Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
jangan pingsan Mal!!!



...DIBERITAHUKAN KEPADA SELURUH KAKAK KAKAK YANG MENJADI TIM NYA KEMAL DAN BILQIS DI HARAPKAN TURUT HADIR DALAM PERNIKAHAN KEDUANYA, DAN JANGAN LUPA UNTUK KADONYA YAH KAKAK🙏🥰❤️💃💐...


pagi harinya di sebuah gedung mewah, bertemakan biru muda, di hias layaknya negeri dongeng yang indah, berjejer rapi lampu kristal mewah seharga miliaran rupiah nampak mewah menggantung di atap gedung, begitu juga dengan panggung pernikahan yang di sulap bak dunia sihir itu mampu membuat semua mata kagum, karena untuk pertama kali di hidup semua pengunjung menyaksikan pernikahan termewah di hidup mereka, bahkan kemal mengundang para wartawan untuk meliput pernikahan mereka, agar dunia tahu bahwa gelar duda yang melekat pada dirinya segera lepas.





nampak seorang pria tampan dan gagah, berdiri dengan gugup menunggu pengantin wanita yang belum juga datang sedari tadi, hati nya berdegub kencang, seperti layaknya anak remaja yang jatuh cinta pada pandangan pertama, ia di temani oleh para sahabat nya yang tak kalah tampan dari nya.



visual kemal.


"apa sudah ada kabar"tanya kemal gugup pada Dimas.


"sudah, katanya mereka sedang dalam perjalanan kesini"jawab Dimas ikutan gugup karena melihat semua sahabat nya ikut gugup, bahkan kaki kemal gemetar saat berdiri.


"mal, tenang jangan gugup oke, tarik nafas, buang lagi, tarik nafas, tahan tahan tahan 5 menit mal"ucap Dito memberi sugesti pada kemal, sontak Arka, Leo dan Dimas mengikuti nya, hingga muka mereka semua memerah karena menahan nafas.


"iya bagus, seperti itu yah!! tahan sampai acara selesai"ucap Dito menahan tawa membuat mereka semua kembali bernafas.


plak


buk


plak


buk


"haduh sakit"ucap Dito karena tubuh nya habis di tendang oleh Arka dan yang lainnya.


"tahan, tahan sampai acara selesai!! bukan acara nya yang selesai tapi kami yang selesai hidup nya goblok"ketus Arka kesal pada Dito yang selalu jahil.


"aduh Ar aku benar benar gugup"ucap kemal terbata bata.


"tenang mal, aku tahu bagaimana perasaan kamu sekarang karena aku tahu juga begitu waktu nunggu putri masuk ke ballroom"ucap Arka menepuk pundak kemal.


"bukan gugup karena itu Ar"


"terus gugup karena apa??"tanya mereka serempak.


"aku gugup karena si Rambo dari tadi udah on, dia gak sabar nunggu malam nya"jawab kemal jujur membuat mereka semua menepuk jidatnya.


"astaghfirullah kemal, aku kira apa!!"ucap Arka menggeleng kepalanya cepat.


"kau harus bersabar mal, dan saran ku sebelum si Rambo berbuka puasa, kamu tanyakan tanggal berkibar nya bendera merah istri mu nanti, biar tidak putus asa seperti burung garuda ku yang sudah mau merdeka, eh malah terhalang karena bendera"saran Dimas membuat mereka semua tertawa pelan.


"Dimas benar, kau juga harus menyiapkan roti isi Belanda untuk berjaga jaga"timpal Leo membuat mereka semua tak mengerti.


"pembalut maksud ku"ucap Leo menghela nafas panjang, membuat mereka semua tertawa lepas.


"kau benar benar berpengalaman le"ejek Dito membuat Leo cemberut.


"awas kau yah, kalau sampai aku menikah duluan dari kamu, habis kau ku libas"geram Leo.


"hahaha, kau mau nikah sama siapa hah?? orang kau nya cassanova cap bandot mana ada pada pasangan nya"ejek Dito menyilang kan tangannya di dada.


"kita lihat aja nanti"ketus Leo


mereka mengobrol hingga waktu menunjukkan jam 10 pagi, Jimmy masuk kedalam kamar pengantin kemal, kalau biasanya kamar pengantin di isi oleh pengantin wanita nya maka kali ini berbeda, kamar pengantin itu di isi oleh para lelaki lambe turah.


"apa sudah ada kabar??"tanya Jimmy yang baru masuk.


kring kring kring.


"halo"ucap Dimas dingin.


"APA??"teriak Dimas kaget.


"baiklah, arahkan mereka ke pinggir pantai saja"ucap Dimas lalu mematikan telepon nya, ia menatap lekat wajah kemal, sehingga membuat kemal tak enak hati.


