
arka masuk ke dalam ruangan VVIP tempat Balqis berada sekarang.. dilihatnya istri tercinta sedang terlelap dengan selang infus yang menancap di tangannya sungguh hati arka sangat sakit melihatnya apalagi dikala mengingat si Joni harus ikutan sakit karna berpuasa 3 bulan sungguh lengkap sudah penderitaan arka...
di belainya wajah pucat sang istri...di kecup nya bibir manis putri sehingga membuat si empunya melenguh karna merasakan benda kenyal itu di bibirnya...
"sayang...kamu sudah sadar"ucap arka senang melepaskan ciumannya..
"honey dimana ini"tanya putri lemah karna merasa asing dengan ruangan tersebut
"kita berada di rumah sakit sayang...maaf...maafkan aku karna aku kamu masuk rumah sakit sayang"ucap arka menunduk sedih...
"emang putri kenapa honey.."tanya putri bingung..
"kamu mengalami pendarahan sayang...tapi untung nya anak kita kuat jadi tidak terjadi apa apa padanya"ucap arka membelai wajah putri..
"anak"
"iya sayang...kamu hamil dan sebentar lagi pasukan bola kita bertambah"ucap arka girang dikala ia mengingat bahwa bibit nya bertambah...ia sudah sepakat mau punya anak 11 bersama putri...
"benarkah honey"tanya putri senang...
"iya sayang...apa kamu tidak percaya dengan kehebatan si Joni ku"tanya arka menaikkan alisnya
"CK...ya jelaslah putri percaya orang putri masuk rumah sakit juga karna si Joni mu itu"ucap putri cemberut dikala mengingat ia dikalahkan oleh si Joni..
"tapi kamu juga menikmatinya kan sayang"goda arka tak mau kalah...
"ishh honey mesum deh"ucap putri malu menutup mukanya...
"ayolah sayang jangan malu malu begitu...kamu itu sudah bukan perawan lagi jadi tidak usah bersikap malu malu lagi...yah walaupun rasa sangkar mu masih sama seperti perawan sih"ucap arka tersenyum senang karna melihat ekspresi putri yang merona malu... sungguh suami tak punya akhlak bisa bisa nya omongannya tak pernah di filter itulah yang putri pikirkan namun ia tak berani mengungkapkan karna takut durhaka..
"honey..."rengek putri menyuruh arka berhenti menggoda nya..
"jangan di tutup wajahnya sayang...aku mau lihat wajah merona istri ku ini"goda arka ingin menyentuh putri namun...
Duk Duk...
"Janan shentuh mommy na aalon"teriak Aaron menembak arka dengan pistol air nya yang selalu dibawa...
"haduh haduh sayang berhenti... Daddy kesakitan"ucap arka pura pura kesakitan
"tembak tellus Aalon bial Daddy lashain hukuman Dali kita kalna shudah belani buat mommy mashuk lumah shakit"ucap Aarin memanas manasi....mendengar ucapan aarin Aaron semakin semangat menembak Daddy nya...
"Du Du Du shoot shoot fire...lashakan tembakan maut na aalon"teriak Aaron menambah kecepatan menembaknya...arka melihat mama dan papa nya tersenyum senang melihat dirinya di amuk oleh twins A pun geram...karna ia yakin bahwa ini ulah orang tuanya yang sudah meracuni otak suci anaknya yang biasanya mereka selalu melindungi dirinya eh sekarang malah berubah menjadi seperti anak tuyul yang menghajar tuannya sendiri...
"sayang sudah berhenti...tidak boleh begitu sama Daddy kalian... berdosa tahu"tegas putri lemah lembut barulah Aaron berhenti..
"but Daddy shudah buat mommy cakit"ucap Aaron polos..
"no sayang...ini semua memang sudah kehendak Allah...tidak pantas seorang anak berbuat seperti Aaron dan Aarin tadi...kasian Daddy nya kan...ayo minta maaf sama Daddy kalau nggak Allah nya marah loh...nanti Daddy nya pergi lagi...hayoo mau"ancam putri lembut...arka yang mendengarnya pun tersenyum penuh arti sedangkan mama Lisa dan papa Jimmy yang mendengarnya menggaruk tekuk mereka...kalau saja putri tahu twins A bertingkah seperti karna racun yang di berikan oleh Lisa dan Jimmy pastinya mereka akan malu...
