Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
si kancil dan si rubah (Bilqis vs Rosa)


Di bandara Soekarno Hatta nampak seorang wanita cantik dan seksi berjalan angkuh, ia di ikuti oleh beberapa bawahannya di belakang, semua orang menatap kagum ke arah nya karena kecantikan yang di pancarkan oleh wanita tersebut bukan main.


"kau sudah mencari informasi di mana mereka tinggal Sekarang"tanya nya dengan nada angkuh, ia adalah Rosa rosanti.


"sudah nona, tuan kemal bersama kedua anak nya tinggal di kediaman keluarga Lemos"jelas Merry.


"keluarga Lemos"ucap Rosa terkejut menghentikan langkahnya.


"iya nona"


what bagaimana bisa kemal bisa berhubungan dengan keluarga Lemos batin Rosa terkejut.


ia tak banyak bicara lagi namun jelas nampak seringai kecil di wajahnya, entah apa artinya.


ia memasuki mobil mewah nya dan mencoba memejamkan matanya kembali.


Di sisi lain seorang gadis remaja sedang berlarian tak tahu arah, yang jelas dia harus menghindari kejaran para pria bertubuh kekar dan berpakaian hitam itu.


"nona berhenti, jangan lari lagi"teriak salah satu pria tersebut.


"tidak mau, nanti kalau Bilqis berhenti kalian akan membawa Bilqis pulang"jawabnya berlari melengos ke belakang, hingga tak menyadari sebuah mobil mewah dengan kecepatan tinggi menghampiri nya.


"NONA...".teriak 4 laki-laki berpakaian hitam tersebut.


ckitttt


brukk


"haduh, bokong semok nya Bilqis kepentok aspal"ucap nya yang terjungkal kebelakang karena berusaha menghindari mobil tersebut.


ia bangun mengusap bokong nya yang tipis itu tapi baginya itu sangat seksi, ia menatap tajam ke arah mobil hitam mewah tersebut.


tok tok tok


"woii turun sini, enak aja bawa mobil asal ngebut emang ini jalan nenek moyang kamu apa"teriak Bilqis marah mengetok kaca jendela mobil tersebut, membuat mau tak mau wanita angkuh si pemilik mobil tersebut turun, di ikuti 2 pengawal nya .


"hey, gembel ngapain kamu ketok ketok kaca jendela mobil saya hah"bentak wanita angkuh tersebut yang tak lain adalah Rosa, ia tak menyadari bahwa Memang dia yang salah karena menyuruh sopirnya untuk mengemudi dengan kecepatan tinggi.


"apa kamu bilang, Bilqis gembel"teriak Bilqis marah, berdecak pinggang tak lupa ia memelototi matanya berharap wanita yang di depannya takut, tapi ia salah karena yang ada tingkah nya itu membuat bawahan Rosa menahan senyum karena Bilqis terlihat sangat imut.


"iya kamu gembel, lihat aja pakaian mu ini sangat jorok, dan muka mu kucel begitu,"sarkas Rosa membuat Bilqis cemberut.


"iya Bilqis kucel dan pakaian Bilqis jorok, itu karena Bilqis kabur dari rumah dan tidak mandi hampir seminggu"jawabnya cemberut membuat para bawahan Rosa menggepalkan tangannya agar tak mencubit gemas pipi Bilqis.


"eh kenapa Bilqis jadi curhat yah"gumam nya menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"dasar gembel, mengganggu aja perjalanan orang"ketus Rosa mendorong tubuh kecil Bilqis ke belakang, namun disaat Bilqis hampir jatuh sebuah tangan kekar memeluk pinggangnya.


"om Yogi"gumamnya terkejut, karena pria yang membantu nya adalah tangan kanan dari ayah nya.


"Anda tidak apa apa nona"tanya Yogi khawatir.


"hiks bokong Bilqis sakit, hati Bilqis juga sakit karena Tante ini katain Bilqis gembel, padahal kan Bilqis bukan gembel walau cuma mirip aja karena Bilqis belum mandi om"ucap Bilqis berakting sedih, membuat om Yogi langsung menatap tajam ke arah Rosa.


"Anda berurusan dengan orang yang salah nona, jadi lebih baik anda meminta maaf sekarang kepada nona kami, karena kalau tidak siap siap mendapatkan hukuman kecil dari kami"tegas om Yogi dingin membuat Rosa dan para bawahannya bergidik ngeri, namun karena ego nya yang besar, Rosa tidak mau melakukannya.


"tidak mau"ucap Rosa tak terima.


