
Mama Ara yang melihat video tentang pembullyan Ara langsung menangis histeris, ia tak menyangka putri yang ia acuhkan ternyata amat tersiksa hidup nya, Ara adalah anak yang kurang kasih sayang dari orang tua, mama Ara akhirnya mengerti mengapa Ara mengurung diri didalam kamar dan mengapa juga Ara tidak ingin bersosialisasi dengan dunia luar, itu sebabnya ia takut bila keluar rumah ia di bully, begitu juga keluar dari kamar percuma saja karena setiap harinya rumah kosong tidak ada siapapun, karena mama Ara sibuk dengan teman teman sosialita nya begitu juga dengan Malik yang notabene nya gila kerja.
Sungguh yang paling tersiksa adalah Ara dalam hal ini, disaat ia tersakiti tidak ada yang menghibur nya bahkan keluarga nya sendiri ikut menyalahkan Ara akan apa yang terjadi, gadis polos dan lugu itu harus memikul beban yang berat dalam hidup nya, beban yang berat itu adalah keegoisan dari keluarga nya sendiri, Malik adalah seorang dokter namun tak sekalipun ia peduli bila Ara sakit, ia hanya menunjukkan kotak obat yang telah disiapkan oleh nya.
"*Kalau kamu sakit ambil aja obat di kotak p3k, karena ayah sudah menyiapkan segala jenis obat-obatan, jangan hubungi ayah karena ayah sibuk ngurusin pasien, jangan jadi anak manja, kamu harus kuat dan mandiri " ujar Malik
"Ara kalau kamu lapar, minta aja sama pelayan di rumah karena bunda sibuk mau bertemu dengan teman arisan bunda, jangan hubungi bunda kalau tidak ada yang penting untuk dikatakan"ujar mama Ara*.
"Kenapa Sel, kenapa kamu melakukan itu pada Ara hiks hiks, apa salahnya,"teriak mama Ara menangis histeris, Malik langsung merengkuh istrinya itu.
"Sely cemburu pada Ara Tan...Ara lebih pintar dari Sely, kalian selalu memanjakan nya sedangkan Sely hanya kalian anggap sebagai orang luar, makanya Sely membully Ara agar tidak ada siapapun yang menyayangi nya lagi,"sentak Sely mengeluarkan sifat aslinya membuat Nita terkejut.
plakk
"Kenapa kamu membentak Tante mu Sely,"teriak Nita menampar Sely.
"Hiks hiks mama menampar Sely,"ujar Sely terkejut karena Nita tak pernah sekalipun marah padanya.
"Itu karena kamu berani kurang ajar pada Tante."
"Kamu salah Sely, kami berdua tidak pernah memanjakan Ara, bahkan seumur hidup nya dia tidak pernah merasakan suapan dari tangan Tante, suapan dari bunda nya, kami berdua tidak sekalipun memanjakannya hiks hiks, bahkan dia sakit pun tidak berani merengek pada kami, karena kami akan memarahinya, kami melarang Ara bersikap manja bahkan dari dia berumur 5 tahun dia sudah terbiasa mandi sendiri dan menyiapkan pakaian nya sendiri,"tangis mama Ara pecah dalam pelukan Malik.
Mendengar kenyataan tersebut membuat Sely shock, karena yang ia lihat selama ini adalah Ara yang manja pada kedua orang tuanya.
"Tidak Tante bohong,"bantah Sely menggeleng kepalanya tak percaya.
"Iya Tante bohong bahwa selama ini Tante selalu menyuruh Ara agar selalu tersenyum dan berakting menjadi anak manja bila saat pertemuan keluarga, Tante tidak mau di cap sebagai mama yang buruk untuk Ara, dan kenyataan nya sekarang adalah Tante adalah mama yang buruk, karena tidak tahu ada racun yang mematikan berwujud manusia seperti mu di dalam keluarga kami,"tandas mama Ara membuat Sely menutup mulutnya menahan Isak tangis.
"Sudah cukup drama nya."Leo memutar bola matanya malas melihat perdebatan panas tersebut.
"Karena sekarang adalah ending nya, dan maaf Sel karena akhir dari drama yang kau buat harus berakhir tragis dengan cara kau membusuk didalam penjara,"lanjut Leo menyeringai.
"Enggak...enggak hiks hiks...aku gak mau,"tangis Sely pecah langsung bersembunyi di belakang tubuh Arya berharap Arya mau menolongnya.
"Pa..tolongin Sely pa hiks hiks..Sely gak mau masuk penjara,"ujar Sely memeluk tubuh Arya dari belakang, sedangkan Leo dia hanya tersenyum sinis melihat Sely yang ketakutan karena sebelum dirinya datang, Leo sudah dulu menghubungi pihak polisi.
