
"ukhti cantik"panggil twins b dengan mata berbinar..arka dan twins A yang mendengar nya pun langsung menatap tajam kearah twins b membuat twins b senang karena tahu bahwa wanita cantik di depan mereka inilah kelemahan musuh mereka...dengan berlari imut layaknya anak kecil yang tak berdosa mereka menghampiri putri
"assalamualaikum ukhti cantik"gombal Brayen tersenyum manis menyisir rambutnya ke belakang sedangkan Bryan menunduk malu sesekali menatap putri
"waalaikum salam kalian siapa nak..."tanya putri bingung namun senang melihat anak kecil yang tampan di depannya..
"nama ku Brayen ukhti dan ini adik kembar' ku Bryan kami anak pengusaha kemal Pahlevi rahmat si duda tertampan di seluruh dunia"ucap Brayen dengan bangga mengenalkan papa nya...
arka yang mendengar nya pun hati nya semakin panas..sial apa maksudnya ini...apa ini maksud dari peringatan kemal kemarin yang menyuruh dirinya untuk berhati hati pada twins b..pikir nya
"hey bocah kenapa kalian membanggakan gelar duda papa kalian didepan istri ku"ketus arka yang cemburu...itulah seorang arka dia bisa cemburu dengan siapapun tak peduli dua atau muda bila itu menyangkut tentang putri..
"iya kami harus memperkenalkan siapa ayah kami dan apa status nya karena kami sedang mencari calon istri buat papa kami"ucap Brayen tersenyum penuh arti sungguh jika bukan anak anak arka akan merontokkan gigi mereka supaya ompong seperti Arin dan juga kalau saja bukan kemal yang menjadi papa mereka maka arka akan langsung melampiaskan kekesalannya pada orang tua twins b..
shit kenapa aku merasa seperti berhadapan dengan diri ku sendiri dan kenapa kemal tidak bilang kalau anak anak nya ini punya sifat yang mengesalkan batin arka mengumpat
"ini istri ku mommy nya Aarin dan Aaron kalau kalian ingin mencari mama baru sana cari di tanah Abang banyak disana"ketus arka ingin memeluk putri namun langsung di tatap tajam oleh putri sehingga membuat arka menelan ludahnya..kemudian putri mensejajarkan tingginya dengan twins b ia menatap lembut keduanya membuat Brayen meleleh..
"ukhti makin cantik aja"gombal Brayen tersenyum manis menggoyangkan tubuh nya ke kiri ke kanan seperti anak anak yang sedang merayu orang tuanya untuk meminta jajan..
"emang kamu pernah jumpa sama ukhti"tanya putri yang menyebut dirinya dengan ukhti agar twins b merasa nyaman dengannya...sedangkan twins A dan arka sudah seperti orang yang kebakaran jenggot melihat tingkah genit Brayen yang dengan beraninya menggoda putri di depan mereka sungguh bila tidak ada putri Aarin akan segera menendang burung pipit Brayen lagi bila kemarin burung nya salah urat maka sekarang urat urat nya akan di copot oleh aarin apalagi setelah mendapatkan bisikan setan dari Arka..
"sayang nanti kalau mereka macam macam tendang aja burung nya yah buat mereka menyesal karena sudah berani macam macam dengan bibit nya keluarga Lemos ok"bisik arka pada Aarin..
"bullung na dad...aalin tendang"balas Aarin pelan
"iya sayang kalau perlu kamu sembelih pakai gunting dokter mu"ucap arka memberikan ide licik pada otak suci Aarin membuat Aarin tersenyum polos ke arah arka..
"junting na dah tumpull dad...jadi aalin na Ndak Bisha Patek ladi..tecuali Daddy na mahu belli Ballu"ucap Aarin tersenyum penuh arti membuat arka mengerti..
"tenang aja sayang...Daddy akan segera membeli peralatan dokter terbaru buat kamu bila perlu pabrik nya Daddy beli asalkan kamu mau buat si Mamat dan si jabrik kapok sama kita"jawab arka serius membuat Aarin tersenyum lebar menunjukkan gigi ompong nya kemudian arka beralih ke Aaron yang pipinya sudah mengembung karena cemburu melihat mommy nya tersenyum manis kepada musuh nya..
"hey kapten Amerika siapkan pistol mu karena titisan thanos sudah datang"bisik arka pada anak nya...ia merutuki ide nya yang membawa twins b ke Mension..baru beberapa saat twins b sudah menunjukkan taring nya membuat arka menyesal karena pernah berpikir bahwa twins b anak yang patuh namun ternyata itu salah..
putri mengernyitkan dahinya mendengat penuturan Brayen..
"emang kita pernah berjumpa sayang"tanya putri lembut
"pernah ukhti"jawab Brayen cepat
"di dalam mimpi"gombal Brayen tertawa pelan menutup mulut nya dengan tangan mungil nya...putri yang tidak tahan melihat tingkah Brayen yang genit pun langsung menghujani ciuman di wajah Brayen membuat arka semakin cemburu
"sayang..."rengek arka tidak ridho bila bibir seksi putri mencium wajah Brayen yang seperti nya turunan Leo namun tak di gubris putri...dia sangat asik berbicara dengan Brayen dan Bryan yang bicara nya sudah tidak cadel dan pola pikir Brayen yang nampak dewasa bisa di jadikan teman mereka duduk di kursi taman ..sedangkan arka dan twins A hanya menonton nya saja dengan tangan yang terkepal..
"ini cemua talena Daddy"geram Aaron menatap dingin ke arah arka
"emang Daddy kenapa"tanya arka tak mengerti
"Daddy yang shudah bawa pulang mushibah itu Ke lumah padahal di mobil tadi Daddy biyang Daddy na mahu tacih Tami hadiah"geram Aaron pada Arka
"betull betull betull Daddy yang shalah kalna Daddy dah bawa Puyang si shunda itu ke lumah...liat tu mommy asyik nomong Tama si Mamat dan si jablikk...padahal biasha na talo aalin Puyang shekolah mommy pashti udah manggil manggil aalin"omel Aarin dengan mulut cadelnya..
"manggil nya gimana sayang"tanya arka gemas melihat mulut Aarin yang mengomel
"manggil na bedini...aalin anak mommy shini nak peyuk mommy... mommy na Lindu cama aalin ayo mana ketek na mommy mahu tium"ucap aarin memperagakan bagaimana putri yang selalu menunggu nya pulang sekolah. ..
"ketek?? mommy suka cium ketek Aarin"tanya arka terkejut
"yes dad..ketek aalon na juda"timpal Aaron tanpa menoleh ke arah arka matanya masih setia menatap tajam twins b yang bergelayutan manja pada mommy nya di kursi taman..
arka yang mendengar nya pun berubah kesal karena selama menikah putri tidak pernah mencium ketek nya..
huff ini tidak adil masak ketek ku yang harum nya seperti kasturi putri tidak pernah mencium nya pokonya nanti aku harus menanyakan nya batin arka cemburu
*bersambung
**hai kakak author up lagi nih..
maaf yah telat soalnya perut author lagi sakit..
karena bendera nya lagi naik 🙈😂
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah bantu karya author untuk mendapatkan rangking karya baru..
mohon bantuannya kakak
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰🥰**