Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
waktu yang terlewati


Tak terasa waktu berjalan begitu cepat sekarang kehamilan putri menginjak 8 bulan dan Alexa menginjak 6 bulan, selama masa kehamilan Alexa maupun putri yang menjadi tokoh utama nya adalah Arka , bagaimana tidak terkadang Arka pagi pagi buta harus datang ke apartemen Dimas hanya untuk membuat roti panggang untuk Dimas, karena kalau tidak siap siap Dimas resign dari perusahaan nya, ancaman tersebut membuat Arka tak berkutik karena Dimas adalah sekretaris yang sangat cekatan, dan juga dapat di andalkan oleh Arka.


begitupun dengan putri yang selalu meminta Arka berias tengah malam, bahkan pernah sekali Arka di suruh tidur pakai lingerie oleh putri, dan Arka menolak keras namun mau bagaimana lagi, melihat mata putri yang berkaca-kaca seperti lampu taman, membuat hati Arka tak tega, mau tak mau ia harus memakainya.


sedangkan kemal ia harus bolak balik antara Indonesia dan Prancis karena ia sedang menjalin kerja sama dengan perusahaan Leo,


sedangkan twins B yang biasa nya selalu cemberut dan kesal bila di tinggal kemal namun sekarang, sudah sangat berbeda bahkan mereka secara terang terangan menyuruh kemal pergi.


"kalau papa mau pergi, pergi aja malah kami senang karena punya alasan untuk meminta tidur dengan mama"ujar Brayen membuat kemal cemberut, karena anak nya itu sanga mudah berpindah hati pada yang bening bening seperti Putri.


dan di sinilah sekarang putri sedang duduk santai bersama Arka di taman belakang sambil memantau two twins bermain.


"apakah perut mu masih terasa sakit sayang"tanya Arka khawatir karena perut putri lebih besar daripada wanita hamil biasanya, entah karena dedek bayi nya ada tiga.


"tidak honey, cuma Minggu kemarin saja terasa sakit tapi sekarang tidak sakit lagi"jawab putri lembut membelai pipi Arka yang sudah brewokan karena itu pinta putri, jadi arka sengaja tak membersihkan nya lagi.



ini visual Arka yah kakak,, karena author berpikir mungkin yang bule lebih mantap, tapi kakak bisa bayangin para aktor yang Kaka sukai juga, atau bisa juga bayangin tokoh Arka seperti suami kakak kakak🙈😂


"tapi kenapa perut mu nampak lebih besar sayang, padahal aku lihat di google ibu hamil kembar 3, tidak Segede ini"tanya Arka bingung sambil mengusap perut putri.


"mungkin anak anak kita sehat nantinya honey, maka nya perut putri gede"


"haha tentu dong dedek twins nya selalu sehat, kan setiap malam Daddy nya selalu beri nutrisi buat mereka"ucap Arka tersenyum mesum membuat putri terkekeh geli, karena mengingat tingkah Arka yang dulu nya dingin, kejam namun langsung berubah setelah mereka menikah, sekarang yang ada hanyalah Arka yang lembut, dan juga Arka si suami dan Daddy yang siap siaga untuk nya dan twins A.


"kamu ini dasar mesum"gemas putri mencubit hidung mancung Arka.


"hehe, tapi sayang kira kira apa yah jenis kelamin anak kita nanti nya"tanya Arka penasaran karena mereka memang tidak ingin mengetahui apa jenis kelamin anak anak nya, mau perempuan atau laki laki Arka akan sangat senang, begitu juga Jimmy dan Lisa mereka benar benar mertua idaman, karena tak sedikit pun mereka memaksa harus punya anak cewek atau cowok, bahkan hampir setahun putri di Mension ini tak sekalipun dia merasa tersisihkan, karena mereka benar benar memperlakukan putri sangat istimewa.


"kamu mau nya apa honey"


"aku terserah mau di beri Allah apa saja sayang, yang penting mereka nantinya jadi anak yang Sholeh dan Sholehah, dan juga mereka tidak mengganggu kita buat debay malam malam nantinya"ucap Arka membuat putri tertawa pelan, melihat kata kata bijak Arka yang ujung ujung nya selalu mesum.


