Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
kalau aku jadi istri nya sudah ku sembelih burung nya (Dimas dan Alexa)


"xa...kamu serius"tanya Dimas menatap kosong ke arah Alexa bahkan dia juga tanpa sadar menitikkan air matanya sehingga membuat Alexa semakin menangis kencang karena merasa bersalah tidak bisa memuaskan dahaganya Dimas...


"huwaa...maafin aku dim...aku bukan istri yang baik...aku tidak bisa memuaskan mu hiks hiks hiks"tangis Alexa kencang sehingga menyadarkan lamunan kosong Dimas...dengan cepat Dimas memeluk erat tubuh Alexa yang bergetar menangis..


"tidak sweetie...aku bukan menangis karena gagal unboxing kamu tapi karena aku khawatir melihat kamu kesakitan begini xa...aku gak tega melihat kamu sakit sakitan begini xa"ucap Dimas lembut sehingga membuat Alexa tersenyum haru...ia tak menyangka bila Dimas bisa sebaik ini...


"tidak kok...tidak terlalu sakit aku masih bisa menahannya..."ucap Alexa menghapus air matanya..


"jangan nangis lagi yah...aku gak sanggup melihat air mata mu lagi xa...cukup dulu saja...sekarang jangan lagi oke..."


"terimakasih dim...kamu sangat baik karena sudah mau mengerti aku....aku janji setelah masa menstruasi ku selesai aku bakalan kasih servis terbaik untuk kamu dim...aku janji bakalan sampe subuh"ucap Alexa penuh tekat...bahkan dalam pikirannya sudah terbersit sebuah ide agar Dimas semakin cinta dan betah berada dekat dengannya...ia yakin bila ide nya berhasil Dimas bakalan klepek-klepek pada Alexa...


Dimas yang mendengar nya pun tertawa senang dalam hati..


tak sia sia aku mendengar instruksi dari arka...haha bersabarlah Jeki...jalur busway mu akan segera terbuka untuk mu...tunggu perbaikan jalannya selesai setelah itu kau dengan cepat bisa menembus nya langsung menuju angkasa...yihaiiii batin Dimas licik karena otak nya sudah di racuni arka


"tidak apa sayang...aku tidak tega melihat mu kesakitan seperti ini xa...bahkan aku rela jika aku bisa menggantikan sakit mu xa..."Gobal Dimas dengan raut wajah sedih..


sehingga membuat Alexa mencium lembut bibir Dimas..


"tidak dim...ini tidak sakit lagi...kamu tenang aja yah aku janji malam yang gagal ini akan aku ganti...aku akan menuruti kemauan mu dim...bahkan dengan gaya apapun nantinya.."ucap Alexa tersenyum manis sehingga membuat Dimas rasanya ingin berteriak kencang karena rasanya sungguh menyenangkan bisa membuat istrinya terbang ke langit dengan rayuan mautnya...


"terima kasih sweetie ku"ucap Dimas langsung menghujani ciuman di wajah Alexa namun karena mereka terlalu asik mengobrol tak sadar bahwa sesuatu yang merah itu membasahi seprai nya..


"aaa dim... seprei nya kotor"rengek Alexa malu membalut tubuhnya dengan dengan selimut karena posisinya sekarang Dimas sedang duduk dan Alexa sedang tidur..


"tidak apa apa xa..kita bisa suruh petugas hotel"ucap Dimas lembut..


"oke dim...aku pakai pembalut dulu yah"ucap Alexa beranjak mengambil pembalut di kopernya karena sebelum ke Prancis ia sudah mewanti-wanti hal ini akan terjadi...


dan disaat Alexa di kamar mandi datanglah cleaning servis kamar hotel dan ternyata yang datang adalah seorang wanita paruh baya...ia masuk dan matanya membulat sempurna ketika melihat bercak darah di seprei nya yang begitu banyak...ia langsung menggerutu kesal


"dasar para suami tidak tahu malu...bagaimana malam belum usai sudah menggenjot istri nya begitu kencang sehingga membuatnya mengeluarkan darah begitu banyak...apakah tidak bisa pelan pelan...tidak kah kasian pada istrinya...kalau saja aku menikah dan di genjot begini sudah ku sembelih burung nya"gerutu ibu itu kesal sengaja mengeraskan suaranya agar Dimas yang sedang bermain hp mendengarnya..


