Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
0,001 persen


"Alexa koma,"lirih Dito menitikkan air matanya membuat mereka semua ikut menahan tangis, karena bagaimanapun Alexa sudah seperti adik bagi mereka semua dan anak bagi Jimmy.


"Berapa lama kira kira Alexa akan sadar,"tanya Arka dengan suara bergetar, Dito langsung menggigit bibir bawahnya dan mengepalkan tangannya erat, ia memejamkan matanya setelah itu ia menceritakan apa sebenarnya yang terjadi tadi di ruang operasi.


flashback


Dito segera memeriksa Alexa, dan ternyata nadi Alexa melemah namun nadi bayi nya masih berdetak normal membuat Dito sedikit tersenyum, ia dan tim nya segera melakukan operasi untuk menyelamatkan bayi Alexa terlebih dahulu.


"oek oek oek"


"Bayi nya perempuan dok dan dia lahir dalam keadaan sehat,"ucap perawat A membuat Dito sedikit bernafas lega namun..


tit..tit..tit


"Dokter jantung pasien melemah,"teriak salah satu perawat lain nya membuat Dito segera menyuruh timnya menyiapkan alat defribrilator yaitu alat pacu jantung.


"250 Joule."


"300 Joule."


"500 Joule,"teriak Dito dengan suara yang sudah serak ingin menangis karena jantung Alexa benar benar melemah.


Aku mohon Xa, bertahanlah demi Dimas dan anak mu, kau tidak boleh lemah karena putri mu yang masih kecil sangat membutuhkan mu, ayolah Xa kamu itu wanita kuat, bertahanlah batin Dito khawatir.


Bagaimana Dito tidak khawatir, Alexa adalah sahabat yang sudah di anggap adik oleh mereka semua, dan yang terpenting adalah Alexa sangat berharga bagi Dimas, tak bisa dibayangkan oleh Dito bila Alexa pergi dari kehidupan Dimas, karena ia yakin Dimas bakal menjadi pria gila, kepergian Alana saja dulu membuat sifat Dimas berubah 80 derajat, bisa di pastikan bila Alexa pergi Dimas berubah menjadi pria gila atau pria berhati iblis, karena sifat nya yang dingin itu.


"800 Joule,"teriak Dito menggema dengan air mata yang mengalir di pipinya.


tit...tit...tit...


Irama jantung Alexa berbunyi lagi namun masih dalam keadaan lemah, Dito segera luruh ke lantai ketika ia tahu apa yang terjadi pada Alexa.


"Dok, pasien tidak akan selamat lagi, dia cuma bisa bernafas dengan alat medis dan bila kita lepaskan itu semua, maka pasien akan...


"Alexa tidak akan mati,,dia akan bangun karena anaknya masih membutuhkan nya,"bentak Dito membuat para perawat dan juga 2 dokter lainnya yang ikut menangani Alexa terkejut.


"Dokter Dito, kita harus memberitahukan hal ini pada suami pasien, bahwa pasien tidak akan hidup lagi tanpa alat medis, dan kemungkinan ia bisa sadar atau hidup kembali adalah 0,001 persen,"sentak Dokter Damar yang nampak nya seumuran dengan Jimmy.


"Lalu kenapa kalau itu cuma 0,001 persen hah, aku tetap percaya bahwa sahabat ku itu akan sadar kembali, dia tidak mungkin pergi meninggalkan anak dan suaminya,"bantah Dito ingin memukul dokter Damar namun di tahan oleh perawat lainnya, ia sangat marah disaat mendengar bahwa Alexa di diagnosa tidak akan bisa sadar lagi, meskipun ia juga tahu akan hal itu tetapi mendengarnya secara langsung membuat hati Dito sakit, ia tak rela.


"Tapi itu mustahil,"cecar dokter Damar lagi.


