Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
vitamin Arab Saudi


Twins B yang sedari tadi hanya melihat pertikaian orang tuanya pun hanya diam, karena bagaimanapun mereka tahu mana yang benar dan mana yang salah, apalagi Bryan dia yang biasanya bakal menangis bila melihat pertengkaran orang dewasa namun sekarang dia hanya sibuk menjelajah es krim saja, sedangkan Brayen dia hanya menatap Rosa dengan tatapan yang sulit di artikan, hingga Rosa di bawa keluar barulah dia tersenyum kecil penuh misteri.


"loh papa sama Mama mau kemana"gumam Brayen ingin berlari mengikuti orang tuanya, namun..


"eitttss mau kemana jabrik"ucap Arka menarik kerah baju Brayen dari belakang.


"ishh apaan sih paman, main tarik tarik aja, Brayen mau nyusul papa sama Mama"kesal Brayen tak suka.


"gak boleh, kamu gak boleh nyusul papa kamu"sentak Leo, Dito, Dimas dan Arka serempak.


"emang kenapa gak boleh sih"tanya Brayen tak mengerti kenapa para paman somplak nya ini menghalangi jalan nya.


"karena papa kamu mau buka puasa"jawab Leo cepat dan di angguki oleh yang lainnya.


"apaan sih paman, ngaco deh kalo ngomong, ini kan bukan bulan puasa"geram Brayen menghentakkan kakinya di lantai.


"papa kamu lagi buat adik lagi untuk mu jadi jangan di ganggu dulu"celetuk Dito tiba tiba membuat temannya melotot ke arah Dito.


Brayen yang mendengarnya pun langsung berubah girang, "benarkah paman, papa sama Mama mau buat adik untuk Brayen dan Bryan."


"be..nar"jawab Dito terbata bata karena dia tak bisa mengelak lagi.


"horeeeee, bry, Aaron, Aarin sini"teriak Brayen senang pada Bryan dan twins A yang sedang asik makan, sontak mereka berlari kearah nya dengan mulut yang sudah belepotan terutama Aarin, yang es krim nya sudah hampir memenuhi wajah nya.


"ada apa Bray"tanya Bryan yang baru datang bersama twins A.


"sebentar lagi kita bakal punya adik bry, papa sama Mama lagi buatin untuk kita"ucap Brayen meloncat loncat.


"holle akhill na blayen Shama blian Puna adik, shepelti aalon dan aalin holle"teriak Aarin ikutan senang, mereka berempat meloncat loncat dengan senang membuat para tamu yang melihatnya menggeleng kepala.


"nanti talo blayen Puna adik, kita bakall main shepak bola lame lame Tan"ucap Aaron di sela sela melompat nya.


"heum iya, dan itu pasti seru"jawab Brayen senang.


"dan talo blayen Puna adik lagi, maca pashien na aalin beltambah ladi Tan"seloroh Aarin membuat mereka semua kembali tertawa.


"seperti nya penerus kita otak nya bakal lebih gesrek deh, apa lagi anak mu yang perempuan itu Ar, dia yang bakal jadi otak nya nanti dalam kelompok anak kita"ucap Dito tersenyum hangat, melihat twins A dan B yang nampak bahagia.


huff, aku juga tidak sabar ingin punya anak, tapi apa ubi bakar ku muat yah nanti ke dalam lubang semut nya si imut ku batin Dito mesum.


"kau benar"balas Leo senang.


aku harap bisa dapet jodoh yang baik, dan masih perawan meskipun aku bukan perjaka lagi, aku ingin buat anak 2 lusin biar rumah ku nantinya rame seperti pasar ikan batin Leo mesum.


di tengah tengah obrolan, mereka berempat terkejut dan langsung menutup hidung mereka masing masing.


"kau kentut ya le"ketus Arka tak suka.


"enak aja, Dito tu yang kentut"bantah Leo tak terima.


"bukan aku dodol, mana ada dalam sejarah aku kentut"sentak Dito.


tutttt tutt prepp prepp.


"Daddy/paman"panggil keempat suara imut itu membuat mereka semua menoleh.


oh no batin mereka.


"kami mau pup"ucap mereka serempak.


"aku kesana dulu yah"ucap Leo ingin lari dari masalah namun..


