
seminggu berlalu semenjak menghilangkannya Dimas namun arka dan Alexa belum mengetahui keberadaan nya...Alexa yang galau ia hanya bekerja dan menjalani hari harinya seperti mayat hidup...tidak ada lagi senyum manis yang biasanya menemani hari hari nya..
seperti sekarang ia hanya menyandarkan kepalanya di meja kerja nya...
kamu dimana dim...apa kamu marah sama. aku sehingga kamu menghilang tanpa kabar begitu saja...apa kamu baik baik saja di sana...apa kamu merindukan ku...aku sangat merindukanmu dim...batin Alexa....
brakk...arka datang dengan kemarahan ia melemparkan setumpuk berkas ke arah Alexa sehingga membuat Alexa terkejut..
"Ar ada apa"tanya Alexa terlonjak kaget...
"bersikaplah formal nona Alexa..."tegas arka dingin...
"maaf pak"ucap Alexa menunduk menyadari kesalahannya...namun bukankah bertahun-tahun mereka bekerja sangat jarang mereka berbicara formal jika sedang berdua lalu kenapa hari ini arka berubah...
"apa kamu tahu Alexa...gara gara cara kerja kamu yang kurang teliti...kerja sama perusahaan kita dengan perusahaan brilian group di Prancis gagal...dan itu semua disebabkan atas keteledoran mu dalam menyusun data data nya"bentak arka marah...
dan apa kau tahu bahwa perusahaan kita ruginya miliaran rupiah bahkan hampir menyentuh triliun...apa kau tahu hah....bagaimana kau bisa teledor seperti ini hanya karna masalah percintaan mu itu...sudah berapa kali saya tegaskan jangan bawa dunia percintaan ke kantor...tapi kamu seperti nya tidak mengindahkan ucapan saya sehingga begini jadi nya kan"lanjut arka marah berdecak pinggang...
Alexa yang mendengar kemarahan arka hanya bisa mematung dengan tubuh bergetar... seumur hidup dirinya tak pernah melihat arka marah atau bahkan membentak dirinya...namun hari ini karna keteledoran nya di kantor sehingga membuat perusahaan rugi dirinya kena amukan arka...namun yang membuat Alexa bingung adalah tidak pernah arka marah sedemikian rupa hanya karna gagal dalam bekerja karna bagi seorang arka kenyamanan dalam persahabatan lebih penting dari kenyamanan bekerja...
"maaf pak"ucap Alexa menunduk tak berani memandang wajah arka...
"maaf maaf...kamu kira dengan kata maaf mu itu uang ku bisa balik hah...jawab"sentak Arka..
"tidak pak"ucap Alexa bergetar sudah menitikkan air matanya..
"apa kamu mau bertanggung jawab hah"gertak arka mendapatkan anggukan dari Alexa..
"mau pak"ucap Alexa mengangguk kepalanya dengan cepat...
"bagus...hari ini juga kamu berangkat ke Prancis...ajukan permintaan maaf kepada CEO brilian group... lakukan berbagai macam cara agar mereka mau menerima kontrak kerja lagi dengan perusahaan kita"tegas arka menyeringai penuh misteri..
"hah... hari ini pak"tanya Alexa polos mendongak kepalanya..
"ya hari ini Alexa masa tahun depan"geram arka..
"baik pak"ucap Alexa tegas...
"bagus...kamu berangkat pakai jet pribadi saya biar cepat kamu nya sampai disana"tegas arka..
"Baik pak terimakasih"ucap Alexa berusaha tersenyum...
"jangan terimakasih nya sekarang tapi nanti setelah kamu sampai disana"ucap arka tersenyum penuh arti..