"Ingat dokter tua bahwa dalam hidup ini tidak ada yang mustahil, sesuatu yang di sebut mustahil itu pasti bisa terjadi dengan dua hal yaitu berdoa dan berusaha, dan aku tahu bahwa sahabat ku itu sedang berusaha untuk bangun, begitu juga dengan suami nya yang sedang berdoa untuk nya agar bisa bangun...dan satu hal lagi yang harus anda ingat, bahwa ada yang lebih hebat dari dokter yaitu Allah, kalau Dia bilang terus hidup maka akan tetap hidup meskipun seluruh dunia mengatakan bahwa dia akan mati,"sarkas Dito membuat semuanya bungkam.


"Ingat !! tidak boleh ada yang memberitahukan keadaan pasien pada suaminya selain aku sendiri,"lanjut Dito lagi membuat seluruh tim Dokter nya itu hanya bisa menghela nafas panjang.


"Dua minggu!! bila dalam dua minggu pasien belum juga sadar, maka saya sendiri yang akan melepaskan semua alat medis yang terpasang pada tubuh pasien,"ancam Dokter Damar membuat Diri tersenyum dingin.


Coba saja kalau kau mampu melawan dewa es itu, siap siap kau yang mati batin Dito sinis


"Jadi kemungkinan Alexa untuk sadar sangatlah minim,"ujar Arka dengan suara yang tercekat di tenggorokan nya, karena menahan tangis.


Dito mengangguk kepalanya lemah sang menutup mukanya dengan tangan, ia sungguh merasa miris melihat nasib percintaan Dimas dan Alexa yang sering di uji dengan berbagai macam musibah.


"Sudah jangan sedih, percaya kan ini semua pada yang Maha Kuasa dan juga kita berdoa semoga saja Alexa sadar, karena di dunia ini tidak ada yang mustahil,"nasihat Jimmy membuat mereka semua segera menghapus air matanya.


"Paman benar bahwa di dunia ini tidak ada yang mustahil, jadi nanti malam kita harus sholat tahajjud semua biar doa kita untuk Alexa cepat di jabah,"ucap Leo penuh semangat membuat mereka semua melongo tak percaya.


Tahajjud??


Sholat 5 waktu aja si cassanova itu masih bolong bolong!! lah sekarang dia mau tahajjud??


"Apa kau sakit Le,"tanya Arka polos membuat Leo kesal.


"Ya sudah kalau tidak mau, nanti aku ajak Aaron dan Aarin untuk berjamaah dengan ku,"sungut Leo cemberut.


"kamu yang jadi imam nya?"tanya Dito.


"Bukan, tapi Aaron,"jawab Leo dengan tampang tak berdosa membuat mereka semua menggeleng kepalanya.


***


Setelah selesai menangis Dimas pun keluar ingin melihat anaknya lagi, ia melihat sang anak tertidur dalam gendongan Bilqis, perlahan namun pasti Dimas mengambil alih anak nya itu.


"Siapa namanya Dim,"tanya Kemal.


"Azkia Dayasha Disa winata yang artinya anak perempuan yang mempunyai cahaya periang, sehingga kelak dimana pun ia berada dapat membawa cahaya untuk orang orang di sekitarnya dengan sifatnya yang periang, dan aku akan memanggil nya Asha,"jawab Dimas dengan mata yang berkaca-kaca.


"Apa kau sudah menghubungi orang tua mu dan juga orang tua Alexa,"tanya Kemal.


"Papa Jimmy sudah menghubungi mereka, dan mungkin besok mereka akan sampai di Indonesia."


"Kau yang sabar yah Dim, yakinlah bahwa Alexa pasti akan baik baik saja,"ujar Kemal berusaha menyemangati Dimas.


"Pasti, karena istriku adalah wanita yang kuat, tak lama lagi ia akan bangun karena merindukan ku dan Asha, dia tidak akan pergi kemanapun karena dia sangat mencintai kami,"tegas Dimas dengan suara bergetar, membuat Bilqis langsung terharu.


"Hubbie nanti kalau aku koma, kamu juga harus seperti om Dimas yah,"pinta Bilqis polos membuat Dimas dan Kemal terkekeh kecil.


"Kamu ini, bisa bisa aku gila karena kamu nantinya,"ucap Kemal gemas membawa Bilqis kedalam dekapannya.


**bersambung.


hai hai author up lagi nih...


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah 🥰🤗🤩🙏


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**