"sebab itulah makanya anda tidak menikah karena tidak ada laki laki yang burung nya mau di sembelih"sarkas Dimas dingin kembali pada sikapnya awal..ia paling tak suka bila ada orang yang mencampuri urusannya...


"heh...kau begitu sombong anak muda...kau tidak tahu kalau dulunya aku jadi kembang desa..hah.."ucap nya yang selesai mengganti kan seprei tempat tidur..


"cih anda lebih mirip dengan kembang tujuh rupa"balas Dimas sinis


"kau...


"maaf buk...suami saya tidak bersalah karena darah yang tadi di seprei adalah darah haid saya"ucap Alexa lembut berusaha melerai karena sejak tadi ia sudah siap dan mendengar kan perdebatan Dimas...ia tak ingin suaminya bersikap kejam pada ibu ibu...Alexa sudah memantapkan hatinya untuk berusaha membantu Dimas untuk menata diri menjadi lebih baik lagi...ia bercermin dari sikap lembut nya putri yang dapat mengubah arka..


"maaf nona...saya permisi kalau begitu"ucap ibu itu menunduk malu karena sudah salah paham pada Dimas dan langsung keluar dari kamar tersebut..


"maaf xa..aku belum bisa mengontrol emosi ku"ucap Dimas menunduk sedih karena ia merasa malu pada Alexa...


"tidak apa apa suami ku...pelan pelan saja..."ucap Alexa menangkupi pipi Dimas


"iya...pelan pelan"balas Dimas semangat kemudian mengangkat tubuh Alexa dan langsung menindih nya membuat Alexa terkejut..


"dim...aku kan lagi mens"tanya Alexa bingung..


"kan pelan pelan sweetie..jadi aku nyicil dulu pelan pelan"jawab Dimas menyeringai dan langsung membungkam mulut Alexa sehingga makin lama ciuman tersebut makin panas...Dimas langsung menyudahinya karena ia takut Alexa kembali merasakan sakit nya...


"tidurlah istri ku"ucap Dimas lembut dan tangan nya membelai perut rata Alexa untuk mengurangi sakit yang di derita Alexa...


"i love you my friend"ucap Alexa tersenyum manis


"no...xa..."tegas Dimas pada Alexa sehingga membuat Alexa terkejut...apa yang terjadi apa Dimas sudah tak mencintai nya lagi..


"dim...kenapa"


"karena sekarang aku suami mu xa...so please stop you call me like that..."ucap Dimas membelai pipi Alexa..


"baik suamiku"


"nah begitu sweetie"ucap Dimas senang mengecup kening Alexa dan tak lama kemudian mereka terlelap kedalam mimpi..


mereka tidur dalam keadaan damai seolah olah tidak ada lagi yang mereka pikirkan..karena sesuatu yang telah lama mereka dambakan sudah terjadi...takdir sudah merestui mereka sekarang tugas mereka adalah bagaimana cara berjalan dan bertahan bila suatu hari nanti takdir kembali menguji mereka...menguji cinta suci mereka...satu yang Dimas takutkan bila suatu hari nanti ia kembali jahat akankah Alexa memaafkannya lagi...oh tidak tidak...ia segera membuang jauh pikiran itu...ia tak ingin lagi menyakiti wanita yang ia cintai...wanita yang kelak akan menjadi ibu dari anak anaknya...wanita yang akan menua bersamanya...ia berjanji akan menjadi suami yang baik...


*bersambung*


**hayoo...yang lagi nungguin up nya...


author balik lagi nih...


buat aunty aunty yang lagi nungguin tingkah


gemas si kembar tunggu next up nya yah...


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah supaya author makin semangat up nya...


i love you kakak kakak...


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**