Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
kado fantastis


"jangan pingsan dulu mal!!"ucap Leo menggoyangkan tubuh lemah kemal.


"air le, air"ucap kemal memegang jantung nya yang rasanya mau keluar dari tubuh nya, ia masih tak mengerti apa yang terjadi.


"ambilkan air dit"ucap Leo panik, membuat Dito langsung mengambil air mineral yang sudah di sediakan oleh pihak gedung.


"nih minum dulu"ucap Dito membantu kemal untuk minum.


"apa yang sebenarnya terjadi dim"tanya Arka ikut lemas karena ia melihat siapa yang di gandeng oleh Bilqis. namun Dimas tak menjawab ia hanya tersenyum kecut ke arah kemal.


kau benar benar hebat mal, sudah duda dapat daun muda ditambah kaya raya batin Dimas.


Bilqis berjalan anggun layak nya Cinderella di negeri dongeng, ia tersenyum manis ke arah kemal bersama Chen di samping nya.


hingga mereka tiba di depan kemal yang sudah berdiri tegap.


"hubbie"panggil Bilqis ingin memeluk kemal namun.


"eitttss main peluk aja, nikah dulu baru bisa"ketus Chen menjewer kuping Bilqis.


"lovely, ini siapa?? "tanya kemal menatap Chen dari atas sampai bawah.


"ini pa...



visual Chen.



visual Bilqis yang author ganti yah.


"kenalkan nama saya Chen Zia Lubis papi dari Bilqis Silvia Lubis, saya duda tua 1 anak + kaya raya sampai 7 keturunan tidak akan habis uang nya terkecuali suatu saat uang di ganti daun"ucap Chen mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan kemal.


kemal pun menyambut uluran tangan Chen dengan telapak tangan yang berubah menjadi dingin, wajah nya pucat pasi, keringat dingin membasahi dahinya, namun ia berusaha tetap tenang.


"kenalkan nama saya..


"nama kamu kemal Pahlevi Rahmat, milyarder muda terkaya kedua di Asia, duda tampan 2 anak, yang sebentar lagi akan menjadi suami anak saya sekaligus menantu saya, apakah benar?"potong Chen tersenyum smirk membuat kemal menelan ludahnya, kakinya terasa ingin luruh ke lantai karena mengetahui bahwa, gadis manis yang di anggap nya miskin ternyata anak dari rajanya Sultan.


"haduh mal, jangan pingsan lagi kalau tidak aku aja yang gantiin kamu mau"ketus Leo frustasi, padahal dia juga ikutan lemas mendengar nya.


"be..nar, apa Anda benar benar ayah dari calon istri saya"tanya kemal gugup, dengan tubuh yang masih di topang oleh Leo.


"huff, saya tahu kamu pasti tidak percaya, karena melihat anak ku yang satu ini sebelas dua belas seperti kerak telor, tapi mau gimana lagi inilah kenyataan nya yang harus kamu tahu"jelas Chen menghela nafas panjang dan menceritakan kenapa Bilqis suka memakai baju lusuh, karena Bilqis tidak suka berpenampilan cantik dan mewah alasannya takut di lirik preman pasar, sungguh alasan itu membuat kemal tidak tahu harus tertawa atau menangis.


"Pi udah dong kenalannya, ayo kita masuk biar acaranya cepat selesai"ucap Bilqis cemberut, karena dia sudah tak sabar untuk menghukum kemal, semalaman penuh ia belajar tentang sistem reproduksi.


pokok nya nanti malam Bilqis tidak bakal kasih kendor batin Bilqis licik


mereka semua pun langsung masuk ke dalam gedung kembali, kemal langsung duduk di kursi yang sudah di siapkan, bersama Bilqis di samping nya dan tak lupa Chen yang duduk disamping penghulu.


"sudah siap"tanya penghulu pada kemal.


"siap"bukan kemal yang menjawab tapi Bilqis, membuat para tamu yang mendengarnya menggeleng kepalanya.


"kemal benar benar beruntung, dia dapat durian runtuh di pagi bolong"bisik Leo pada Dito.


"kau benar, ini mah namanya buang batu kali tapi dapet batu permata"balas Dito membuat Dimas muak karena posisinya Dimas yang di tengah tengah mereka.


"kalian bisa diam tidak"sentak Dimas kesal.


"bisa"ucap keduanya cepat.


"ananda kemal Pahlevi Rahmat saya nikahkan engkau dengan Bilqis Silvia Lubis binti Chen Zia Lubis dengan mas kawin sebuah hotel mewah, 2 set perhiasan emas batu zamrud dan safir serta seperangkat alas sholat di bayar tunai"


"saya terima nikahnya Bilqis Silvia Lubis dengan mas kawin sebuah hotel mewah, 2 set perhiasan emas batu zamrud dan safir serta seperangkat alat sholat dibayar tunai"ucap kemal lantang dengan tangan yang berkeringat.


"sah!!!"teriak semua tamu.


"hidup kemal"teriak Leo berdiri menangis haru di ikuti oleh Arka dan yang lainnya.


"HIDUP" teriak semua tamu menggema membuat kemal menunduk malu karena tingkah laku para sahabatnya.


"si kemal akhirnya buka puasa"teriak Dito naik ke atas kursi seperti orang yang mau demo.


