Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
kepompong (twins AB)


setelah kejadian tuyul itu Brayen langsung di tenangkan oleh Lisa karena Brayen benar benar menangis sesenggukan saat melihat wajah nya sendiri di cermin..Lisa langsung mencuci wajah Brayen hingga bersih dan Sekarang Jimmy dan Lisa sedang mengintrogasi ketiga bocah yang menjadi tersangka di depannya sedangkan Brayen dia masih memeluk Lisa karena ia masih syok akan wajah tampan nya yang tiba tiba berubah menjadi tuyul..


"siapa yang menjahili Brayen ayo jawab"tanya Jimmy tegas membuat si tersangka menunduk kan wajahnya..


"bukan Bryan grandpa karena Bryan dari tadi ketiduran dan juga Bryan tidak mungkin menjahili Abang Bryan sendiri"tegas Bryan lantang membuat Jimmy mengangguk kepalanya


"Aaron"panggil jimmy..


"butan aalon glandpa kalna aalon tadi ketidullan baleng blyan....jantung na aalon aja mahu lompat tadi kalena lihat wajah blayen yang milip teman na babi jebret"ucap Aaron cadel namun terpancar kejujuran di matanya membuat jimmy beralih menatap Aarin yang sedang menunduk


"Aarin"panggil jimmy membuat Aarin mendongak..


"emm solly glandpa..but itu butan na shalah aalin Juda"jawab aarin yang mengaku salah..


"lalu salah siapa juga"tanya jimmy mengernyitkan dahinya..


"itu shalah na tanan aalin glandpa...padahal tadi aalin shudah bilang hei Tanan belhenti Ndak boleh dahat dahat cama si jablikk nanti dosha loh...tapi Tanan na Ndak dengall dan Ndak mahu belhenti glandpa Tanan na shibuk tepuk tepuk wajah na si jablikk patek bedak"elak Aarin yang menyalahkan tangannya membuat Brayen geram... bagaimana bisa si Belanda itu sangat pandai menyalahkan tangannya sendiri..dimana mana orang akan menyalahkan orang lain namun Aarin berbeda..


"hei belanda yang dengar itu telinga bukan tangan dan tangan itu bisa bergerak karna kamu nya yang gerakin...dasar kecil kecil sudah jadi tukang kibul awas aja aku sumpahin kamu nya jadi Pinocchio biar hidung mu itu tambah panjang biar jadi seperti jalan tol Cikarang"ketus Brayen yang sudah tenang dalam pelukan Lisa..


"huwaa glandpa aalin na Ndak mahu jadi pinocino glandpa aalin na mahu jadi wortel woman ajha..Ndak mahu jadi pinocino"teriak Aarin yang menangis karena ia tak Meu jadi Pinocchio..ia sudah melihat bagaimana bentuk Pinocchio itu karena dulu putri pernah menunjukkan pada nya saat Aarin berbohong membuat Aarin takut melihat boneka kayu yang hidung nya panjang seperti jalan tol.


"Pinocchio Aalin butan pinocino"ralat Aaron namun tak di gubris oleh aarin yang menangis


Jimmy dan Lisa yang melihat nya pun menghela nafas panjang karena melihat tingkah cucu mereka yang satu ini benar benar menguras emosi karena sikap nya yang aneh lucu bin ajaib..


"iya iya sayang Aarin jadi wonder woman bukan Pinocchio tapi sekarang aarin harus minta maaf dulu sama Brayen karena udah jahil sama Brayen karena kalau aarin tidak minta maaf..hidung Aarin nanti panjang seperti Pinocchio"terang Jimmy lembut membuat Aarin berhenti menangis dan mata bulatnya sekarang menatap Brayen yang sedang duduk di pangkuan Lisa..


"jablikk"panggil Aarin imut menggoyang kan pantat nya ke kiri dan ke kanan seperti anak kucing yang meminta makan pada tuannya..


"hemm"Brayen hanya berdehem dan menatap datar wajah Aarin..


"kok hemm..Ndak di jawab aalin pandel.."kesal Aarin..


"ya jelas lah orang kamu nya panggil aku jabrik bukan Brayen"ketus Brayen kesal..Lisa pun menurunkan Brayen dari pangkuan nya tepat di depan Aariin


"Blayen"panggil Aarin imut


"iya"jawab Brayen datar


"maafin aalin yah kalena dah nakal cama blayen.."ucap Aarin menunduk


"janji kamu tidak bakal jahilin aku lagi"tanya Brayen menyeringai membuat Aarin mendongak kepalanya..