"Jangan ada siapapun yang berani menolongnya, karena saya tidak segan-segan ikut menjebloskan orang tersebut kedalam penjara agar menemani anak pungut yang tak tahu diri itu,"ancam Leo membuat Arya memejamkan matanya, karena bagaimanapun perasaannya terhadap Sely sangatlah tulus, ia begitu menyayangi Sely karena dirinya dan juga Nita tidak mempunyai keturunan, oleh sebab itu mereka mengadopsi Sely dari jalanan, mungkin Sely berani bertingkah seperti itu karena terlalu dimanjakan oleh nya.
"Tuan..tuan ada polisi mencari nona Sely,"ujar seorang pelayan berlari tergopoh-gopoh, di ikuti oleh 5 polisi di belakangnya.
Sely yang melihatnya pun langsung mengeratkan pelukannya, ia sangat takut bila harus di penjara. "Papa Sely gak mau pa hiks.. tolongin Sely pa huwaaa hiks hiks."
"Enggak hiks hiks...papa sayang sama Sely kan...
"Langsung tangkap pak, dan saya akan segera menghubungi pengacara saya serta barang buktinya nanti akan diserahkan oleh pengacara saya,"titah Leo dingin.
"Siap tuan."
Polisi tersebut langsung meringkus Sely yang memberontak, ia menangis meraung-raung memohon ampun namun tak ada yang membantu nya.
"Tunggu,"ucap kakek Ara membuat langkah polisi tersebut berhenti.
"Kakek hiks hiks,"panggil Sely senang karena berpikir kakek nya pasti akan membelanya namun..
"Mulai hari ini kamu bukan keluarga Sanjaya lagi, kehadiran mu telah membawa malapetaka terhadap cucu sah ku, seluruh aset yang telah kami berikan pada mu, kakek tarik kembali dan mulai sekarang nama mu hanya Sely tanpa ada Sanjaya di belakangnya,"tegas nya dingin menatap kecewa terhadap Sely.
"Enggak kek...hiks hiks...kakek...mama.. papa huwaa,"tangis Sely memberontak namun polisi tersebut langsung menyeret keluar Sely dari kediaman keluarga Sanjaya, ia masuk dalam keluarga Sanjaya hanya memakai baju lusuh, dan keluar juga dengan baju yang lusuh tanpa membawa apapun.
"Bagaimana keadaan Ara,"tanya Malik setelah menetralkan perasaan nya.
"Buat apa anda peduli,"balas Leo sinis, di hadiahi pukulan dari mom Nana.
plak
"kau harus sopan Le,"tegas mom Nana kesal.
"Memang benar mom, buat apa mereka peduli terhadap keadaan Ara sekarang, kenapa tidak dari dulu sebelum Ara tersiksa seperti ini, mereka menuntut Ara untuk menjadi anak yang mandiri, kuat dan tidak manja disaat Ara berumur masih kecil, bukankah ada saat nya seorang anak bersikap manja dan dewasa, mereka memaksa anak kucing untuk menjadi sosok harimau yang tangguh, mana bisa begitu mom.
Mereka menikah dan dengan mudah nya buat anak, setelah anak mereka lahir mereka abaikan begitu saja, kalau tidak sanggup menjadi orang tua yah jangan punya anak, nah gini kan jadinya anak mereka tersiksa batin karena keegoisan mereka, Ck kalau nanti aku punya anak dengan Ara, gak sudi aku bawa pulang anak ku ke kediaman Sanjaya, bisa bisa anak ku juga jadi korbannya,"ketus Leo panjang lebar dengan kata kata pedas nya, membuat mereka semua bungkam dan menangisi kesalahannya.
**bersambung
hihi author up lagi nih..
hayoo mana like coment vote dan beri rating 5 yah 🥰🤗💐❤️
PEDULI LAH TERHADAP KELUHAN ANAK ANDA SEMUA WALAUPUN ITU MERUPAKAN HAL SEKECIL APAPUN, KARENA SAAT SEORANG ANAK MENDAPATKAN BENTAKAN DARI ORANG TUA AKIBAT SERING MENGADU, MEMBUAT ANAK TERSEBUT MEMILIH BUNGKAM KEDEPANNYA, DAN MEREKA TAKUT BERSUARA KARENA TAKUT DI MARAHI, ITULAH SEBABNYA BANYAK ANAK BROKEN HOME YANG KEHIDUPAN NYA HANCUR KARENA KEEGOISAN ORANG TUA MEREKA. sekedar saran.
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰**