Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Leo dan kemal


Di Prancis seorang pria tampan dengan senyuman manis tak pernah pudar dari wajah nya ia berjalan penuh wibawa menuju apartemen sahabatnya...ia menekan pin nya setelah masuk...matanya terbelalak melihat 2 insan sedang berpacu menuju surga dunia..


"uhh babby this is so hot"ucap si wanita yang sedang bergoyang di atas tubuh sahabatnya itu..


"yeahhh girl c'mone faster...i want more"ucap pria itu meremas lampu sen wanita tersebut..


"astaghfirullah phoniex...ingat Tuhan phoniex...ingat Tuhan"teriak kemal marah namun matanya tak lepas dari buah melon wanita itu yang nampak menggantung


yah pria tersebut adalah kemal ia ingin memberi kejutan pada Leo dengan datang langsung ke apartemen nya namun dia nya yang mendapatkan kejutan di saat masuk apartemen Leo sudah mendapatkan tontonan gratis...


sontak teriakan kemal membuat kedua insan tersebut terkejut...wanita itu ingin segera bangun namun di tahan oleh Leo karena si phoniex hampir sampai puncak...


"...tutup mata kau peak.. tunggu sebentar si phoniex mau sampai puncak"desah Leo membantu wanita tersebut bergoyang..


kemal yang mendengar nya pun terkejut segera dia menutupi mata sucinya itu dan tangannya menutup kuping agar tak mendengar melodi iblis tersebut...


kau harus sabar Rambo kelak kau juga akan merasakannya lagi...tapi sekarang kau tutup mata dulu karena takutnya Malaikat maut lewat dan terkejut melihat mu yang sedang bangun batin kemal berusaha menenangkan si Rambo yang rasanya ingin memberontak lepas dari tubuh nya kemal..


Leo dan wanita tersebut terus memompa di depan kemal yang menutupi mata dan telinganya hingga akhirnya tubuh mereka berdua bergetar hebat..


"ahhhkkkk"teriak keduanya melenguh kenikmatan dunia... setelah itu Leo langsung bangun dan menyuruh wanita itu pergi...kemal yang masih betah menutup mata nya terkejut ketika merasakan sebuah colekan pada si Rambo...ia membuka matanya lebar


"aku suka pria pemalu"ucap wanita tersebut dengan nada sensual mencolek si Rambo yang menegang kemudian menjilat jari nya membuat kemal geram..


"bertaubatlah engkau pada sang maha kuasa sebelum neraka jahanam menghampiri mu"ketus kemal berusaha menahan amarahnya membuat wanita itu terkejut karena mendengar ucapan kemal..


"sedang apa lagi kau disini cepat keluar"teriak Leo yang baru keluar dari kamar mandi.. membuat wanita itu takut


"keluar lah sebelum kau di bentak lagi oleh si bandot itu"ujar kemal lembut karena merasa kasian... bagaimana pun wanita tetaplah makhluk lemah bagi kemal..


wanita itu tersenyum kecil namun tulus pada kemal ia segera keluar dari apartemen Leo..


dan sekarang tinggallah Leo dan kemal saja...


"dasar cassanova cap bandot...kau tidak pernah berubah selalu saja bermain wanita setelah itu kau mencampakkan mereka begitu saja tanpa belas kasih..."ketus kemal geram melihat tingkah Leo karena tak menghargai wanita..


"lalu apa aku harus seperti mu yang di campakkan oleh Rosa"sarkas Leo karena dia sudah tahu kehidupan kemal dari Arka..


"huff...dengar le tidak semua wanita itu jahat...dan juga aku berkata begitu karena merasa kasihan dengan para wanita bayaran mu itu...kau membuat mereka seolah olah mereka itu hanya makhluk hina yang di ciptakan hanya untuk menjadi pemuas ***** saja...tapi pernahkah kau bertanya kenapa mereka sampai menjual diri mereka...bisa saja mereka melakukan itu akibat keadaan mereka...bukan hanya karena sekedar pergaulan bebas yang seperti kau bayangkan"nasihat kemal pada Leo yang duduk berhadapan dengannya sekarang..


"cih aku tidak peduli semua wanita itu sama saja bagi ku.. seperti belut namun licin"ketus Leo tak peduli


"termasuk ibu mu"tanya kemal membuat Leo tersentak..ia menatap tajam ke arah kemal..


