
"Honey,"panggil seorang wanita cantik dan seksi.
"Kau.."ujar Leo terkejut melihat wanita yang di depannya.
Hup
wanita tersebut langsung memeluk erat tubuh kekar Leo, hatinya begitu senang berjumpa dengan pria yang di cari cari nya selama ini.
Leo yang sadar dari kekagetan nya pun langsung mendorong paksa tubuh wanita tersebut, ia langsung menatap tajam ke arah wanita yang sudah berani memeluk dirinya tanpa izin.
"Lancang, apa yang kau lakukan Celine,"sentak Leo marah namun tak membuat Celine takut.
"Aku memeluk mu honey,"jawabnya santai.
"Jangan memanggilku dengan sebutan honey Celine, apa kau lupa perjanjian yang aku buat,"tegas Leo menatap tajam ke arah wanita yang pernah menjadi teman ranjang nya selama satu tahun setengah di Prancis.
Celine mencebikkan bibir nya kesal mendengar ucapan Leo yang mengingatkan perjanjian yang sudah di tangani nya dulu, yaitu perjanjian yang mereka sepakati adalah tidak boleh memanggil panggilan sayang di luar aktivitas ranjang, dan juga dilarang keras memeluk Leo ataupun menyapanya bila bertemu, dan Leo juga menegaskan bahwa bila Celine berani melakukan hal yang di luar perjanjian tersebut maka Leo berhak menuntut Celine.
Leo bukanlah pria yang ceroboh meskipun dirinya seorang cassanova, dirinya tetap akan menjaga image nya di depan umum, ia tak ingin para wanita yang pernah dia celap celup berani mengambil keuntungan darinya, ia adalah laki laki yang amat licik dan lihai dalam urusan menipu serta mencari keuntungan dari seorang wanita.
Sudah banyak wanita yang datang dan mengaku hamil padanya namun tak satupun dari mereka yang berhasil menipu Leo, karena tanpa siapapun yang tahu Leo telah memakai alat pada si Phoenix untuk mengantisipasi lahar nya berubah menjadi telur dalam rahim wanita yang pernah di celup nya.
"Hon, i Miss you so much apalagi aku sangat rindu dengan si Phoenix,"ujar Celine dengan nada sensual menarik gaunnya ke atas hingga menampakkan segitiga Bermuda nya.
Leo yang melihatnya pun menelan ludahnya kasar, ia berusaha menepis segala godaan setan yang membisikkan kata-kata manis di telinga kanannya, ia termenung sambil matanya terus menatap ke arah segitiga Bermuda Celine membuat si empunya terpekik senang.
Celine langsung menarik paksa tangan Leo membawa nya masuk kedalam toilet wanita, dengan lihai nya ia mendorong tubuh Leo ke dinding, ia langsung mencium rakus bibir seksi Leo, sedangkan Leo yang baru sadar pun langsung mendorong tubuh Celine secara kasar hingga terjatuh ke lantai.
Brukk
"Honey what are you doing,"pekik Celine terkejut sekaligus meringis kesakitan.
Shitt untung si phoniex tidak merespon sehingga membuat aku sadar bahwa ini salah, kalau sampai hal ini berlanjut bisa bisa aku langsung di kubur hidup-hidup oleh para psikopat itu batin Leo bergidik ngeri.
"Celine jangan coba coba kau memperkosa ku karena Sekarang aku sudah menjadi suami orang, kamu tidak mau kan di cap sebagai pelakor,"sentak Leo menyilangkan tangannya di depan dada bersikap seolah dirinya telah di nodai.
"What?? memperkosa mu?? dan suami orang?? pelakor, what the f*ck,"pekik Celine terkejut langsung bangkit berdiri menatap tajam ke arah Leo.
"You're kidding honey, tidak mungkin kamu menikah karena kamu pernah mengatakan tidak akan menikah sebelum mendapatkan lubang yang mampu membuat si Phoenix on lebih dari satu kali,"sanggah Celine menggepalkan tangannya.
"Aku tidak bercanda Cel, karena memang kenyataannya sekarang aku sudah menikah dan sekarang aku ingin bulan madu untuk mencetak anak yang banyak berdua dengan istri ku,"ujar Leo sinis ingin keluar dari toilet wanita, namun Celine yang melihatnya pun tak tinggal diam, ia langsung menarik tangan Leo sehingga membuat Leo berbalik menatap nya.
Emmmmsss
Celine mencium paksa bibir Leo bahkan tangan nya sudah menggenggam lembut tombol on si phoniex berharap dapat membuat si phoniex on, sedangkan Leo yang mendapat serangan dadakan tersebut terkejut, karena meskipun tangan Celine berada di tombol on, namun tak membuat si phoniex bangun, ia tersenyum senang dalam hatinya.
5 menit Le, tahan 5 menit lagi biarkan Celine melakukan apapun pada tubuh ku, agar setelah itu aku tahu apakah benar kebiasaan di phoniex dulu sudah hilang batin Leo berharap.
Ia memejamkan matanya berusaha menikmati ciuman Celine, Leo sengaja diam saja karena ingin melihat si phoniex apakah mau on atau tidak, karena bila dirinya yang dulu di sentuh sedikit saja langsung membuat di phoniex berdiri tegak.
*2 menit lagi batin Leo tersenyum senang.
1 menit....yes sem*...
Cklek
"Kakak,"panggil seseorang membuat Leo yang tadinya ingin bersorak riang langsung terkejut karena dirinya begitu mengenal suara merdu tersebut, Leo langsung mendorong kasar tubuh Celine sehingga membuat Celine kembali jatuh ke lantai.
Leo langsung menatap nanar ke arah Ara yang berdiri mematung di depannya, lidah Leo terasa kelu, kaki nya terasa ingin luruh ke lantai.
"Ra...aku bisa jelasin,"ujar Leo terbata bata berjalan ingin menggenggam tangan Ara namun...
**Bersambung.
hihihi hai kakak author kasih bonus ini..
tak apa meski tak sampai like 2000 karena author sudah terlanjur berjanji jadi langsung aja bonus nya..
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kak...
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**