
Arka dan kemal pulang ke mension dengan wajah masam dan rambut berantakan di pagi hari nya membuat siapapun yang melihatnya menunduk tak berani menatap mereka, entah apa yang terjadi sehingga mereka bisa berpenampilan seperti itu.
"pokoknya selama 3 bulan kedepan kita harus menjauh dari Dimas, kalau tidak bisa mampus kita tiap malam di jadikan pelarian nya karena tak di terima Alexa"ketus kemal.
"kau enak tidur nya di samping Dito, lah akunya tidur di samping Dimas dan kau lihat kan aku tidak bisa tidur semalaman karena Dimas selalu ngedusel di ketiak ku apa lagi tangannya benar benar tidak bisa di kondisikan"kesal Arka apa lagi di saat mengingat semalam mereka tidur di apartemen nya Dimas, dan yang paling kapok adalah Arka karena Dimas benar benar menyusahkan nya, tangan Dimas selalu mengusap roti sobek nya Arka membuat si empunya mengerang marah, namun berusaha di tahan agar Dimas tidak menangis lagi kalau di bentak.
"itu salah mu, karena di antara kita berempat (Leo, Dito,kemal) kau yang lebih sering mengandalkan Dimas dalam hal apapun, termasuk di saat dulu kau sibuk mencari Putri, jadi anggap saja ini balasannya"
arka yang mendengarnya pun tak menjawab karena memang benar ia sangat merepotkan Dimas sejak dulu, mungkin ini juga balasan dari calon anak nya Dimas untuk Arka karena sudah membuat papa nya repot.
Arka masuk kedalam kamar dan dilihatnya tidak ada siapa siapa, namun ia mendengar suara gelak tawa di kamar mandi, ia pun segera masuk dan mata nya terkejut dikala melihat twins A dan twins b sedang di mandikan putri, rasa cemburu Arka pun bangkit apa lagi dikala melihat ketiga bocah laki laki tersebut begitu manja bersama putri.
ilustrasi Aarin
ilustrasi Aaron
ilustrasi Bryan
ilustrasi Brayen
"duh Aaron jangan menaruh busa di wajah ku, bisa bisa buta mata ku nanti"ketus Brayen karena Aaron sedari tadi menjahili nya dengan menaruh busa di wajah Brayen.
"Tan blayen na bial tambah tampan, jadi hallus Patek shabun yang banak"ucap Aaron tersenyum jahil.
"aalon Janan dahat dahat Shama blayen, kalena blayen sohiiibb na aalin"ucap Aarin cemberut.
"kenapa sih Aarin selalu belain Brayen padahal kan Aaron juga ada jahilin Bryan tapi nggak tuh di bela"ucap Bryan cemburu.
"hehe tenang blyan ada tentala aalon yang bakall belain blyan"
"sudah sudah sayang ayo mandi, setelah itu kita sarapan dan berangkat ke sekolah"ucap putri sambil menyanyi Aarin, karena ketiga bocah tersebut sudah bisa menyabuni diri sendiri.
"sayang"panggil Arka dingin karena sedari tadi ia berdiri di belakang mereka, namun tak ada yang menyadari nya.
"Daddy/paman/honey"gumam mereka terkejut.
"astaghfirullah paman, besok besok kalau masuk ketuk pintu nya, jangan asal masuk begitu, bikin orang jantungan aja"kesal Brayen mengelus dada nya.
"hey bocah apa urusan mu ini kamar nya paman, cepat mandi karena paman ada urusan dengan mama mu"kesal Arka menyilang kan tangan di dadanya.
sontak mendengar ucapan Arka membuat putri menelan ludahnya, ia begitu lupa kalau suaminya tingkat bucin akut, plus cemburu tingkat dewa, ia tahu pasti Arka sangat marah karena Putri menyentuh twins b dan Aaron, putri berpikir Arka akan pulang sore, jadi dia ingin sekali memandikan twins b dan twins A.