"janji blayen Ndak ejek aalin ladi dengan nama Belanda"tanya Aarin balik membuat Brayen kesal karena pertanyaannya Boomerang baginya sendiri..


"janji"ucap Brayen menghela nafasnya


"janji untuk jadi tepompong"ucap Aarin membuat mereka semua menaikkan alisnya


"kepompong...kenapa harus kepompong...aku ini manusia mana mungkin jadi kepompong"tanya Brayen tak mengerti..


"uhhh..shebel deh nomong Shama blayen... tepompong itu altinya sahabat Tan pelsahabatan bagaii tepompong"jelas Aaron kesal karena Brayen tak mengerti..mereka semua yang mendengar nya pun menepuk jidatnya


"janji"ucap Brayen tersenyum manis karena bagaimanapun ia sudah mulai suka berteman dengan twins A apa lagi Aarin yang sudah menyelamatkan nya saat si Kunti datang kemarin..


cup



ilustrasi


sedangkan Aaron dan Bryan pun langsung berpelukan karena akhirnya permusuhan mereka berakhir dan sekarang mereka resmi menjadi kepompong...ehh maksudnya sahabat..


Jimmy dan Lisa yang melihatnya pun tersenyum senang karena two twins sudah berbaikan


***


sedangkan di sebuah ruangan di perusahaan Lemos terdengar jeritan kenikmatan yang mampu menggoyahkan iman orang orang yang mendengar nya..suara decitan kasur tak henti hentinya berbunyi seolah olah menjelaskan kedua insan yang memandu kasih itu sangat menikmati nya.


"honey...sudah cukup"


"sebentar sayang setengah jam lagi"


"honey ini sudah 3 ronde bagi mu 5 ronde bagi putri sedangkan perjanjian nya kan satu ronde ahh"


"anggap aja ini hutang si Joker kemarin sayang plus bunga nya karena kamu tidak membantu ku saat aku di siksa aahhh oleh bibit ku sendiri"ucap arka dengan nafas tersengal-sengal..


ia benar benar melakukannya dengan semangat dan penuh cinta..putri yang tadi nya menolak pun ikut terbuai dalam permainan lembut Arka.. sungguh arka sangat pandai membuat di Jinni licin..namun karena kebiasaan arka yang ceroboh tidak mengunci pintu kamar tersebut membuat seseorang yang masuk mengumpat kesal mendengar suara jeritan syahdu tersebut..


"sial Arka"umpat pria itu yang tak lain adalah Dimas..ia segera keluar dari ruangan tersebut menuju ruangan istri tercinta nya..ia melihat Alexa yang sedang mengerjakan tugasnya..


"suamiku...sedang apa di sini"panggil Alexa terkejut melihat Dimas yang tiba tiba datang..


"sweetie aku ingin minta jatah...aku sudah tak tahan lagi"ucap Dimas dengan nafas berat


"tapi kan semalam sudah sampai subuh"ucap Alexa mengingat perkelahian mereka dia atas ranjang yang menghabiskan waktu ber jam jam namun Alexa tak dapat mempungkiri nya karena Dimas benar benar membuat Alexa terbang ke angkasa ia merasakan kenikmatan yang luar biasa walaupun tubuhnya lelah..


"tapi si Jeki lapar lagi sweetie...ia ingin makan nya di kantor"ucap Dimas membawa tangan Alexa menyentuh kepala si Jeki yang menegang membuat Alexa tersentak karena Dimas benar benar mesum..tidak ada lagi Dimas yang datar dan dingin yang ada dimasa yang manja dan juga mesum..


"baiklah suamiku"ucap Alexa tersenyum lembut..


"tunggu sweeti aku kunci pintu dulu supaya tidak ada lelaki lain yang mendengar suara indah mu itu"ucap Dimas mengunci pintu ruangan Alexa rapat agar tidak kejadian seperti Arka..


setelah itu terjadilah perkelahian antara Dimas dan Alexa yang dimana si Jeki mengharuskan masuk ke jalur busway lagi..


**bersambung


hai kakak author balik lagi nih..


jangan lupa kasih hadiah nya yah


setangkai bunga pun tak apa apa..


kopi apa lagi..koin pun jadi😂🙏


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah supaya author lebih semangat up nya dan buat kakak yang udah jadikan cerita ini favorit terimakasih banyak kak...jangan lupa like juga kak yah..


bantu author buat dapetin rangking karya baru yah..


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**