"maksudnya pak"tanya Alexa bingung namun arka tidak menjawabnya ia langsung keluar dari ruangan Alexa dengan senyum mengembang di wajahnya...
haduh...apa akting ku tadi sudah keterlaluan yah karna aku lihat tadi tubuh Alexa sampai bergetar takut...haha tapi tak apalah sesekali berakting jadi antagonis seperti di dunia novel...jika syahrukhan melihat akting ku tadi pasti dia merasa tersaingi...batin arka senang
sedangkan Alexa setelah kepergian arka dirinya tertunduk lemah di kursi kebesaran nya...ia menggigit jarinya karna gugup sekaligus Taku melihat arka untuk pertama kalinya marah padanya...
ia pun segera membereskan barang barang nya untuk keberangkatan nya ke Prancis...ia padahal sangat malas ke negara tersebut karna negara tersebut negara tempat nya dulu menghabiskan waktu galaunya disaat dirinya tahu bahwa Dimas sudah punya pacar...dan sekarang dia kembali kesana disaat dirinya galau di tinggalkan oleh Dimas...huff sungguh ironi kisah hidup ku..itulah pikirnya...
sedangkan di sisi arka ia sedang menerima telpon dari seseorang nampak nya ia sedang berbicara serius..
"atur sedemikian rapi...jangan biarkan keduanya sampai tahu...dan katakan juga pada CEO brilian group apa saja rencana kita karna CEO brilian group adalah milik teman ku Leo..."ucap arka berbicara dengan orang tersebut...setelah itu di menutup telpon nya dan kembali menelpon leo sahabat nya...
"halo Ar"ucap Leo yang menahan desahannya..
"oh shitt...kau sedang making love"kesal arka karna Leo si cassanova cap bandot belum berubah berubah...
"kau tahu siapa aku Ar...jadi jangan bertanya lagi...ada apa kau menghubungi ku"ucap Leo santai
"huff terserah kau sajalah...aku hanya ingin bilang bahwa kau juga nantinya harus berakting sebagus mungkin kalau bisa yang seperti ku karna aku tidak mau keduanya nanti sampai curiga"tegas arka..
"baiklah Ar...apa kau sudah selesai...aku mau menutup nya karna aku tidak bisa fokus memasukkan si Phoenix kedalam sangkarnya"ucap Leo...
"shitt...sebaiknya kau berubah le...kalau tidak siap siap menerima cambukan dari malaikat maut nantinya"kesal arka..
"hahaha aku tidak akan pernah berubah Ar..."tawa Leo pecah
"terserah kau saja...aku sebagai sahabat mu hanya bisa berdoa semoga saja nantinya ada wanita Sholeha yang dapat menuntun mu ke jalan yang benar le...kasian sama malaikat karna catatan nya sudah penuh dengan tinta dosa mu.."ucap arka serius...
"dan itu tidak akan pernah terjadi Ar...karna kau tahu sendiri bahwa wanita Sholeha adalah jenis wanita yang paling aku hindari di dunia ini"bantah Leo dan langsung mematikan telepon nya sepihak...
"semoga Allah memberikan hidayah bagi mu le...sebelum malaikat maut menjemput mu...karna kalau sudah tiba masa nya jangan sampai kau seret nama ku nanti di depan Allah dengan alasan aku tidak pernah mengingatkan mu... Allahuakbar"ucap arka tersenyum tulus...
sedangkan disisi Alexa ia sudah berada dalam jet pribadi arka ia berusaha memejamkan matanya berharap dirinya bisa tertidur sejenak agar ia dapat mengistirahatkan pikiran nya yang seminggu ini selalu memikirkan Dimas...
***
sedangkan di sisi lain nampak seorang pria sedang duduk manis menikmati indahnya di dekat menara Eiffel...ia tersenyum getir di kala melihat ke kiri kanan nya di penuhi oleh pasangan muda yang nampak sedang kasmaran namun dirinya hanya sendiri di temani oleh kesepian dan rasa rindu yang kian amat membuncah di dasar hatinya untuk wanita yang pernah ia sakiti sekaligus ia cintai..
apa kabar mu xa...apa kamu sudah senang karna aku pergi dari hidup mu...apa sekarang kau sudah bisa tertawa lagi...kau tahu aku sangat merindukanmu xa...namun aku cukup tahu diri bahwa aku tak layak menyimpan Rindu ini di hatiku untuk mu...karna kau terlalu sempurna untuk pria egois seperti ku batin Dimas
*bersambung*
**hayoo ada kejutan apa lagi nantinya...
dan bagaimana dengan si Leo Cassanova cap bandot...kita apakan dirinya yah... coment..
dukung terus karya author yah...
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**