Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
lelaki lambe turah(jimmy dan arka)


tak terasa sore berganti malam dan malam berganti pagi..benar saja arka menghukum putri sepulangnya dari kantor mereka menghabiskan 4 ronde setelah itu arka memberikan sentuhan pada si Jinni sehingga membuat si jinni meminta untuk di masuki lagi begitulah seterusnya sampai putri meminta berhenti dengan nafas tersengal-sengal barulah arka menghentikan nya...dan hari ini mereka akan memeriksa ke dokter kandungan karena kehamilan putri sudah berusia sebulan setengah...


"sayang ayo kita ke dokter kandungan aku tidak sabar melihat bibit unggul ku yang tumbuh baik di perut mu sayang"ucap arka dengan penuh semangat..


"tapi nanti kalo bayi nya satu gimana honey" tanya putri menunduk karena ia takut arka kecewa karena bayi nya tidak kembar..


"hey sayang...jangan bersedih tidak apa..kita bisa mencetak nya lagi...jika memang nanti bayi nya cuma satu berarti tinggal cetak 8 lagi...gampang sayang karena si Joni masih gagah"ucap arka santai mencoba menghibur putri dan terbukti putri langsung tersenyum dan memukul dada arka pelan..


"dasar suami mesum"desis putri memukul arka dan langsung memeluknya..


"hehe tapi kamu suka kan sayang apa lagi si jinni mu"goda arka


"honey"rengek putri karena tak tahan arka menggoda nya..


"iya iya sayang...kamu tahu sayang kenapa aku sangat suka punya anak banyak"tanya arka mengelus kepala putri yang sudah berbungkus jilbab syar'i sampai ke perut karena putri sedang hamil jadi ia memakai jilbab panjang untuk menutupi perut nya karena kata ibu putri dulu biar anak anak nya punya malu..


"kenapa honey"tanya putri mendongak menatap lekat wajah arka


"karna aku selalu kesepian sayang...aku cuma anak tunggal berbeda dengan sepupu ku yang dari adik kembar papa mereka memiliki beberapa adik dan kakak...dan juga aku ingin anak anak kita nanti dapat membuat papa dan mama ku bahagia karena mereka tidak kesepian lagi... terlebih lagi alasannya untuk ibadah sayang...aku ingin nanti setiap dari anak kita mereka mempunyai cita cita yang berbeda seperti Aarin ingin menjadi dokter..Aaron yang menjadi tentara..atau nanti ada yang meminta menjadi guru dan lain sebagainya sayang...aku ingin mereka menjadi anak yang soleh Sholeha agar nanti kita sebagai orang tuanya dapat tenang bila menghadap sang pencipta"ucap arka memandang sendu ke arah putri ia mengingat masa kelamnya dulu yang penuh dengan kesesatan ia ingin Allah mengampuni nya..


"aamin honey... terimakasih karena sudah menjadi Daddy yang baik untuk anak anak kita"ucap putri terharu..


"aku juga sayang...apa lagi kamu selalu memanjakan si Joni ku"ucap arka yang kembali mesum mengarah kan tangan putri menyentuh si Joni..


"ishh kamu ini pantang di puji honey"kesal putri karena arka yang jika di puji selalu berubah menjadi mesum..


tok tok tok


"mommy c'mone Katana mahu ke doktel...aalin cama aalon dah capek dalli tadi nunduin mommy and Daddy... Daddy cepat nanti ajha jengukk dedek bayi na"teriak Aarin membuat arka dan putri terkejut bukan main mendengar penuturan putrinya..arka langsung membuka pintu nya dan ia semakin terkejut melihat Aarin yang sudah standby berdiri ditambah lagi dengan kacamata hitam masing masing membuat arka gemas




visual Aaron



visual aarin



visual aarin yang pakai kacamata...yang mana menurut kakak lebih cantik


"haduh my prince and my princess kalian sangat cantik dan tampan"ucap arka yang melupakan niat awalnya bertanya pada anak nya...ia mencium pipi twins A yang menggembul..


"of course dad...kalna Tami macih muda tentu na macih imut and menalik tidak tua cepelti Daddy..oppss"ucap Aaron keceplosan mengatakan arka tua ia langsung menutup mulutnya karena mendapatkan senyuman misterius dari sang Daddy..