"kamu ini yah otak nya selalu ke arah di jinni, entah apa yang ada di otak kecil mu ini"


"hehe kamu mau tau apa isi nya"


"mau"


"isinya di penuhi oleh nama kamu sayang, dan juga nama anak anak, bagaimana cara kedepannya aku bisa menjadi imam dan contoh yang baik untuk kalian semua"ucap arka tersenyum lembut membelai pipi putri yang nampak makin tembem karena hamil.


"manis deh bibir nya bikin gemes"ucap putri mengecup bibir seksi Arka.


begitulah kedua insan tersebut yang saling melengkapi, mereka benar benar cerminan suami yang tegas dan istri yang lembut, layak nya kata orang bijak bahwa laki laki itu di ciptakan dari tanah sedangkan wanita dari tulang rusuk laki laki, namun kaum laki laki tidak bisa berdiri tegap bila tidak ada wanita yang menjadi tulang rusuknya.


sedangkan para lelaki di ibaratkan bagai pemimpin yang akan selalu membimbing dan menjaga ketentraman rumah tangga nya, mereka akan menghancurkan segala sesuatu yang membuat istri dan anak nya merasa tersakiti, mereka adalah kaum yang rela berjuang demi istri dan anak nya hidup enak, tidak apa bila mereka lelah asalkan istri dan anak nya bahagia.


sedangkan di sisi Dimas ia sedang mengajak Alexa berjalan kaki mengelilingi Mension keluarga Lemos karena 4 bulan yang lalu Lisa menyuruh mereka untuk tinggal di sini, agar Lisa lebih bisa memantau kehamilan Alexa karena orang tua Alexa maupun Dimas tidak bisa pulang, karena perusahaan mereka sama sama sedang membuka cabang baru.


"apa kamu lelah sweetie"tanya Dimas berjalan merangkul pinggang Alexa.


"tidak suamiku, aku tidak lelah sama sekali entah kenapa aku merasa lebih kuat dari biasanya"jawab Alexa jujur karena entah kenapa ia merasa lebih kuat dari sebelum hamil, dan Alexa lebih menyukai hewan selama masa kehamilan nya.


"aku senang mendengar nya sweetie, tapi kamu juga harus berhati hati yah, dan kamu jangan terlalu sering memeluk si monyet hitam itu, aku takut kalau baby kita tidak nyaman nantinya"ucap Dimas pada Alexa mengingat monyet yang pernah di Beli oleh Dimas dari India khusus untuk Alexa, dan aneh nya monyet tersebut hanya mau di sentuh oleh Alexa, bahkan Arka pernah di cakar nya karena menyentuh ekor nya.


"dia itu punya nama, nama nya Moni"kesal Alexa karena Dimas selalu memanggil monyet kesayangan nya dengan monyet hitam.


"iya iya Moni maksud nya"


"Oia sweetie nanti kamu nya Caesar aja yah waktu melahirkan"lanjut Dimas menatap serius wajah cantik Alexa yang nampak mulai tembem.


"tidak mau, aku mau normal, karena aku mau merasakan bagaimana nikmatnya melahirkan"ucap Alexa tetap kekeuh pada keinginan nya, membuat Dimas khawatir karena entah mengapa perasaan nya tidak enak bila Alexa melahirkan normal, ada sebuah ketakutan yang besar menghampiri hatinya.


"tapi..


"suamiku percayalah pada yang Allah, bahwa aku akan baik baik saja"ucap Alexa lembut seakan tahu apa yang di takutkan oleh Dimas.


"baiklah sayang"


end 🤣


hehe bercanda..


**bersambung


kalau mau nanya kenapa cerita nya di cepatin


karena kedepannya author punya rencana tersendiri buat salah satu tokoh pria nantinya yah..


author mau nanya sama kakak kakak,,, kira kira cerita nya harus dibuat konflik berat gak yah biar menguras emosi sedikit,,,apa lagi sama si mantan istri kemal itu😌😒 bagaimana menurut kakak kakak,,di coment yah🙏


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah


bantu author buat dapat rangking karya baru yah kakak 🥰❤️ dan buat yang udah vote, like coment terimakasih banyak yah karena tanpa kalian author tidak punya semangat akan menulis, dan juga author kedepannya bakalan berusaha lebih keras untuk membuat kakak kakak puas dalam membaca.


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️**