
satu hari berlalu setelah kejadian si Kunti dan selama satu hari juga si Joni belum makan hingga membuat arka frustasi seperti orang sakau dalam ruangan CEO nya ...
"bagaimana caranya aku bisa memberi mu makan Joni sedangkan istri ku sedang sangat sibuk mengurus 4 tuyul itu"gumam arka yang matanya selalu menatap ke arah si Joni yang nampak loyo..
tok tok tok
"masuk"titah arka yang berubah langsung dingin dan duduk tegap di kursi nya..
cklek
"selamat siang pak "ucap seorang wanita seksi yang bernama Rasti Bekerja di bagian divisi keuangan ia berjalan dengan gaya menggoda ke meja Arka..
"hemm"arka cuma berdehem dan masih betah menatap dokumennya membuat Rasti kesal..
ihhh pak arka kenapa cuek banget sih...apa dia tidak tergiur dengan tubuh indah ku ini yah.. padahal semua klien pak arka selalu minta colek kalau jumpa sama aku batin Rasti kesal..
"ini dokumen yang harus bapak tanda tangani pak"ucap Rasti dengan gaya menggoda namun tetap saja arka tidak menatap nya.
"taruh saja di sini setelah itu keluar dari ruangan saya"titah arka dingin.. menatap tajam kearah melon nya Rasti yang nampak menyembul keluar membuat Rasti senang ia meletakkan dokumen tersebut di meja Arka dengan membungkuk agar arka bisa melihat dengan jelas namun..
"apa gaji mu 12 juta tidak cukup mampu untuk membeli pakaian yang lebih tertutup...apa kau tidak malu orang orang melihat jeruk mu itu"ketus arka dingin dia sama sekali tak tergoda dengan wanita lain karena dihati nya dan juga di sayap si Joni sudah terukIr idah nama putri dan si jinni..
"jeruk pak"tanya Rasti terkejut
"iya"jawab arka singkat dengan tampang tak berdosa...oh arka kau seperti nya buta karena menyebut nya jeruk sedangkan bentuk nya lebih besar dari kelapa..
"bapak menyebut nya jeruk..."tanya Rasti sekali lagi memegang dada nya membuat arka semakin kesal..
"iya roti...itu jeruk"kesal arka memanggil Rasti dengan sebutan roti..
"ini bukan jeruk pak...ini itu squishi nya Rasti bukan roti..kalau bapak tidak percaya bisa di pegang kok"tantang Rasti langsung duduk di pangkuan arka dan meletakkan tangan nya di dada nya...sontak perbuatan ekstrim itu membuat arka terkejut..
cklek..
"honey"panggil putri terkejut menjatuhkan bekalnya...padahal ia datang kesini ingin memberi kejutan pada arka atas perintah mama Lisa
flashback
"sayang putri...kamu sedang apa nak"tanya Lisa pada putri yang sedang sibuk di dapur dengan perut buncit nya
"putri lagi masak mie goreng kepiting ma... karena tiba tiba putri mau aja"ucap putri tersenyum lembut
"wah benarkah sayang ..kalau saja arka di rumah pasti dia bakal senang karena sudah lama dia tidak makan mie goreng kepiting"jelas Lisa
"benarkah ma...apa mas arka sangat suka dengan mie goreng kepiting"tanya putri senang
"iya sayang ...arka sangat suka..bagaimana kalau kamu bawa ini sebagai bekal arka sebagai kejutan pasti dia akan senang"ujar Lisa membuat putri mengangguk kepala nya cepat..
"baik mah...putri mau karna putri juga mau minta maaf sama mas arka karena malam kemarin tidak putri beri jatah"ucap putri tersenyum mesum dan blak blakan membuat Lisa melongo karena biasanya putri bakal malu mendengar hal yang begituan tapi sekarang...apa Lisa tidak salah dengar dan lihat...putri tersenyum mesum sama seperti senyuman arka dan jimmy saat meminta jatah
"sayang kamu sakit"tanya Lisa tanpa sadar memegang kening putri
"enggak kok ma..putri sehat sehat aja...dan sekarang putri bakal lanjutin masak karena dedek twins rindu sama atau nya"terang putri semangat melanjutkan memasak..
oh tuhan... bagaimana bisa menantu ku yang polos dan lugu ini bisa berubah menjadi mesum dan tak tahu malu seperti suaminya batin Lisa menatap nanar ke arah putri
sabar jinni sebentar lagi si Joni bakal masuk kok..batin putri senang sambil memasak
flashback off
arka langsung menatap ke arah putri yang berdiri di depan pintu...ia langsung berdiri hingga membuat Rasti jatuh..
brukk
"diam.."bentak arka menggema kemudian ia berjalan ke arah putri yang sedang berdiri dengan mata berkaca-kaca
"sayang...aku bisa jelasin ini semua oke...kamu jangan marah dulu"ucap arka terbata bata karena takut putri bakal marah dan pergi meninggalkan nya lagi..