"am sorry dad...i mine Daddy cangat tampan dan gagah cepelti uncle Lambo wallau Daddy tak muda ladi"ralat Aaron langsung memeluk leher sang Daddy untuk meredakan kemarahan sang Daddy kalau tidak arka akan menyita semua pistol nya...Aaron tidak mau itu bahkan jika Aaron tidur ia akan memeluk pistol air nya..


"bagus... Daddy suka dengan kejujuran mu nak"ucap arka tersenyum puas mengelus punggung Aaron..


"yes dad...Aalon belkata jujul Daddy cangat tampan apaladi talo Daddy mahu belli pistol Ballu buat aalon bial aalon bica membasmi si Mamat dan si jablik"rayu Aaron tersenyum menggemaskan..


"si Mamat dan si jabrik who is that son"tanya arka (siapa si Mamat dan si jabrik nak)


"blayen and blyan dad"jelas Aaron yang sedari tadi merasa di abaikan..


"sayang kamu sudah siap dandan nya"panggil arka pada putri yang sedang berdandan entah kenapa putri terkadang suka berdandan atau dia juga suka memeluk bola..sungguh aneh menurut arka..


"sudah honey"ucap putri tersenyum lembut berjalan mendekati arka dan twins A..


"wauu mommy Yo so beautiful"ucap Aaron menatap kagum sang ibu membuat arka cemburu


"thanks boy.."ucap putri ingin mencium Aaron dalam gendongan arka namun arka langsung menjauhkan Aaron dan mendekatkan pipinya..


cup


"Daddy"kesal Aaron karena gagal mendapatkan ciuman dari sang mommy nya..


"aalon mahu di tium..


cini bial aalin tium"ucap Aarin senang ingin mencium Aaron namun Aaron langsung memberontak turun karena dia tak mau...ia tau bahwa Aarin bukan menciumnya melainkan menggigit nya..


"no...aalon Ndak mahu...aalin na butan tium but Didit pipi na aalon"ucap Aaron yang sudah di turunkan arka..


"hehe abish na pipi aalon milip baksho jadi na Tan aalin lapall"jawab aarin polos karena Aarin bila sudah lapar dia akan suka menggigit pipi nya Aaron dengan alasan ingin mencium Aaron karena Aaron Abang..


"sudah sudah ayo sayang kita berangkat..


kasian grandma dan grandpa sudah lama menunggu di depan"lerai putri...dan di angguki ketiganya...mereka berjalan keluar Mension dan di lihatnya Jimmy dan Lisa yang sedang menunggu di depan mobil mewah mereka..nampak wajah Lisa dan jimmy tersenyum bahagia melihat arka yang terlihat berubah menjadi pribadi yang baik bersama putri dan twins A...karena dulu disaat arka berpacaran dengan Karin arka sangat jarang pulang kerumah namun berbeda dengan sekarang bahkan disaat Jimmy menawarkan arka untuk pindah rumah arka tidak mau dengan alasan ia ingin selalu bersama mama dan papa nya...ia tidak ingin papa dan mama nya kesepian karena jauh dari twins A... sungguh Jimmy yang mendengarnya pun ikut terharu..



"kalian sudah siap sayang"tanya Lisa lembut


"sudah ma"


"ayo kita lihat bibit unggul kalian ada berapa"ucap Jimmy tanpa filter sama seperti arka membuat putri merona malu..


"aku yakin kembar lagi pa karena bibit ku sangat berkualitas gabungan antara lokal dan luar lokal"balas arka blak blakan karena Jimmy berasal dari Belanda sedangkan Lisa dari Indonesia


"kalian ini punya mulut seperti emak emak rumpi tidak ada filternya"ketus Lisa mengajak putri dan twins A meninggalkan ayah dan anak yang mesum itu..


"lihat mama mu selalu bertingkah sok jual mahal padahal dia yang selalu merengek untuk menambah ronde"bisik Jimmy


"emang berapa ronde pa"tanya arka penasaran..


"6 ronde bila papa lelah kerja...bayangkan saja kalau papa tidak lelah bisa sampai 10 atau 15"balas Jimmy sombong membuat arka membulat sempurna matanya...


"wahai para lelaki lambe turah masuk lah ke mobil kalau tidak kami akan meninggalkan kalian"teriak Lisa kesal dari dalam mobil membuat arka dan Jimmy baru sadar...


"jangan ma/sayang"jawab mereka cepat dan langsung masuk kedalam mobil


*bersambung*


**hai kakak author balik lagi nih..


kasih hadiah nya dong buat twins A yang nanti bakalan tunjukkin kejeniusan mereka..


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah..


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰👍**