
di sebuah restoran dekat dengan menara Eiffel nampak kedua insan yang sedang bersenda gurau mengenang masa lalu mereka yang indah..mereka banyak tertawa dan tak jarang si wanita nya menitikkan air matanya karena terharu akan penantian panjang nya membuah kan hasil...ia duduk bersandar di bahu sang pria dengan manja..
"terimakasih karena sudah mau menerima ku"ucap Alexa mendongakkan kepala menatap manik mata coklat Dimas lembut..
"aku yang seharusnya berterima kasih karena kamu sudah mau memaafkan ku dan kembali kepada aku pria brengsek ini"ucap Dimas lembut membelai pipi halus Alexa sehingga membuat si empunya merona malu..
"kok pipinya merah xa"tanya Dimas polos karena bagaimanapun Dimas masih kurang peka terhadap wanita...maklum saja karena ia baru pertama kali pacaran dengan Alana saat kuliah dulu dan putus disaat hubungan mereka berusia 6 bulan...
"gak apa apa kok"ucap Alexa pelan karena malu ia menyembunyikan wajah nya kedalam dada bidang Dimas..
"kamu sakit xa"tanya Dimas khawatir menangkupi pipi Alexa
"aku malu dim...karena kamu"kesal Alexa karena kepolosan Dimas sehingga mencebikkan bibir nya...
"malu kenapa xa...kan seharusnya aku yang malu karena sudah sal...eummmp"ucapan Dimas terpotong karena Alexa mencium lembut bibir nya yang nampak menggoda sehingga lama kelamaan ciuman tersebut makin panas..mereka tak memperdulikan orang orang di sekitar karena Prancis adalah negara bebas...namun Dimas yang menyadari bahwa ciuman Alexa berubah menjadi menuntut pun melepas paksa ciuman tersebut karena ia tak ingin merusak Alexa... bagaimanapun Alexa adalah wanita yang ia cintai...ia tak ingin merusaknya sebelum ia menikahi Alexa..
"kenapa"tanya Alexa bingung menatap Dimas..
"kita belum nikah xa..."ucap Dimas lembut membelai bibir Alexa yang basah karena terkena air liurnya..
mendengar ucapan Dimas sontak membuat Alexa memikirkan ide gilanya...ia menatap Dimas dengan seringai kecil di wajah nya..
"kalau begitu nikah kan aku sekarang dim"ucap Alexa enteng membuat Dimas terkejut....
"xa nikah bukanlah hal yang gampang...aku harus memintamu secara baik baik ke keluarga mu di Inggris dan juga aku harus meminta restu pada mama dan papa di indo...dan juga kita harus menyiapkan semua hal dari resepsi... fitting baju dan masih banyak hal xa..."terang Dimas lembut mengelus kepala Alexa..
"tidak dim aku mau nikah sama kamu hari ini...sekarang di Prancis...kalau masalah minta restu dari orang tua kita pasti mereka bakalan restuin dim...dan kalau tentang resepsi nya nanti bisa disaat kita pulang ke indo..toh kalau masalah pekerjaan arka sudah memberikan aku cuti selama 2 Minggu jadi tidak masalah kan"jelas Alexa tak sabar ingin secepatnya menikah dengan Dimas ..ia merasa takut bila Dimas tiba tiba berubah..
"tapi xa...
"atau jangan jangan kamu nggak cinta sama aku"tanya Alexa menatap Dimas dengan mata berkaca-kaca sehingga membuat Dimas menghela nafas berat..
"dengarkan aku xa...aku Dimas Anggara Winata mencintaimu Alexa Albert Wilson...cuma kamu wanita yang ada di hati ku sekarang maupun nanti... selamanya tidak akan tergantikan...jika memang itu kemauan aku siap untuk menikahi mu sekarang di hari ini di negara ini"tegas Dimas sehingga membuat Alexa menangis haru dan langsung mencium Dimas lembut...mereka berciuman menyalurkan perasaan cinta mereka tidak ada nafsu di ciuman kali ini disaksikan oleh mentari pagi
"i love you dewa es ku"ucap Alexa tersenyum manis melepaskan ciuman manis mereka..
