Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
di panggil Kunti nama panjangnya kuntilanak (tins A dan twins b)


dan malam harinya pun tiba mereka semua sedang makan malam dengan damai di meja makan namun tetap mata mereka melayangkan tatapan permusuhan putri benar benar sangat senang karena twins b akan tinggal seminggu di Mension setelah selesai makan mereka pun melakukan sholat isya berjamaah dan kemudian tibalah di saat waktunya tidur...


twins A terkejut dikala melihat kamar mereka di ubah... bagaimana tidak seharusnya kasur cuma satu dan sekarang kasur nya dua..


"Daddy what's this'(Daddy apa ini)"tanya Aaron menatap wajah tampan arka yang sedang menahan tawa..


"kalian akan tidur sekamar"ucap arka tersenyum puas melihat wajah Aaron yang nampak menahan amarah


haha Anggap ini sebagai bayaran karena dulu kau pernah membuat si Joni salah urat nak batin arka tertawa puas..


"Daddy Ale you selios"tanya Aarin yang baru sadar sedangkan twins b dengan santai nya berjalan ke kasur yang seprei nya bertema thanos... seperti nya arka benar benar menganggap mereka Thanos buktinya seprei bahkan sarung bantal mereka bergambar Thanos


"am so serious girl... nikmatilah waktu malam kalian oke... Daddy mau masuk kamar dulu"ucap arka tersenyum senang kemudian menutup pintu kamar twins A..


"oh God...ini lebih bulluk dalipada shushumi"ucap Aarin menghentakkan kakinya di lantai..


"tsunami aalin"ralat aaron kemudian beranjak ke kasur nya di ikuti oleh aarin..


"hai Belanda...apa kau senang mendapat kan kami sebagai hadiah spesial mu"tanya Bryan yang hilang rasa malu nya namun tak di gubris oleh aarin ia segera menutup matanya memeluk Aaron


"hey Mamat tidullah Janan libut ladi talo Ndak datang ukhti tantik shatu ladi untuk menemani mu tidull"ucap Aaron menyeringai sambil menepuk pantai Aarin


"ukhti cantik...secantik apa dia" yang sedari tadi diam langsung berubah menjadi semangat di kala mendengar bahwa ada ukhti cantik satu lagi..


"shangat shantik"jawab Aaron tersenyum...Aarin yang mendengarnya pun langsung membuka matanya lebar ia segera berbalik menatap Brayen dan Bryan


"shanat tantik...Matana melah..Didi na pandang pandang..tati na Ndak shampai tanah..muka na pucat and pelut na bolong bolong"jelas aarin menyeringai...


Bryan yang otak nya lebih genius dari pada Brayen pun segera membayangkan ciri ciri nya dan tiba tiba matanya melotot..


''apa ketawa nya seperti ini... hihihi hihihi"tanya Bryan menirukan suara perempuan tertawa membuat Brayen merinding..


"betull..tetawa na beditu dan talo nanis na bedini..hik hik hik "ucap Aarin memperagakan orang nangis sampai sampai tubuh nya bergetar...Bryan yang mendengar nya pun langsung merinding.


dia langsung menepuk pundak Brayen yang masih duduk bingung menatap Aarin dan Bryan..


"tidur Bray..sebelum ukhti cantik nya datang"ajak Bryan yang dahinya sudah berkeringat..


"eh...kenapa"tanya Brayen bingung.


"tanyakan kepada mereka siapa nama ukhti cantik nya"ucap Bryan membuat Brayen langsung menoleh ke arah twins A yang sudah cekikikan..


"nama ukhti nya siapa"tanya Brayen..


"nama na tunti...talo nama panjang na tuntilanak... hihihi hihihi"ucap Aarin tertawa layaknya Suzana membuat brayen langsung terkejut dan takut..


"kau...


tuk..baru saja Brayen ingin marah terhenti karena tiba tiba botol bedak di meja rias jatuh membuat mereka berempat langsung membeku melihatnya mereka berempat langsung bertatapan...tiba tiba saja seseorang telah membuka pintu berlari keluar..


"lari...ukhti nya datang"teriak Bryan yang sudah keluar kamar..membuat mereka sadar dan ikut lari..


"Bray tungguin aku"teriak Brayen ingin berlari namun kaki nya tersandung hingga terjatuh membuatnya tertinggal...aarin yang sudah ikut berlari keluar bersama Aaron pun berhenti menoleh ke belakang menatap iba ke arah Brayen yang terjatuh...bagaikan film Titanic yang dimana si pria berani masuk kedalam kapal yang bocor demi menolong si wanita nya begitulah Aarin yang berlari menolong Brayen...bagaikan film yang rekamannya slowly..


"be..Landa...to..long.."ucap Brayen memanggil Aarin dan Aarin pun datang membantu Brayen bangun


"ayo lali shunda"ucap Aarin menggandeng tangan Brayen...mereka berlari cepat meninggalkan kamar...sesekali Brayen menatap Aarin yang menggandeng tangan nya


sedangkan di kamar arka sebelum kejadian kuntilanak itu..arka masuk ke kamar dengan perasaan senang karena baru saja membalaskan dendam nya kepada Aaron...ia segera naik ke atas ranjang dan membawa putri tidur di lengannya..


