Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
arka vs twins AB


jangan lupa tersenyum hari ini🤗🤗


Arka terkejut dan melongo melihat Bryan dan Aaron yang pingsan melihatnya..suami si Kunti...siapa si Kunti pikir nya..


"sayang nak Aaron bangun ini Daddy....hey Mamat bangun ini paman"ucap arka lembut pipi keduanya namun tidak ada tanda tanda mereka bangun membuat arka khawatir..


"sayang"panggil arka pada putri yang baru selesai memakai jilbabnya..


"iya honey ada apa"tanya putri menghampiri arka dan putri terkejut melihat Aaron dan Bryan tergeletak di lantai..


"honey mereka kenapa"tanya putri terkejut..


"aku gak tau sayang tiba tiba mereka teriak ngatain aku suami nya si Kunti padahal kan aku suami nya si putri"ucap arka bingung...


"yasudah kita angkat mereka sayang"ucap putri ingin mengangkat Aaron namun segera di tahan oleh arka..


"stop sayang...biar aku saja yang angkat mereka..si Joni gak ridho kalau tangan lentik mu itu menyentuh pria lain selain aku"tegas arka membuat putri bingung...


"kan mereka cuma anak kecil sayang"jawab putri tak terima..


"anak kecil juga bakal besar sayang...biar aku gendong mereka dua duanya"ucap arka langsung mengangkat Bryan dan Aaron sekalian membuat putri bertepuk tangan..


"honey kamu sangat kuat seperti badman"ucap putri tersenyum senang membuat arka tersentak dan langsung menatap putri..


"jangan bilang nanti kamu bakal nyuruh aku jadi badman sayang"tebak arka membuat putri tersenyum polos


"hehe..mana ada...ayo honey bawa mereka kedalam kamar"ucap putri cengengesan..


sedangkan di sisi Aarin dan Brayen mereka berlari ketakutan menuju kamar Lisa dan jimmy


tok tok tok


"grandpa grandma huwaa buta pintu na hiks hiks"teriak Aarin dan Brayen menangis sesenggukan


si Jimmy yang tangannya sedang asik bermain di buah melon Lisa pun terkejut mendengar teriakan Aarin dan Brayen


"pa...cucu kita"ucap Lisa terkejut sekaligus khawatir


"ayo kita lihat ma...kenapa mereka menangis"ucap jimmy khawatir dan langsung bangun membuka pintu untuk cucu nya..


cklek..


"cucu grandpa kenapa menangis"tanya Jimmy pada keduanya..


"huwaa grandpa... brukk"Aarin dan Brayen langsung memeluk erta tubuh Jimmy mereka menangis sesenggukan membuat jimmy semakin khawatir begitu juga Lisa yang baru saja datang


"sayang kalian kenapa menangis..ceritakan pada grandma"ucap Lisa yang menggendong Brayen sedangkan aarin di gendong Jimmy..


"grandma hiks...di kamar kami ada si Kunti grandma hiks..."tangis Brayen pecah dalam pelukan Lisa.


"benall glandpa ada si Kunti..."ucap Aarin membenarkan ucapan Brayen


"si Kunti???siapa sayang"tanya Jimmy menaikkan alisnya


"hiks hiks si Kunti glandpa...temen na shuNina"ucap Aarin di sela sela tangis nya membuat Jimmy menaikkan alisnya..


"siapa shunina sayang apa pelayan baru"tanya Jimmy tak mengerti bahasa Aarin


"shunina glandpa yang belli Shate dua latush tushuk glandpa...yang ada di tv"teriak Aarin menangis marah karena Jimmy tak ngerti ngerti


"bukan shunina Aarin tapi Suzanna"ralat Lisa menepuk jidat nya baru mengerti setelah mendengar sate dua ratus tusuk..karena kemarin Aarin habis menonton nya bersama putri dan Lisa


"hiks hiks Ndak mahu potok na nama na shunina"ucap Aarin tetap kekeuh


"tadi hiks...Aarin dan Aaron bilang kalo Brayen dan Bryan ribut bakal datang ukhti cantik satu lagi buat nemenin kami tidur pas kami tanya siapa nama ukhti nya Aarin bilang nama nya si Kunti dan nama panjang nya si kuntilanak pas Brayen mau marah tiba tiba hiks ..hiks huwaaa"jelas Brayen tak sanggup melanjutkan perkataannya..