"BUKA PUASA"teriak seluruh tamu pria lagi membuat para wanita yang hadir disitu muka nya memerah padam, karena malu namun berbeda dengan Bilqis yang air liur nya hampir ngences melihat bibir kemal.


"silahkan istri mencium punggung tangan suami dan suami mencium kening istri"ucap penghulu membuat Bilqis langsung melaksanakannya.


namun saat kemal ingin mencium kening Bilqis, secepat kilat Bilqis mendongak sehingga yang di cium kemal adalah bibir nya.


cup


"cie cie sudah kebelet nih Yee"teriak Arka bersiul kembali membuat seluruh tamu pria ikut bersiul.


"nyicil Hubbie"bisik Bilqis membuat muka kemal memerah antara malu dan kesal, karena Bilqis sangat agresif.


mereka berdua berdiri di atas panggung mengalami para tamu yang hadir satu persatu, hingga beberapa jam terlewati.


"selamat my brother, akhirnya kamu nikah lagi, semoga kamu bahagia dan ohia aku tidak punya hadiah banyak, aku cuma bisa beri satu apartemen seharga 1 juta USD untuk kamu di Irlandia"ucap Leo pada kemal meletakkan kunci apartemen yang di bungkus rapi dalam kotak kecil di atas meja khusus kado di samping mereka.


"terimakasih le, aku berdoa semoga kamu juga bisa dapat jodoh yang baik nantinya, Sholeh luar dalam"ucap kemal memeluk hangat tubuh Leo.


"sialan, kau kira aku jeruk apa"kesal Leo membuat kemal terkekeh.


"Sholeha maksud nya"


"cepetan le, kami juga pengen meluk kemal"ketus Dito di belakang bersama Arka, Dimas dan yang lainnya.


"iya iya sabar"kesal Leo segera berjalan, berdiri disamping twins B.


"hai my best friend, selamat menempuh hidup baru, semoga pernikahan kalian bertahan sampai maut memisahkan, dan ini kado dari aku, tidak mahal mal, cuma 2 mobil Lamborghini couple untuk kalian"ucap Dito menaruh kunci mobil tersebut di atas meja.


"terimakasih Dit, karena kamu adalah sahabat ku yang selalu ada disaat aku sakit"ucap kemal memeluk Dito, kemudian giliran Dimas yang memberikan selamat.


"selamat sahabat ku, adik ku, kau pria yang hebat dan paling tangguh yang aku kenal, aku selalu berdoa agar kau selalu bahagia di manapun kau berada, dan ini aku ada 2 tiket honeymoon ke new Zealand, serta sebuah vila kecil di sana khusus aku siapkan untuk kalian berdua"ucap Dimas dengan mata yang berkaca-kaca, karena ia sangat menyayangi kemal, ia sudah menganggap kemal seperti adik nya, umur kemal 2 tahun lebih muda dari Dimas, namun karena kepintaran kemal ia bisa bersekolah 2 tingkat naik dari pada anak anak sebayanya.


"terimakasih kak"ucap kemal langsung memeluk erat tubuh Dimas, sehingga membuat Dimas menitikkan air matanya, setelah itu giliran Arka yang sedari tadi matanya sudah memanas ingin menangis.


"Mal aku.."ucap Arka dengan nafas tercekat karena tak sanggup melanjutkan kata-katanya, kemal langsung memeluk erat tubuh Arka, mereka berdua menangis layaknya anak kecil.


"hiks hiks, aku bahagia karena kamu bahagia Mal"ucap Arka di sela sela tangisnya, ia sangat tahu bagaimana kerasnya perjuangan hidup kemal yang penuh dengan garamnya kehidupan, di antara mereka berlima Arka lah yang paling peka orang nya, ia bisa dengan mudah tahu yang lainnya terluka atau bersedih hanya dengan melihat mata mereka, tidak ada satupun yang bisa berbohong kepada nya, Arka adalah sosok ayah bagi mereka semua, karena ia pelindung yang hebat bagi sahabat sahabat nya, sedangkan kemal ia bagaikan ibu untuk mereka, yang selalu merentangkan tangannya bila mereka sedang bersedih, sedangkan Dimas ia seperti sosok Abang atau kakak, yang akan marah bila ada orang yang menyakiti salah satu sahabat nya, jikalau Dito dan Leo mereka adalah Tom and Jerry dalam persahabatan mereka yang menjadi mood booster bila mereka sedang sedih.


"terimakasih, karena sudah mau menjadi sahabat ku, terimakasih karena selalu ada disaat aku butuh, terimakasih Ar"balas kemal melepaskan pelukannya ia mencium kening Arka.


"ini ada hadiah dari ku, ini aku pesan dari Arab Saudi, aku harap kau meminum nya nanti malam"ucap Arka menghapus air mata, memberikan botol kecil yang mirip botol obat kepada kemal, tanpa ragu kemal langsung menerima nya.


"pasti Ar, aku akan meminumnya"ucap kemal memasukkan botol tersebut kedalam kantong jas nya.


"KEMAL"teriak sebuah suara yang terdengar dari pintu masuk, membuat semua mata menoleh ke arahnya.


**bersambung.


hihi ayo ayo


kira kira siapa yah??


mau next?? vote + hadiah+coment


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah, bantu author buat menang di ajang anak genius dan juga dapat rangking karya baru.


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️**