"i love you too Dewi es ku"balas Dimas lembut mengecup kening Alexa...
kemudian Dimas menghubungi orang orang nya untuk mencarikan penghulu untuk mereka dan mencarikan beberapa saksi karena mereka akan menikah secara agama terlebih dahulu..tak lupa Dimas menghubungi Leo juga..
sedangkan di sebuah apartemen seorang pria sedang menikmati burungnya yang sedang di beri makan...ia memejamkan matanya di kala si Phoenix sedang di elus kepalanya hingga matanya terbuka karena suara ringtone hp nya...ia melihat siapa sang pelaku..
"shitt si dewa es ini...apalagi yang dia mau...apa belum puas dia membuat wajah tampan ku biru biru seperti ini..apa dia ingin membuat nya merah lagi"kesal Leo dikala melihat siapa yang menelepon nya
"halo"ucap Leo mendesah
"aku sedang memberi makan phoniex ku"desah Leo membuat Dimas terdiam mencerna ucapan Leo sehingga tak lama kemudian raut wajah Dimas berubah jadi kesal..
"shitt...kau sedang making love di pagi pagi sekali...dasar maniak kelamin"ucap Dimas menekankan kata-kata nya agar Alexa tak mendengar..
"cih kau belum pernah memberikan burung mu makan jadi tidak tahu bagaimana nikmat nya....ah yes babby...faster baby"racau Leo yang entah sedang apa..
"shit...aku tunggu kau di mesjid yl satu jam lagi kalau tidak ku cincang phoniex mu itu"tegas Dimas dingin tak terbantahkan kemudian langsung mematikan telepon nya sepihak
"akhhhhhhhh"teriak Leo kesal sekaligus mencapai klimaks nya kemudian ia langsung bangkit ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya agar bisa sampai ke mesjid yl tepat waktu..
"apa dia sudah taubat sehingga menyuruh ku ke mesjid...apa dia sudah seperti Arka...haha...apa aku juga bisa begitu"ucap Leo tertawa dalam guyuran shower..kemudian ia keluar dengan lilitan handuk di tubuhnya...ia menatap kasurnya yang sudah rapi karena setiap kali Leo making love dirinya pasti akan langsung menyuruh wanita nya pergi dan merapikan kasur nya...bagi Leo wanita tak lebih dari jajanan nya saja...karena masa lalu nya ia memilih jalan kelam ini..
ia memakai jas nya berwarna navy kemudian ia berjalan tegap keluar apartemen nya namun saat berjalan di loby ia tak sengaja menabrak seorang wanita cantik berhijab...
"sorry"ucap Leo tersenyum manis ala cassanova ingin membantu wanita tersebut berdiri..
"no problem uncle.."ucap wanita tersebut tersenyum ramah lalu pergi...
"uncle"gumam Leo tak percaya..
"me....uncle...
"apa aku tidak salah dengar...aku uncle...apa aku setua itu"gumam Leo meraba raba wajah nya..hingga telponnya berbunyi...siapa lagi yang menelpon nya kalau bukan Dimas...
"iya iya ...aku berangkat sekarang"kesal Leo kemudian mematikan telepon nya dan langsung masuk mobil..
ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi sehingga tepat satu jam dia sampai di mesjid yl...ia melihat masjid tersebut nampak indah...ada getaran dalam hatinya entah getaran apa itu...ia melangkah pelan memasuki arena mesjid itu...sudah bertahun tahun lamanya Leo tak ke mesjid sehingga membuat hati Leo bergetar tak karuan...ia masuk dan terkejut melihat apa yang di depannya...
"what....you want to get married"
*bersambung*...
**hai kakak...
hayoo yang suka pasangan freindzone ini...
mana kadonya...
yang mau cerita nya Leo coment..
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**