"apa yang harus aku dengar lagi honey...semua nya sudah jelas di depan mata ku...dengan seenaknya kamu nyentuh wanita lain...padahal baru kemarin malam kamu tidak dapat jatah tapi si Joni mu itu tidak bisa diam...apa perlu aku Potong saja dia seperti sosis lalu aku bagi kan pada janda di luar sana hah"teriak putri marah menatap tajam ke arah arka
glekkk arka menelan ludahnya dikala mendengar ancaman dari putri..
"tidak sayang...jangan di potong di elus aja sayang biar enak"jawab arka cepat menggeleng kepalanya sungguh ancaman putri membuat si Joni di dalam sana menciut..
"iya aku elus...habis itu aku rontok kan semua rambut nya biar dia botak seperti ayam yang siap di kukus"ucap putri berdecak pinggang dengan air mata yang mengalir di pipinya..
"sayang si Joni tidak punya rambut karena aku setiap Jumat membawanya ke salon untuk bercukur"jawab arka polos hingga membuat putri tersenyum samar sedangkan Rasti hanya melongo melihat perdebatan tak ber faedah di depannya sekarang...ia tak menyangka bahwa suami istri di depan nya ini adalah pasangan mesum..
"berani kamu menjawab pertanyaan ku honey..."bentak putri membuat arka menunduk takut..
"maaf sayang..."lirih arka menunduk sedih
"sudah lah honey aku kesini padahal mau memberikan kamu kejutan tapi sepertinya aku datang di waktu yang salah...lanjutkan saja apa yang kalian lakukan tadi"ucap putri menangis kemudian berbalik namun senyuman kecil hadir di wajah nya..
brukk arka memeluk erat putri dari belakang..putri merasakan bahunya basah
"maafkan aku sayang...tapi aku mohon kamu percaya sama aku tidak akan ada wanita lain selain kamu di hati ku sayang...aku mencintaimu sayang lebih dari ku sendiri..aku mohon jangan pergi lagi... jujur sayang sedikit pun aku tidak pernah melirik wanita lain selama kita menikah sayang...tidak pernah tersirat dalam otak ku untuk lari ke pelukan wanita lain sayang ..cuma kamu yang ada di hati ku sayang dan yang terpenting si Joni cuma bangun di saat tangan mu mengelus nya sayang..."tangis arka pecah dalam pelukan putri...biarlah dia menjadi lelaki cengeng hanya untuk putri...baginya putri bagaikan mutiara yang indah dan hanya satu di bumi...
Rasti yang mendengar nya pun menunduk malu karena ia tak menyangka bahwa arka sangat mencintai istrinya..karena ia berpikir bahwa arka menikah karena di jodohkan jadi dia berniat untuk menggodanya..
putri yang terharu mendengar pertanyaan arka pun menjadi kesal karena mendengar ujung kalimat Arka... sebenarnya putri sudah mendengar semuanya dari luar pintu tadi bahkan ia mengintip melihat apa yang Rasti lakukan...dan hatinya begitu senang dikala melihat arka yang menolak Rasti...ia sengaja berakting seperti ini hanya untuk membuktikan pada Rasti bahwa cinta arka pada nya tulus dan tidak bisa di ganggu gugat oleh siapapun..
"tapi tadi kamu nyentuh melon nya honey"ucap putri pura pura menangis..
"tidak sayang itu bukan melon tapi jeruk dan jeruknya asam kali...aku tidak suka karena aku lebih suka ini"ucap arka meremas buah melon putri..
"honey"desah putri disaat tangan arka menyentuh melonnya..namun ia berubah menjadi kesal karena arka melepaskan nya lagi..
"roti kamu keluar sekarang karena saya mau enak enak dengan istri saya"titah arka dingin dan blak blakan membuat wajah Rasti memerah karena malu..
"baik pak...saya minta maaf atas sikap saya yang lancang tadi"ucap Rasti menunduk takut kemudian keluar dari ruangan arka..dan tinggallah arka yang tersenyum mesum ke arah putri
"sayang bolehkah...1 ronde pun tidak apa apa"pinta arka penuh harap...
*bersambung
**hai kakak ..
yang nunggu cerita nya twins . .
di bab selanjutnya yah..
dan kira kira mereka bakal akur gak ya
ke depannya
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️🙏**