"iya iya, ini juga udah cepat"jawab Brayen kesal ia dengan segera menyabuni dirinya begitu juga dengan yang lain sedangkan putri langsung mengambil handuk untuk Aarin karena Aarin sudah selesai mandinya.
***
"honey sudah selesai kan,, tangan putri pegal pegal ini"tanya putri cemberut karena hukumannya adalah memandikan Arka dan setelah itu ia di suruh memijit Arka sambil mengucapkan suami ku tampan.
"belum, cepat lakukan hukuman mu sayang, karena kamu sudah membantah perintah ku"
"cup cup sayang maafkan aku, yasudah sini mana tangannya yang pegal biar aku pijit"ucap Arka lembut menyentuh tangan putri.
"tangan sama bahu putri sayang"ucap putri manja.
"ya sudah sini berbalik biar aku pijitin"ucap arka menyuruh putri duduk memunggungi nya.
padahal dia memijit ku tidak lebih dari 5 menit kenapa bisa pegal, apa ini ulah anak ku, CK awas kalian kalau sudah lahir bakal Daddy jewer telinga nya, karna gara gara kalian mommy suka sekali membantah ucapan Daddy batin Arka.
"enak sayang"ucap putri memejamkan matanya membuat Arka menyeringai.
"benarkah sayang, apa begini juga lebih enak"ucap arka menyentuh buah melon yang hampir seperti buah kelapa yang sudah hampir mempunya santan sebentar lagi.
"hemmm iya"jawab putri tersenyum manis menikmati sentuhan lembut Arka.
"mau yang lebih enak lagi"tanya Arka menyeringai senang karena sedari malam si Joni meronta-ronta keluar.
"mau"jawab putri malu malu membuat Arka terkekeh geli.
dengan lembut namun pasti Arka melakukan nya, ia benar benar membuat putri senang, beberapa kali putri ingin memimpin permainan namun arka tidak mengizinkan nya karena jika putri memimpin permainan menjadi semakin cepat, sehingga arka takut bila anak nya kenapa kenapa nantinya.
sedangkan di tempat Dimas sekarang dia hanya bisa menatap Alexa, tidur dengan baju seksi di atas ranjang yah pagi pagi sekali Dimas sudah di hubungin oleh Alexa agar menjemput nya, karena nenek galim berubah menjadi pribadi yang alim, ia harus menghadiri pengajian di masjid, makanya Alexa tidak punya teman ngobrol lagi.
sedangkan orang tua Dimas sedang ke Inggris untuk menemui orang tua Alexa karena bagaimanapun, orang tua mereka juga sahabatan.
Dimas tak dapat menahan gejolak dalam tubuhnya lagi, si Jeki kian meronta-ronta ia segera menghampiri Alexa yang tertidur dengan pasti tangannya bergerak menyentuh kelapa muda yang sebentar lagi matang itu.
"hehe sebentar lagi ini bakal ada airnya"gumam Dimas pelan menyentuh lembut kelapa milik Alexa membuat si empunya melenguh.
"euggghhh"
Alexa membuka matanya dan terkejut dikala melihat baju atasan nya sudah terbuka apalagi melihat Dimas yang sedang menyeduh buah kelapanya.
"dim"pekik Alexa terkejut
"sweeti bolehkah, 1 ronde pun boleh, 5 pun jadi asalkan kamu siap"punya Dimas dengan wajah memerah membuat Alexa kasihan.
"baiklah dim, 1 ronde tapi 5 jam yah"ucap Alexa tersenyum malu membuat si Jeki bersorak ria. karena 5 jam bisa lebih dari 1 ronde namun Dimas juga harus melakukan nya dengan ritme pelan agar si buah hati baik baik saja.
cup
"baik sayang, 1 ronde 5 jam"
**bersambung
hai kakak author balik lagi ini.
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah
bantu karya author biar dapat rangking karya baru.
banyakin coment nya yah terserah apa yang penting sehat 🙏🥰love you kakak❤️
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**