Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Acara Ultah di mulai


Disebuah gedung besar sedang di selenggarakan sebuah pesta yang amat meriah, bagaikan pesta yang ada di dunia dongeng Cinderella yang dimana pangeran nya sedang menyelenggarakan pesta ulang tahun nya, begitu juga dengan dunia nyata, gedung yang biasanya di jadikan tempat konser para penyanyi terkenal Indonesia pun di sulap menjadi gedung yang indah, di penuhi oleh balon balon cantik yang menggantung di udara, tak lupa kue ulangtahun raksasa yang bertema Avengers.




Para orang tua yang hadir beserta anak anak nya pun di buat terkagum kagum melihat dekorasi nya, begitu juga anak anak yang menjadi teman di sekolah Brayen pun terkaget kaget melihatnya.


"Sayang apakah kamu berteman baik dengan teman mu yang sedang ulang tahun itu?"tanya wanita A pada anak nya.


"Enggak ma,"balas sang anak polos.


"Loh kenapa nak."


"Karena dia tidak ada mama, jadi kami menganggap nya anak malang,"jelas anak tersebut membuat mama nya kesal.


"Ingat yah sayang mau dia anak Malang atau anak Bandung, yang jelas kalau papa nya sekaya ini kamu harus bisa dekat dengan nya, agar kekayaannya juga kejipratan kita nya,"terang sang mama.


"Emang temenan sama orang kaya bisa membuat kita kaya ma, kan kata Bu guru kalau kita mau kaya maka harus bekerja,"balas sang anak bingung.


"Sayang kalau kita temenan sama orang kaya kita juga bakal kaya, begitu juga kalau kita temenan sama orang miskin kita juga bakal miskin,"terang sang mama.


"Baik ma."


Sedangkan di luar gedung, deretan mobil mewah berjejer rapi, turunlah para pemilik mobil mewah tersebut.


"Daddy... Aalin sheneng banet,"ucap Aarin ceria pada Arka.


"Senang karena apa sayang,"tanya Arka pada Aarin sambil menggendong baby Maheer.


"Aalin sheneng kalena nanti pasti banak makanan...ada coklat..ada es kelim walna walni..ada kue ulang tahun..pokok na Aalin sheneng banget dad..kalena nanti Aalin bisha makan banak banak..,"jelas Aarin dengan semangat berapi-api membuat mereka semua terkekeh, Jimmy yang gemas pun langsung menggendong Aarin namun si imut Aarin memberontak ingin turun.


"Cucu grandpa kenapa tidak mau di gendong?"tanya Jimmy bingung.


"Aalin shudah beshal glandpa, nanti di dalam bakal ada temen temen na Aalin...jadi Aalin malu kalena Aalin shudah jadi kakak..,"balas Aarin polos membuat mereka semua tertawa kecil.


"Ck, shudah beshal tapi malam na masih ngompol..,"suntuk Aaron membuat Aarin menatap tajam ke arah nya.


"Ini Aalin bongkall lahasia na Aalon yah..,"ancam Aarin membuat sang kakak seketika panik.


"No Aalin...iam sorry,"pekik Aaron langsung memeluk Aarin.



ilustrasi.


"Emang rahasia apa sayang?"tanya Putri penasaran membuat Aaron langsung mencium pipi Aarin karena panik.


"Aalin nanti Aalon kasih kue coklat buat Aalin...kue walna pink juga...Janan bilang bilang yah Shama mommy,"bisik Aaron membuat senyuman indah terukir di wajah cantik Aarin.


"Lahasia na Ndak boleh bilang bilang myy...kalena nanti kalo bilang bilang jadi na celita... bukan lahasia..,"balas Aarin tersenyum polos


"Yasudah ayoo kita masuk kedalam,"ajak Lisa sambil menggendong baby Mauza.


Pagi pagi buta Arka sudah menjemput Aarin dan Aaron pulang karena sesuai kesepakatan awal bahwa mereka akan datang bersama menggunakan baju couple berwarna biru laut, bahkan trio M juga memakai baju dengan warna senada.


"Hey Ar, tunggu kami,"teriak Leo yang datang bersama Ara dan kedua orang tuanya.


"Iya kami warna maroon, tim nya kapten Amerika,"balas Leo tersenyum senang mencium pipi Ara, karena tema yang di gunakan twins B adalah memakai baju yang berwarna dengan tokoh Marvel.


"Berarti kalian tim nya Elsa dong hahahhahah,"ejek James membuat Arka tersentak.


"Kurang asam kau, lama lama ku sumpel mulut mu pakai terong Belanda baru tahu rasa,"gertak Jimmy membuat James langsung terdiam.


" kalian ini sudah aki aki masih aja suka berdebat bila bertemu, dasar aki aki keladi makin tua makin jadi,"ketus Nana cemberut.


"Yasudah jangan berdebat lagi, mari kita masuk acaranya akan dimulai,"seru Lisa tersenyum manis.


"Tunggu, aku juga ikut,"teriak Dito berlari kecil ke arah mereka dengan menggendong kucing nya.



"Apa kau habis pulang melayat dari kuburan cina Dit?"ejek Leo membuat Dito memanyunkan bibirnya.



"Apa kau bodoh tidak tahu kalau aku tim nya Batman,"ketus Dito yang sudah tidak marah lagi pada Leo, apalagi setelah tahu kebenaran nya.


"Apa kau tidak membawa pasangan istri Dit..upss maaf paman lupa kalau kamu singgel,"ledek James membuat mereka semua tertawa, karena melihat wajah Dito yang merah padam.


"Apa papa tidak lihat kalau istri Dito adalah kucing yang dibawa nya itu,"balas Leo membuat Ara langsung mencubit perut Leo.


"Awww sayang."


"Kak Dito itu kakak nya Ara, maka otomatis dia juga kakak ipar nya kak Leo, jadi yang sopan dikit berbicara nya,"tegur Ara membuat Leo tersenyum kikuk.


"Hehe maaf kak ipar,"ucap Leo tersenyum kaku.


"Kalian ini laki laki tapi punya mulut seperti Mak Mak kompleks, dari tadi asik berbicara, ayo ladies kita masuk,"ajak Lisa yang kesabarannya sudah menipis.


"Hehe kami juga ikut masuk sayang,"ucap Jimmy tertawa cengengesan.


Akhirnya mereka pun masuk kedalam aula gedung, suasana yang tadinya rame langsung hening dikala semua pandangan tertuju ke arah pintu masuk yang menampakkan 3 pangeran tampan yang dulunya di idolakan oleh banyak kaum hawa, namun mereka hanya bisa gigit jari ketika melihat betapa manisnya para pria tampan tersebut tersenyum manis pada istri mereka masing masing, namun cuma tinggal satu pangeran yang tak memiliki pasangan yaitu Dito.


"Dimas dan Alexa apa tidak datang,"bisik Leo pada Arka.


"Mereka sudah datang duluan,"balas Arka pelan.


"Slurpp...kue na udah manggil manggil Aalin Daddy..,"ujar Aarin dengan air liur yang sudah keluar, melihat aneka kue berjejer rapi di atas meja.


"Kamu tunggu saat acara makan tiba yah sayang, jangan asal main hajar aja makanan nya, nanti saat MC nya sudah menyuruh makan baru Aarin sikat habis makanannya,"bisik Arka pada Aarin membuat anak gadis nya itu mengangguk dengan sungguh sungguh.


"Nanti Aalin langsung sikat dad...gak bakal Aalin kashih kendoll,"balas Aarin membuat Arka tertawa pelan.


**Bersambung.


Hai kakak author balik lagi nih...


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️**