"honey"ucap putri membuka matanya lebar memeluk pinggang Arka..


"eh sayang kamu belum tidur"tanya arka terkejut dia mengira putri sudah tertidur..


"belum honey...putri sengaja menunggu kamu"ucap putri tersenyum manis namu membuat perasaan arka tiba tiba tidak enak..


"iya sayang sekarang tidur lah kembali"ucap arka cepat mendekap erat putri namun putri melepaskannya


"honey"panggil putri dengan nada sensual membuat si Joni geregetan apa lagi mendapatkan wink dari putri..


"iya sayang"jawab arka gugup..


"putri lagi ngidam"ucap putri manja membuat arka menelan ludah nya...oh no jangan lagi..


"ngidam apa sayang...apa mau ketoprak lagi"tawar arka


"bukan honey..putri tidak mau makanan..putri mau yang lain"ucap putri dengan mata berkaca-kaca membuat arka tak tega..


"jadi sayang sama dedek twins nya mau apa hemm"ucap arka yang pasrah asalkan putri dan anak anak nya puas...ia rela..


"janji mau dan nggak marah"ucap putri menatap serius wajah arka


"putri mau honey berdandan seperti Joker musuh nya Naruto"ucap putri tersenyum manis


"sayang musuh Naruto bukan Joker tapi isshiki kalo Joker itu musuh nya badman"ucap arka menepuk jidatnya..


"terserah putri kan mulut mulut putri"jawab putri galak..


"iya sayang maaf aku salah...sekarang apa yang harus aku lakukan hmm"ucap arka pasrah


"hehe ayo biar putri rias... setelah itu kita foto foto"balas putri tersenyum riang..


"tapi ini tidak gratis sayang"ucap arka menyeringai..


"baik honey..2 ronde"ucap putri tersenyum manis


"no sayang 5 ronde"nego arka..


"tapi si jinni sanggup nya 2 ronde honey"ucap putri cemberut


"kan bisa 1 ronde pakai tangan kanan 1 ronde pakai tangan kiri dan satu ronde nya lagi pakai mulut...jadi pas 5 ronde sayang"nego arka...oh putri kau tidak tahu siapa suami mu ini dia sangat pandai berbisnis dan bernegosiasi...jadi kau tidak bisa mengelak lagi..


"baiklah honey 5 ronde...ayo sini biar putri rias"ucap putri semangat membuat arka menyeringai..


hehe Joni kau makan enak malam ini batin arka


putri merias arka dengan serius tangan lentik nya benar benar hebat dapat merubah arka menjadi Joker



ilustrasi


"wah honey kamu lebih tampan jadi Joker..coba bercermin"ucap putri tersenyum polos...arka pun bercermin dan terkejut..


"astaghfirullah sayang...wajah tampan ku mana"ucap arka terkejut melihat wajah nya yang mengerikan..namun tak di gubris oleh putri


"ayo sayang kita Selfi''ajak putri dengan tampang tak berdosa..membuat arka menghela nafas berat..


untung cinta kalau tidak....batin arka pasrah


putri berfoto riang bersama Arka..ia benar benar senang membuat arka pun ikut bahagia karena melihat putri tertawa...


"sudah selesai fotonya sayang"tanya arka memeluk putri dari belakang mencium tekuk putri..


"sudah honey"jawab putri memejamkan matanya menikmati sentuhan arka..


"sekarang bayaran nya honey"ucap arka menyeringai langsung menggendong putri ke kasur...arka pun langsung mencium rakus putri dengan wajah Joker nya sedangkan tangannya bermain main dengan si jinni membuat putri mengerang...si Joni yang mendengarnya pun mengepakkan sayapnya ingin segera terbang mengarungi indahnya dunia si jinni namun...


tok tok tok


"Daddy huwaa...buta pintu na hiks hiks"teriak Aaron mengetok pintu nya..


"ukhti cantik huwaa buka pintunya"teriak Bryan..


"akhhhhh...sayang si Joni ku gimana"teriak arka frustasi mengerang kesal di atas kasur seperti anak kecil yang tidak di beri jajan sedangkan putri tersenyum senang..


kamu selamat jinni batin putri senang..


"honey buka pintu nya..coba lihat mereka kenapa menangis"ucap putri khawatir membuat arka pun sadar bahwa anak anak nya menangis.. segera dia membuka pintunya..dan...


"sayang kalian kenapa nangis"ucap arka lembut



Bryan dan Aaron yang di duluan sampai pun langsung terkejut melihat wajah arka yang mengerikan..


"huwaaa suaminya si Kunti datang...brukk"Bryan dan Aaron langsung pingsan..


Brayen yang baru sampai bersama Aarin pun langsung terkejut dan membeku melihat wajah arka..


"huwaaa shuami na si Kunti datang...ayo jablikk Ita lalli ke kamall glandma"teriak Aarin panik langsung berlari ke arah kamar Lisa dan Jimmy..


*bersambung*


**hehe yang sanggup nahan tawa nya hebat..😂😂🤣🤣 Jujur author ngakak nulis ini ngebayangin langsung twins A dan twins b ketakutan...


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..


bantu author dapat rangking karya baru yah kakak🙏🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**