
seorang pria yang bangun tengah malam, karena ia tak bisa tidur di sebabkan bayangan seorang gadis kecil dan manis, yang selalu hadir di pikiran nya, ia melirik jam menunjukkan pukul 1 dini hari, ia pun langsung bangkit keluar dari kamar nya, perlahan namun pasti, ia membuka pintu kamar sang anak yang di mana gadis tersebut ikut tidur di dalam nya.
"cantik"gumam kemal, yah ternyata pria itu adalah kemal, ia ingin sekali mencium kening Bilqis, namun ia tak berani karena takut dosa dan khilaf, hingga kemal hanya mencium kening anak anak nya saja.
cup
cup
"mimpi indah jagoan papa"bisik kemal pelan mencium kening twins b, ia pun bangkit ingin keluar.
"Bilqis tidak di cium"ucap Bilqis membuka matanya lebar, karena memang dia juga tak bisa tidur karena terus terbayang wajah tampan kemal di kepalanya.
"kamu belum tidur"ucap kemal terkejut, melihat Bilqis yang bangun dan bangkit dari tidurnya, duduk menatap kemal dengan bersandar di tepi ranjang.
"belum, Bilqis tidak bisa tidur"jawab Bilqis pelan, agar twins b tidak bangun.
"kenapa? apa tidur mu kurang nyaman karena mereka"tanya kemal tak enak hati, namun Bilqis menggeleng cepat kepalanya.
"bukan karena itu"
"terus karena apa"tanya kemal serius.
"karena om selalu hadir di kepalanya Bilqis, hingga Bilqis gak bisa tidur om, Bilqis rindu!! Bilqis pengen tidur sama om"ucap Bilqis lugas, ia menatap sayu ke arah kemal, membuat pria duda itu menelan ludahnya.
"ka...mu jangan ngomong yang bukan bukan, nanti kalau ada yang dengar gimana, bisa salah sangka mereka terhadap kita"ucap kemal gugup dengan wajah memerah, tak berani menatap Bilqis lagi.
"Bilqis serius om, Bilqis pengen tidur sama om"ucap Bilqis sekali lagi, menatap kemal dengan mata puppy eyes nya.
"Bilqis, kamu ini bukan muhrim nya saya, jadi kita tidak boleh tidur seranjang"ucap kemal menghela nafas berat nya, karena jujur di satu sisi kemal juga sangat ingin tidur dengan Bilqis, namun di sisi lain ia tak mungkin melakukan hal yang di larang oleh agama nya.
"kalau begitu jadikan Bilqis muhrim nya om"ucap Bilqis sungguh sungguh menatap serius ke arah kemal.
kemal terdiam disaat mendengar ucapan Bilqis, yang secara tak lain Bilqis mengungkapkan perasaannya pada kemal, dan kemal tahu itu sedari awal bahwa Bilqis menyukai nya, namun dia masih enggan untuk menerima Bilqis dalam kehidupan nya, entah lah ia hanya masih trauma akan masa lalu nya, ia masih takut bila suatu saat nanti ia kembali bangkrut, dan Bilqis juga pergi meninggalkan nya seperti Rosa, dan kemal tak akan sanggup lagi bila itu terulang kembali.
"Bilqis menikah itu bukanlah suatu hal yang gampang, menikah bukanlah suatu hal yang bisa di lakukan berkali kali dalam hidup, menikah itu butuh komitmen, harus ada perasaan yang namanya saling mencintai dan menyayangi, kamu itu masih muda, masa depan kamu masih begitu panjang, dan satu hal yang kamu pahami, kalau kamu itu masih gadis, tidak pantas dengan saya yang duda 2 anak, masih banyak mimpi mimpi yang harus kamu gapai" jelas kemal panjang lebar mencoba memberi pengertian pada Bilqis.
"lalu bagaimana jika mimpi Bilqis menikah dengan om, bagaimana kalau mimpi Bilqis hidup selamanya bersama om, bagaimana kalau mimpi Bilqis yang ingin menua bersama om, bagaimana? apa Bilqis juga harus mengejar mimpi Bilqis itu atau berhenti mencari mimpi yang lain"sarkas Bilqis pelan menatap serius ke arah kemal.
degggg deggg degggg
hati kemal begitu berbunga bunga mendengar ungkapan cinta dari Bilqis, jantung nya berdetak kencang, namun ada kebimbangan di dalam hati kemal, ia masih trauma akan masa lalu nya.
"kamu...
"euuggh"Brayen melenguh membuat Bilqis langsung mengelus kepala Brayen dengan lembut.
"sssttt tidurlah, ada mama disini sayang"ucap Bilqis pelan dan itu di perhatikan oleh kemal.
"pergilah om, karena Bilqis sudah tahu jawabannya"ucap Bilqis datar ikut tidur kembali, memeluk Brayen dan Bryan.
"baiklah, good night little girl"ucap kemal pelan, tersenyum lembut.
ia segera keluar dari kamar twins B menyisakan Bilqis yang mukanya memerah, menahan amarah.
