidik ngeri.


Bersambung.


**halo halo dunia halu 🤣🤣🤣


author up lagi nih 💐💐💐💐


ayoo mana hadiah nya biar author bisa up lagi💐🥳🥳🥳


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**