Aarin dan aaron ya g tadinya memasang wajah garang terhadap arka pun langsung mengganti dengan tampang polos layak nya anak anak...pipinya di buat gembul matanya di buat Poppy eyes sehingga siapapun yang melihatnya akan gemas namun berbeda dengan arka yang bergidik ngeri
huff aku kok rada rada merinding yah melihat ekspresi anak ku yang begitunya berubah seperti Joker...tidak tidak ini bahkan lebih mirip dengan chucky...aku harus lebih hati hati kedepannya batin arka..
(maafkan kami Daddy...kami janji tidak akan mengulangi nya lagi)
"iya sayang Daddy maafin tapi lain kali jangan bersikap seperti ini yah ..jangan biarkan ada jin yang berbentuk manusia menghasut kalian oke...kalau sampai ada yang begituan lagi langsung semprot pakai ayat kursi...kalau pakai ayat tidak mempan sekalian sama kursinya terus"ucap arka menyindir orang tuanya yang sedari tadi cuma berdiri di pojokan berpura pura tak bersalah...Lisa dan Jimmy yang mendengarnya membulat sempurna mata mereka sungguh mereka ingin mengutuk arka habis habisan namun mereka tak berani karna ada putri dan twins A...Lisa meremas tangannya Jimmy untuk melampiaskan kekesalannya pada arka sehingga membuat Jimmy menggigit bibir bawahnya agar tidak berteriak...
"glandpa tenapa...tok muta na cepelti Olang mau pup aja...melah melah gitu"tanya Aarin polos membuat Lisa langsung melepaskan cengkeramannya...
"tidak sayang... grandpa tidak apa apa kok"ucap Jimmy menahan sakit...
"oooo"
"sayang kalian tidak sekolah...ini sudah jam 10 pagi loh"tanya putri yang baru melihat jam..
"sorry mom...tadi na aalon Ndak mau cekolah kalna mau jadain mommy"ucap Aaron menunduk...
"aalin Juda myy"ucap Aaron pun ikut menunduk..
"huff ya sudah mommy maafkan...tapi lain kali tidak boleh bolos lagi oke"tegas putri lembut...
"shiap myy"ucap Aarin dan Aaron semangat
"honey kamu juga kenapa tidak ke kantor"tanya putri menatap arka
"gimana aku mau ke kantor sedangkan ibu dari anak anak ku sedang terbaring lemah di rumah sakit...suami macam apa aku"tegas arka membuat hati putri berbunga bunga mendengarnya namun putri tidak tahu apa di balik perkataan itu...
aku harus membuat putri melayang dulu supaya si Joni tidak jadi berpuasa selama 3 bulan...bisa bisa si Joni nanti tinggal tulang berbungkus kulit karna tidak makan makan batin arka licik
"cih bilang aja itu modus agar bisa mendapat jatah"gumam Jimmy pelan namun masih bisa di dengar oleh putri dan arka...
arka memelototi papa nya karna sudah membuka rencananya sedangkan putri menatap bingung ke arah arka...
"sebaiknya kalian berdua bicara dulu biar kami keluar sekalian mencari makanan"ucap Lisa yang mengerti membawa twins A keluar..
"honey apa maksudnya"tanya putri bingung
"itu honey...kata dokter si Joni ku harus berpuasa selama 3 bulan sampai kandungan kamu kuat dulu baru bisa masuk sangkar lagu"Jawab arka gugup..
"ohh baguslah honey...itu semua demi kebaikan anak kita jadi putri setuju dengan saran dokter"jawab putri santai membuat arka menangis dalam hati...
"honey..."rengek arka...
*bersambung*
**haha kasian nasib arka....
hayoo yang mau crazy up
mana suaranya...
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah...bunganya juga jangan lupa yah...
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**