
Dimas yang menginap di hotel berbintang lima dekat dengan restoran mewah tempat singgahnya Alexa dan Leo makan pun tak sengaja ia melihat Alexa dan Leo di dalam nya...sungguh Dimas ingin berlari memeluk wanita yang ia cintai itu namun ia hanya bisa memendam rasa itu sendiri...ia menatap dari jendela kamar hotelnya menggunakan teropong ke arah lantai 2 restoran tersebut di lihatnya Alexa makan dengan santai bahkan tak tanggung tanggung Alexa menambahkan stik lagi ke piring nya..
"kamu tidak berubah xa...tidak pernah jaim di depan orang lain bahkan di depan ku juga begitu.. lihatlah kau sangat menggemaskan..haha pipi mu sudah bulat karna penuh makanan xa.."gumam Dimas bermonolog sendiri..
namun ia terlonjak kaget di saat melihat Alexa jatuh pingsan namun Dimas tak nampak lagi melihat keadaan Alexa karena tertutup oleh tubuh Leo...kemudian ia melihat Leo berteriak panik dan itu menambah rasa penasaran Dimas...apa yang terjadi pada Alexa...Dimas segera mengambil jaket nya ia ingin melihat kondisi Alexa...ia berlari terburu-buru namun sayang di saat ia keluar hotel dirinya sudah melihat Leo menggendong Alexa membawa masuk ke dalam mobil...
dengan segera Dimas mengikuti mereka menggunakan tadi...saking paniknya ia lupa bahwa dirinya punya mobil...dengan kecepatan tinggi sopir taksi tersebut mengikuti mobil Leo...jantung Dimas berdebar tak karuan...hatinya gelisah dikala melihat mobil Leo berhenti di rumah sakit...ia bertanya ke resepsionis tentang dimana ruang ICU...setelah itu dia berjalan tegap...hatinya di penuhi rasa khawatir...marah..sedih...gundah bercampur menjadi satu...ia berjalan menuju Leo..amarah Dimas membuncah dikala mendengar apa yang Leo ceritakan pada arka...
"Leo"panggil Dimas menahan amarah...
"dim"jawab Leo terkejut...nafasnya tercekat...ingin dia lari dari pria di depannya ini namun kakinya seolah tak bisa di ajak kompromi
bugh..
bugh
bugh...
"dim.. stop..ini bukan salah gue hey...stop...akhhh sakit tom"teriak leo meringis kesakitan dikala menerima amukan dari Dimas..
"ini buat Alexa... bugh...ini karna Lo udah nipu Alexa ...bugh...ini salam gue buat anak buah Lo...bugh...dan ini buat Lo karena udah berani panggil gue tom...bugh.."ucap Dimas dingin menghujani wajah tampan Leo dengan bogem mentah...sedangkan anak buah Leo mereka tak berkutik karna mereka tahu siapa Dimas...malahan mereka ikutan senang karena tuang mereka cassanova cap bandot itu akhirnya mendapatkan ganjarannya...
"ampun...ampun...akhhh..sakit dim"
cklek..
Dimas menghentikan amukannya dikala mendengar suara pintu terbuka..
"bagaimana keadaannya dok"tanya Dimas dingin namun tercetak jelas raut khawatir di wajah tampannya itu..
"pasien baik baik saja pak...karena pasien cepat dibawa ke rumah sakit kalau tidak entah apa yang akan terjadi...namun stelah beliau sadar selama 3 bulan beliau harus mengkonsumsi vitamin terus menerus agar efek dari obat terlarang yang masuk ke tubuhnya benar benar hilang pak.."jelas dokter tersebut membuat Leo dan Dimas bernafas lega...
"apakah dia sudah sadar dok"tanya dimas
"belum pak karena pasien baru saja melewati masa kritis nya..sekarang pasien sudah boleh di pindahkan ke ruang perawatan"
"tempatkan dia di tempat ternyaman dok"titah Dimas dingin..