"baiklah, berarti anda meminta hukumannya nona"ucap om Yogi tersenyum kecil.


"pasukan elang segera meluncur ke jalan xx, karena ada seekor gagak yang ingin menjadi phoniex di sini"ucap nya menghubungi seseorang.


Rosa dan bawahannya yang tak mengerti apa maksudnya itu pun hanya bisa diam, namun tak lama kemudian datang lah 8 mobil BMW hitam mewah berjejer rapi di belakang om Yogi dan Bilqis, untung saja jalanan di situ sepi, turunlah 32 orang pria berpakaian hitam tak lupa ada pistol di pinggangnya membuat Rosa serta bawahannya menelan ludah kasar.


"nona lebih baik anda segera meminta maaf, karena kalau tidak saya hari ini juga akan mengundurkan diri jadi pengawal anda, karena saya tak mau mati muda dan apalagi saya masih perjaka"bisik pengawal Rosa yang berumur 33 tahun.


"kau..


"maaf nona, kita kalah jumlah"potong pengawal satu lagi.


sial, siapa bocah gembel ini sebenarnya batin Rosa.


mau tak mau Rosa pun harus meminta maaf kepada Bilqis.


"baiklah, maaf"ucap Rosa acuh membuat om Yogi dan bawahannya geram.


"Anda..


"sudah om, biarkan Tante ini pergi, karena mungkin dia ngebut tadi karena kebelet pup, lihatlah wajahnya yang memerah karena pup nya mau keluar"potong Bilqis dengan polos, namun benar bahwa muka Rosa sangat merah sekarang, dan Bilqis berpikir bahwa Rosa sedang kebelet pup.


"kau...


"tidak usah malu Tante, karena Bilqis pun gitu kalau sudah kebelet pup muka nya pasti merah, sudah Tante lanjut aja perjalanan nya menuju SPBU dekat sini, tidak lama lagi kok 8 menit dari sini sudah sampai"lanjut Bilqis polos menunjuk tangan nya ke arah depan.


Rosa yang mendengar nya pun mukanya semakin memerah menahan malu dan marah, ia segera masuk ke mobil nya meninggal kan Bilqis dan yang lainnya di situ.


"nona ayo pulang"ucap om Yogi tersenyum penuh arti membuat bulu kuduk Bilqis berdiri.


"om bisa tidak Bilqis tidak pulang seminggu lagi, karena kemarin Bilqis jumpa sama calon imam yang Bilqis pernah ceritakan itu, jadi Bilqis mau mencarinya"bujuk Balqis menggoyangkan lengan om Yogi, tak lupa ia tersenyum semanis mungkin menunjukkan deretan giginya.


"tidak, nona harus pulang dan mandi, karena nona memang mirip seperti gembel"balas om Yogi dingin dan langsung membopong tubuh Bilqis di bahunya.


"akkkkk oom, turunin Bilqis, kalau tidak Bilqis kentut ini"ucap Bilqis memberontak.


mendengar ancaman Bilqis dengan segera om Yogi memakai masker nya kembali, karena ia tahu ancaman Balqis benar adanya.


trutttt trut brukkk prepp ( anggap aja itu bunyi nya yah🙈).


**** padahal masker yang ku beli berharga 35 juta tapi kentutnya bisa nembus seperti meriam,,, akkkkkk batin om Yogi mengerang kesal


mobil Bilqis berjalan dengan kecepatan sedang membelah kerumunan jalan, setelah 1 jam perjalanan masuk lah mereka ke dalam sebuah mension besar bahkan lebih besar dari keluarga Lemos.



Bilqis masuk dengan wajah di tekuk, bahkan tak jarang dia mengomel kesal, sehingga ia tak menyadari bahwa dirinya sudah sampai di ruang tamu.


"Bilqis"suara barinton dingin membuat Balqis melengos kesamping, dan matanya membulat sempurna melihat sosok di depannya.


"papi"gumamnya terkejut.


**bersambung


hai kakak author balik lagi nih.


kalau yang nanya tentang arka dan Dimas


beserta twins A, mereka juga bakal ada yah, karena mungkin author bakalan selang ceritanya biar kakak kakak tidak bosan, karena cerita utamanya sekarang beralih ke kemal yah🥰


ohia author mau minta tolong kepada kakak kakak yang membaca tolong tinggalkan like dan coment nya yah, karena author sudah daftarkan karya ini buat ikutin lomba anak genius, mohon bantuannya kakak🥰🤣😚🤗love you.


selamat menikmati, dan semoga hari kakak kakak berkah🥰🙏


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰


yang mau double up coment**!!!