Bilqis tahu, kalau oom masih trauma akan masa lalu, dan Bilqis akan berjuang untuk menghapus trauma itu, Bilqis akan buat oom mencintai Bilqis hingga setelah itu oom sendiri yang mengajak Bilqis menikah dan jikalau saat itu tiba, jangan harap keluar kamar selama seminggu, karena Bilqis akan menghukum om di atas ranjang batin Bilqis menyeringai.
ia begitu kesal karena kemal belum mau menerimanya, dan ia juga kesal karena tidak bisa tidur malam ini, ia berjanji bila nanti mereka menikah, maka Bilqis akan menghukum kemal dengan cara membuat kemal tidak bisa tidur selama seminggu di atas kasur.
hehe sistem reproduksi!! tak akan lama lagi Bilqis akan mencobanya batinnya lagi.
***
"ma kami masuk dulu yah, cup assalamualaikum"ucap Brayen tersenyum senang mencium pipi Bilqis.
cup
"terimakasih ma, karena udah bantu kami tadi"ucap Bryan tersenyum polos.
"oh tentu sayang, itu sudah kewajiban mama kan sebentar lagi mama juga bakal menikah dengan papa kalian, jadi otomatis setiap hari nya mama akan membantu kalian siap siap untuk ke sekolah"ucap Bilqis tersenyum manis, dan tak lupa ia memberikan wink kepada kemal yang berdiri di samping nya.
"ingat pa, jika papa masih berlama lama untuk menikahi mama, jangan salah kan Brayen kalau nanti bakal nikung papa, atau bisa jadi ada orang lain yang ikut menikung papa, karena papa tahu sendiri kan mama masih cantik dan muda, jadi papa harus gercep seperti Valentino Rossi"ucap Brayen serius dengan berdecak pinggang nya, membuat kemal tak habis pikir, bagaimana anak nya yang satu ini mempunyai pikiran seperti kakek kakek saja.
"boy kamu tahu darimana tentang tikung menikung itu hemm"tanya kemal mensejajarkan tingginya dengan Brayen.
"Brayen tahu dari grandpa, kata grandpa kita sebagai laki laki kalau mempunyai wanita yang kita cintai, harus cepat mengungkapkan perasaan kita kalau perlu ajak dia menikah, karena bisa jadi wanita tersebut besok nya menjadi istri orang pa"jawab Brayen jujur.
Bilqis yang mendengarnya pun hati nya berbunga bunga, karena kunci utama untuk mendapatkan hati kemal sudah dia dapatkan, tinggal bagaimana cara nya ia membuka hati kemal.
Ting Ting Ting
bunyi bel sekolah membuat twins B langsung berlari meninggalkan Bilqis dan kemal di depan pintu gerbang.
"ayo, saya antar kamu pulang"
"Bilqis bisa pulang sendiri om, naik taxi karena Bilqis juga ada keperluan lainnya"bohong Bilqis, karena dia sudah di jemput oleh om Yogi.
"baiklah, ini buat ongkos nya"ucap kemal memberikan uang ratusan sepuluh lembar untuk bilqis, membuat si empunya menaikkan alisnya.
"ongkos??"tanya Bilqis bingung.
"iya apa kurang, mau saya tambah"tanya kemal kembali membuat Bilqis menggaruk pipinya yang tak gatal.
uang segini mah, 1 persen dari uang jajan Bilqis perharinya batin Bilqis tersenyum kecut.
"cukup kok om, terimakasih"ucap Bilqis tersenyum polos, membuat kemal mengangguk kepalanya.
"baiklah, saya pergi dulu yah dan nanti sore kamu balik lagi ke perusahaan saya, oke"ucap kemal lembut, dan di angguki oleh Bilqis.
setelah kepergian kemal, om Yogi langsung datang menjemput Bilqis pulang, ia menatap uang yang di berikan oleh kemal dengan senyuman di wajah nya, setidak nya ia akan menyimpan uang ini sebagai bukti bahwa kemal menyayangi nya.
"apa nona sangat senang, karena di beri uang satu juta"tanya om datar.
"iya, Bilqis senang karena itu artinya oom tampan menyayangi Bilqis"ucap nya ceria, merebahkan kepalanya di pangkuan om Yogi.
bukan menyayangi nona, tapi kasihan karena nona mirip orang miskin batin om Yogi seraya mengelus kepala Bilqis dengan lembut.
**bersambung
hai hai kakak..
author balik lagi nih,
ohia terimakasih buat kakak kakak yang ikut curhat yah, karena dari itu author tahu bahwa masih ada orang orang hebat yang di uji dengan ujian yang berat 💪🥰
bantu author buat dapat rangking karya baru yah kakak dan juga bantu author buat dapat juara di ajang anak genius.
dengan cara like coment vote dan beri rating 5 yah...🥰🙏 love you kakak❤️ semangat buat pejuang rupiah 💪❤️
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**