"sstttt tenanglah sayang lanjutkan cerita mu tenang saja disini ada grandma yang bakal semprot si Kunti pakai ayat kursi"ucap Lisa mengelus punggung Brayen


"hiks hiks tiba tiba botol bedak jatuh sendiri padahal tidak ada angin tidak ada hujan grandma...kami semuanya lari pas Bryan teriak kalau si Kunti datang dan pas Brayen sama Aarin ngejar mereka ke kamar paman Belanda dan disana kami lihat suami si Kunti datang mau makan Bryan dan Aaron huwaa grandma hiks hiks tolongin Bryan..dia adik nya Brayen satu satunya grandma nanti papa duda bakal marah sama Brayen karena jadi Abang yang bodoh grandma"jelas Brayen yang masih menangis..


"yasudah ayo kita kesana sayang..pa ayo kita lihat cucu kita"ucap Lisa di angguki oleh Jimmy mereka berjalan tergesa-gesa menuju kamar putri...


disaat mereka hampir sampai Lisa dan jimmy mendengar suara gelak tawa dari kamar putri


"tuh kan glandpa pashti itu shuala si Kunti cama si shunina"ucap Aarin menangis kembali .


dan disaat mereka sampai betapa terkejutnya mereka lihat Aaron dan Bryan sedang bergelut di kasur bersama Arka sedangkan putri tertawa lepas dengan kamera di tangannya..


"ayo Thanos kita shelang si Joker...du Du shoot fire..."teriak Aaron menggenjot pinggang Arka sedangkan Bryan ia memukul arka dengan bantal..


"rasakan ini paman Belanda...gara gara paman jantung Bryan hampir lompat hiyat...."teriak Bryan marah..


yah tadi di saat mereka sudah sadar mereka hampir pingsan lagi karena melihat arka namun putri langsung mendekap mereka dan mengatakan bahwa yang mereka kira suami si Kunti adalah arka membuat Aaron dan Bryan geram


"sayang ada apa ini"tanya Lisa pada Aaron membuat Aaron menghentikan pukulan maut nya dan menoleh


"ma"rengek arka dengan wajah Joker nya meminta tolong membuat Lisa hampir jantungan


"Astaghfirullah ya Allah kamu siapa"tanya Lisa terkejut begitu juga dengan Aarin yang langsung menangis..


"huwaa..."


"Aalin...jablik Janan nanis ladi...ayoo kita bashmi suami si Kunti...tepat kesini"teriak Aaron membuat Aaron dan Bryan langsung berhenti menangis dan menatap tajam ke arah Arka..


glekk


arka menelan ludahnya ia benar benar merasa terintimidasi dengan tatapan keduanya terlebih lagi Aarin yang tersenyum layaknya pisycho mereka langsung memberontak turun dari gendongan..naik ke ranjang


"hiyaattt...Mali kita shelang shuami na si Kunti...kalna sudah belani membuat bibit unggull Lemos menanis"teriak Aarin membuat ketiga bocah laki laki itu terbakar api semangat...


"serang....."teriak mereka dan langsung memukul arka dengan sadis...Aarin menarik narik rambut arka sedangkan Aaron menduduki si Joni dan menembak arka dengan pistol air keramatnya sedangkan Bryan memukul arka dengan bantal ...dan yang paling parah Brayen yang jari telunjuk nya di masukin kedalam lobang hidung arka membuat arka sesak...


aku di dzalimi bibit unggul ku sendiri batin arka kemudian hilang kesadarannya karena sesak nafas akibat jari Brayen...


Aaron yang melihat arka tidak lagi memberontak dan bersuara begitu terkejut melihat arka menutup matanya...


"Daddy huwaa Banun...Janan jumpa Shama malaikat mautt dulu"teriaknya menangis membuat Aarin terkejut karena tidak tahu bahwa yang di hajar nya adalah arka..


"Daddy"lirih nya


hahha rasakan kau arka 💃🤣🤣


*bersambung


**hai kakak author balik lagi nih...


hayo mana hadiah nya buat twins AB


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5


bantu author buat dapat rangking karya baru yah..


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰❤️**