"kenapa dim, apa ada masalah"tanya kemal dengan wajah pucat, ia takut sesuatu yang buruk telah terjadi.


"kita keluar gedung, menuju pantai"ucap Dimas datar.


"kenapa harus keluar Dim"tanya kemal sekali lagi.


mereka berjalan cepat keluar gedung, Dimas kembali mengingat apa yang di dengarnya tadi.


"*halo"


"maaf pak, pengantin wanita nya hadir dengan menggunakan helikopter, bahkan di ikuti oleh 15 helikopter di belakang nya, sehingga kita tidak mempunya tempat parkir khusus untuk helikopter pak"


"APA"


"arahkan mereka ke pinggir pantai*"


Di sisi Bilqis, ia sedang berdebat dengan papi nya.


"papi kita kok pakai heli sih, bukan mobil aja"ucap Bilqis cemberut.


"kamu mau pakai heli atau pakai jet"ucap Chen malas berdebat dengan Bilqis.


"heli sih gak apa-apa Pi, tapi kan gak 16 heli seperti ini"kesal Bilqis.


"papa sengaja bawa 15 heli lagi karena di dalam nya papi bawa hadiah buat suami duda mu itu, karena dia sudah mau menerima kamu apa adanya"ucap Chen lembut.


mendengar kata hadiah, Bilqis sangat senang karena papi nya benar benar baik padanya bahkan Chen tak mempermasalahkan tentang status duda nya kemal, ia benar benar beruntung memiliki papi yang berpikiran luas seperti Chen.


"i love you Pi"ucap Bilqis memeluk hangat tubuh Chen.


"i love you more my little girl"ucap Chen mencium pucuk kepala Bilqis.


kehadiran mereka membuat heboh acar pernikahan kemal, para tamu semua ikut keluar untuk menyaksikan 15 helikopter berputar putar di atas gedung, karena parkir yang di sediakan cuma cukup satu helikopter, jadi Chen menyuruh bawahan nya untuk menghubungi pihak kemal agar menyiapkan parkir khusus untuk mereka.



"parkir nya dimana"tanya Chen pada om Yogi karena sedari tadi mereka cuma putar putar saja.


"di pinggir pantai tuan"ucap om Yogi datar kemudian dia berbicara lewat earpieche identik, di telinganya alat khusus yang hanya di miliki oleh agen atau bodyguard elit.


"pasukan Tiger, amankan keadaan"ucap om Yogi memberi perintah pada anak buah nya yang ada di bawah.


"siap sir"balas anak buah om Yogi.


mereka semua pun memarkirkan helikopter mereka di tepi pantai, dan agak jauh dengan dekorasi tepi pantai.para bodyguard dari tim kemal ataupun tim om Yogi berlari untuk menjemput mereka sekaligus melindungi mereka dari serangan para wartawan.




"sayap kiri, segera amankan para wartawan, agar tidak mengganggu keluarga dari calon pengantin wanita"titah bodyguard dari tim kemal.


"bukankah itu tuan Chen Zia Lubis, miliarder terkaya kedua di dunia"ucap salah satu wartawan menunjuk ke arah Chen.


"benar benar, itu dia tuan Chen yang di kabarkan bersembunyi dari dunia luar, dan apakah itu putri nya"balas wartawan B.


"itu, bukankah wanita itu memakai gaun pengantin, apakah dia calon istri nya tuan kemal Pahlevi Rahmat"ucap wartawan c terbata bata saking kagetnya.


mereka yang mendengar nya pun langsung berlari menuju Chen dan Bilqis untuk mewawancarai mereka.


sedangkan di sisi kemal, ia terkejut melihat apa yang terjadi di depan gedung nya, yang di mana di tepi pantai dekat gedung mereka nampak 16 helikopter berjejer rapi, dan samar samar ia melihat Bilqis bergandengan tangan dengan seorang pria paruh baya.


"dim apa ini"tanya nya terkejut hampir pingsan untung di tahan oleh Leo.


"mal jangan pingsan dulu, kau belum nikah"ucap Leo menggoyangkan tubuh kemal yang lemas.


**bersambung.


hihi ayo ayo, mana kado nya dulu,


setangkai bunga tidak masalah, kopi pun bisa, kursi pijat pun bagus, piala apa lagi, hayo kak kalau mau masuk ke acara pernikahan kemal dan Bilqis, mohon kado nya dulu🙏🥰❤️💐


bantu author untuk mendapatkan rangking di karya baru, dan juga menang di ajang anak genius dengan cara.


like


coment


vote


beri rating 5


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️🥰**