"baik pak"
Dimas melihat Alexa dibawa ke ruang VVIP dengan wajah yang sangat pucat dan bibir membiru..sungguh dia ingin membunuh Leo karena sudah lalai dalam menjaga wanita yang ia cintai namun dirinya tak ingin melakukan kesalahan yang sama lagi..
"kau beruntung Alexa tidak kenapa kenapa kalau tidak entah apa yang akan aku lakukan pada burung perkutut mu itu..."tegas Dimas menatap tajam Leo yang berdiri jauh di dalam ruangan Alexa di rawat..
"keluar"titah Dimas semakin dingin hingga membuat Leo takut..ia pun segera keluar dari kandang singa tersebut..
cih entah kenapa atmosfer saat bersama dengannya dari dulu tidak pernah berubah...selalu membuat ku merasa seperti berada antara hidup dan mati batin Leo kesal melangkah pergi keluar rumah sakit tersebut menuju tempat jajan nya...ia ingin merilekskan dirinya dengan memanjakan si Phoenix..
Dimas menggenggam tangan Alexa yang sudah tak terlalu dingin lagi di kecup nya punggung tangan Alexa...hatinya sangat sakit dikala melihat Alexa makan malam bersama dengan Leo apa lagi di saat Alexa tersenyum manis ke arah Leo...ia tak sanggup menahan cemburu nya..dan apa lagi di saat ia tahu bahwa Leo adalah penyebab Alexa begini sungguh hatinya sangat sakit dan marah..ia membayangkan bagaimana jadinya kalau Alexa nanti bersama laki laki lain...bagaimana nanti kalau laki laki tersebut menyakiti Alexa sungguh dirinya tak sanggup membayangkan..
"aku akan menjagamu..aku akan membuat mu memaafkan ku dan menerima ku xa kalau perlu aku melakukannya secara paksa...setelah kau sadar nanti dan menyuruh ku pergi lagi sungguh aku tidak akan mau karena di hati ini sudah terukir jelas nama mu...kalau perlu setelah kau sadar nanti akan aku ikat kau dalam hubungan yang tak pernah kau bayangkan xa...i love you my best friend..cup"dinas mencium bibir pucat Alexa kemudian ia tertidur dengan memeluk erat tangan Alexa..
pukul menunjukkan jam 5 subuh..Alexa yang dengan perlahan membuka matanya pun mengernyitkan dahinya dikala merasakan tangannya berat sebelah..ia berusaha mengingat ingat kejadian semalam...ahhh aku terluka itulah pikirnya...kemudian ia menoleh kesamping dan benar saja matanya membulat sempurna di kala melihat laki laki yang dirindukannya sedang berada di depannya dengan posisi memeluk erat tangannya...perlahan Alexa membelai wajah Dimas sehingga membuat Dimas bangun..
"xa...kamu sudah bangun...mana yang sakit...tunggu sebentar aku panggilkan dokter"tanya Dimas bertubi-tubi kemudian ia berlari keluar ingin memanggil dokter... sungguh Dimas sangat bodoh kenapa dia tidak menekan tombol nya saja hingga Alexa yang pertama kali melihat tingkah bodoh Dimas itu melongo tak percaya..
"bagaimana keadaannya dok"tanya Dimas tak sabar
"nona Alexa sudah baikan pak dan mungkin besok sudah bisa pulang namun seperti yang saya katakan kemarin nona Alexa harus mengkonsumsi vitamin selama 3 bulan"ucap dokter tersebut
"terimakasih dok"ucap Dimas tulus...kemudian dokter tersebut keluar meninggalkan Dimas dan Alexa...
"kamu mau minum xa"tanya Dimas lembut
"heum"ucap Alexa mengangguk lemah kepalanya...
"minumlah"ucap Dimas membantu Alexa minum..
"terima kasih"ucap Alexa tersenyum tulus..
cup
Dimas mengecup lama bibir Alexa..seakan akan ia ingin mencurahkan kekhawatiran nya
"jangan membuatku khawatir lagi xa...aku sangat takut kehilangan mu xa.."ucap Dimas menitikkan air matanya..
*bersambung*
**hahai..yang merasa di gantung
kayak jemuran..semoga mimpi indah yah..
jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**