"jangan bawa ibuku dalam masalah ini"sarkas Leo dingin..


"tentu aku harus membawa ibu mu karena ibu mu juga wanita... c'mone le buang pikiran dangkal mu itu... lihatlah ibu mu yang sangat menyayangi mu...dia wanita men...kalau kau menyakiti wanita lain berarti sama saja kau menyakiti ibu mu.."nasihat kemal membuat Leo terdiam..


"aahh sudahlah tugas ku sebagai teman hanya mengingatkan mu saja...supaya kelak kalau kau mati tidak menyeret ku dalam dosa mu"ketus kemal kesal..


"hahaha iya kau benar tapi setidaknya orang yang sholat itu punya peluang masuk surga...dan seperti pernyataan mu itu orang shalat saja tidak terjamin masuk surga lalu bagaimana lagi dengan orang yang tidak sholat.."ucap kemal tertawa pelan


skakmat Leo kembali bungkam mendengar ucapan kemal...


"sudah...jangan bahas lagi itu...aku kesini cuma mau memberikan kejutan pada mu dengan datang ke apartemen mu langsung namun sial nya aku yang mendapatkan kejutan akibat adegan live mu itu"ucap kemal kesal membuat Leo terkekeh...mungkin bila orang yang melihat Leo dan kemal mereka tidak ada bedanya karena terpancar aura cassanova dari keduanya namun salah...kemal hanya lebih suka merayu pakai kata kata sedangkan Leo merayu wanita menggunakan sentuhan lembut nya...


"hahahaha sorry sorry...jadi apa kabar kau..dan dengar dengar aku sudah punya ponakan kembar dari mu"tanya Leo penasaran


"hemm iya...anak ku kembar sama dengan anak nya Arka..dan kau tahu bahwa anak anak kami ternyata adalah musuh bebuyutan di sekolah"terang kemal terkekeh ketika membayangkan wajah twins A&B yang nampak cemberut bila bertemu.


"waaww benarkah lalu mereka dimana sekarang"tanya Leo semangat karena walaupun Leo adalah maniak kelamin dia tetap menyayangi anak anak...bahkan saat Leo ke Afrika Utara memberikan bantuan untuk anak anak kelaparan disana ia tak jijik membersihkan ingus anak anak Disana yang sedang terkena flu..


"mereka di Mension nya Arka...kami berniat menyatukan anak anak kami agar menjadi sahabat seperti kita"ucap kemal tersenyum senang..


"haha aku tidak sabar bertemu mereka... apalagi anak anak nya Arka yang sangat menggemaskan itu...tapi kau tahu mal kalau anak arka yang perempuan itu adalah pemburu burung"ucap Leo yang wajah nya berubah serius..


"iya aku tau karena anak ku salah satu korbannya"ketus kemal kesal dikala mengingat burung Brayen yang salah urat harus di urut...


flashback


"hey boy kamu harus tahan biar urat burung mu balik lagi ke posisinya"ucap kemal ngilu melihat burung Pipit tersebut di urut karena leher nya sudah bengkak..


"akhhhhh...tahan tahan papa yang tahan...ini sakit sekali pa hiks...Brayen gak mau tahu pokoknya papa harus beri pelajaran pada si Belanda itu akkkkkk jangan kencang kencang urut nya paman botak"teriak Brayen meringis kesakitan dikala burung nya di urut ..


"sabar nak...ini juga sudah lembut kok"ucap paman yang menjadi tukang urut tersebut..


"sabar sabar...selalu sabar...coba sini burung paman biar Brayen urut baru tahu rasa apa itu sabar"ketus Brayen membuat kemal dan Bryan menahan tawa nya


flashback off


"hahaha...bisa jadi mereka berdua jodoh mal"ucap Leo tertawa lepas.. membuat kemal tersenyum mendengar nya


iya aku harap mereka berjodoh biar si Brayen anak ku yang punya aura cassanova seperti mu bisa di babat habis oleh nya batin kemal senang


**bersambung


hai kakak author balik lagi ni..


hayoo yang mau cerita nya Leo dan kemal di lanjut bisa di coment yah...


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah...


bantu karya author buat dapat rangking karya baru yah kakak🙏🙏🙏


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**