"paman Leo mau kemana, sini temanin Brayen pup dulu"panggil Brayen langsung menggandeng tangan Leo.


"Ar, tolongin"teriak Leo frustasi.


Dimas pun ingin kabur namun dengan cepat Aaron menggandeng tangan Dimas.


"ini pelintah paman Ndak bolleh nolakk"ucap Aaron dingin seperti Arka.


"sayang, Aarin juga mau pup"tanya arka lembut, karena sebenarnya ia ingin meminta tolong pada mama nya mau pun putri, namun ia kasian melihat putri yang duduk di kursi roda seraya memangku baby Mairah dan Lisa menggendong baby Mauza sedangkan Jimmy menggendong baby Maheer.


"Ndak dad, aalin cuma mahu pipish"jawab aarin membuat Arka tersenyum senang.


"oke ayo sayang kita ke toilet"ucap Arka menggendong Aarin.


***


kemal dan Bilqis masuk kedalam kamar pengantin yang sudah di siapkan untuk mereka, terlihat indah kasur king size mereka yang sudah di taburi dengan bunga mawar merah berbentuk love, dengan lilin yang beraroma terapi lavender membuat Indra penciuman mereka terasa segar.




"apa hubbie lelah"tanya Bilqis lembut mengelus lengan kekar kemal.


"tidak lovely, aku cuma gerah"ucap kemal gugup tak berani menatap mata indah Bilqis.


"yasudah, sekarang kita mandi yah"balas Bilqis santai membuat kemal terkejut.


"kita??"tanya kemal sekali lagi ingin memastikan apa yang di dengarnya.


"iya kita hubbie, apa ada masalah"balas Bilqis santai menaikkan alisnya seraya tersenyum mesum kearah kemal.


"tapi..


"kenapa?? apa hubbie malu sama Bilqis"goda Bilqis mengedipkan matanya sebelah.


oh tuhan kenapa bisa Bilqis bertingkah seperti janda yang sudah berpengalaman batin kemal menjerit.


"buk...kan begitu love tapi kita kan...


"apa?? bukan muhrim?? apa hubbie lupa kalau tadi kita sudah sah hah"potong Bilqis menatap tajam ke arah kemal.


"tidak love bukan begitu, baiklah ayo kita mandi bersama"ajak kemal mengalah, ia tak tahu harus tertawa atau menangis mendapatkan istri seperti Bilqis yang sangat agresif.


"ayo Hubbie, tapi sebelum itu kita buka baju dulu"ucap Bilqis langsung membuka baju nya, namun ia merasa susah karena tangan pendek nya tidak sampai untuk membuka resleting nya.


"hubbie bukain"rengek Bilqis manja.


"iya love"balas kemal perlahan-lahan membuka resleting gaun Bilqis.


glekk


punggung mulus itu terpampang jelas di depan kemal, sekuat tenaga dia menahan diri agar tak menerkam Bilqis sekarang, karena ia tahu kalau Bilqis sangat lelah hari ini, tiba tiba dia mengingat botol yang di kasih oleh Arka tadi.


"love, apa kamu lelah hemm"tanya kemal lembut membuat Bilqis berbalik dengan hanya menggunakan penutup gunung kidul nya yang berwarna merah terang karena gaun Bilqis sudah melorot jatuh ke lantai.


"iya hubbie, Bilqis lelah"jawab Bilqis memeluk tubuh kemal membuat si Rambo menegang di bawah sana, kemal langsung mengambil botol obat yang di kiranya vitamin itu dari saku jas nya.


"yasudah, ini seperti nya vitamin yang di beli khusus oleh Arka dari Arab Saudi love untuk kita, jadi kamu minum ini yah biar tubuh kamu rileks dan lelah nya berkurang"pinta kemal lembut membelai wajah Bilqis.


"heum, hubbie juga yah"balas Bilqis membuat kemal mengangguk kepalanya cepat.


"ayo kita minum"


**bersambung.


hihihi yang penasaran..


love you so much..


mau lanjut?? vote + hadiah kalau sudah comen dan like yah, biar author tahu dan bisa secepat mungkin up kilat nya okeyy BrooπŸ˜‚πŸ€£πŸ’ͺ


salem Aneuk Nanggroe Aceh β€οΈπŸ™πŸ₯°πŸ‘**