
"sayang....darah"ucap arka bergetar...dengan cepat ia memakai celana boxer dan kaos nya...ia membalut putri dengan selimut saking paniknya ia bahkan tak memakaikan putri baju...ia keluar menggendong putri berteriak panik sehingga membuat seisi Mension pun ikutan panik...
"pak yan....siapkan mobil"teriak arka menggendong putri...Lisa Jimmy dan juga twins A yang mendengar teriakan arka langsung keluar dari kamar...
"arka...putri kenapa"tanya Lisa khawatir
"ma putri....
"mommy...huwaa....dallah...hikss mommy"teriak Aarin yang melihat bercak darah di seprai...Lisa membulat kan matanya...
"arka apa yang kamu lakukan hah"teriak Lisa dengan nafas naik turun...
"ma jangan sekarang''ucap arka lemah kemudian langsung memasukkan putri kedalam mobil...ia memangku putri dengan tubuh bergetar...ia sangat takut...apa yang sebenarnya terjadi...sedangkan Jimmy,,Lisa dan twins A mengikutinya dengan mobil yang lainnya...
"sayang bertahan lah...aku minta maaf sayang...ayo bangun...buka mata mu"ucap arka tanpa sadar menangis mencium kening putri berkali kali..
"pak yan cepat"teriak arka menangis...
hingga 15 menit menempuh perjalanan mereka sampai di rumah sakit keluarga Lemos...semua dokter berjejer rapi menunggu kehadiran Arka...
"selamatkan istri ku"tegas arka membawa putri langsung ke ruang ICU dia tak mau menaruh putri diatas brangkar...
"silahkan tunggu di luar tuan...biarkan kami yang menangani nyonya muda"tegas dokter tersebut langsung menutup pintu kamar ICU...
arka terjatuh di lantai ia menangis menyembunyikan wajah nya di lutut...mama Lisa yang baru datang langsung bertanya apa yang terjadi...
"apa yang sebenarnya terjadi arka"tegas mama Lisa dalam mode marah...
"semalam..."arka menceritakan semuanya tanpa di tutupi sehingga membuat Jimmy geleng-geleng kepala sedangkan Lisa sudah naik pitam...
"apa kau bodoh ha....bagaimana bisa kau menikmatinya sendiri sedangkan istri mu sudah KO dari awal hah...plak plak plak"Lisa yang emosi memukul arka habis habisan
"huwaaa....Janan putul putul Daddy glandma....hiks hiks...Janan putul Daddy na aalin"teriak Aarin memeluk arka mencoba melindungi Daddy nya dari amukan sang nenek.. begitu juga Aaron...
"talo glandma na mau putul Daddy...putul Juda aalon hiks hiks"teriak Aaron yang bak super Hiro mencoba menyelamatkan Daddy nya...arka yang mendengarnya tersenyum samar
"biarin grandma pukul Daddy kalian...karna Daddy mommy kalian masuk rumah sakit"ucap Lisa keceplosan sehingga membuat Aarin yang tadinya memeluk arka begitu juga Aaron yang menghalangi Lisa menatap tajam ke arah Daddy nya...
glekk
arka yang melihat tatapan membunuh dari anak anak nya hanya bisa menelan ludah kasarnya...
"plak plak plak... Daddy jahat....Daddy nakal...plak plak...ayoo Aalin Ita bashmi cemua mushuh yang mentoba nakitin mommy Ita...hiyat....plak plak"teriak Aaron marah memukul arka
"Daddy jahat...gala gala Daddy nakal mommy na mashuk rumah shakit...plak plak...Daddy nakal...lashakan ini"teriak Aarin marah...
"haduh haduh ampun sayang ampun....Daddy salah"ucap arka meringis kesakitan...sedangkan Lisa dan Jimmy tersenyum senang melihatnya...
cklek...
"suami pasien"ucap dokter tersebut...
arka yang mendengar dirinya di panggil dengan cepat menoleh ke arah dokter tersebut...begitu juga Aarin dan Aaron yang langsung di tenangkan oleh Lisa dan Jimmy...
"saya sendiri dok...bagaimana istri keadaan saya"tanya arka khawatir...
"bisa kita berbicara sebentar"
"bisa dok"
"silahkan ikuti saya "ucap dokter tersebut...
suasana dalam ruangan tersebut berubah tegang karna arka menatap serius ke dokter tersebut begitu juga Lisa...
"dokter kenapa diam saja...bagaimana keadaan istri saya"tanya arka pada dokter tersebut yang dari tadi cuma diam..
"eh iya pak...jadi begini istri bapak mengalami pendarahan hebat sehingga menyebabkan janin yang di kandungnya melemah....un...
"janin...maksudnya apa dok"tanya arka memotong penjelasan dokter tersebut
"iya pak istri ba....
"menantu saya hamil dok"tanya Lisa senang memotong penjelasan dokter tersebut sehingga membuat dokter itu kesal...
"bisa tolong jangan di potong penjelasan saya dulu pak"kesal dokter tersebut..tak sengaja meninggikan suaranya
"bisa dok...jangan kan penjelasan...gaji anda juga bisa kami potong"jawab arka menyeringai sehingga membuat dokter tersebut berkeringat dingin...
"abaikan dia dok...lanjutkan saja penjelasan nya"tegas Lisa yang menyadari kesalahannya...
"baik buk...jadi nyonya muda mengalami pendarahan hebat karena terjadi perobekan di bagian inti nyonya muda di akibatkan kasarnya dalam berhubungan suami istri..namun pendarahan yang nyonya alami tidak sampai mengalami keguguran walaupun janin yang di kandung nya melemah... nyonya muda harus di rawat inap selama seminggu agar janin yang dikandung nya kuat...saya sarankan kepada bapak setelah ini mohon burung nya di suruh puasa dulu sampai 3 bulan kedepan..."terang dokter tersebut blak blakan sehingga mendapat tatapan tajam dari arka...
plak...
mama Lisa memukul kepala arka yang menatap tajam ke arah dokter tersebut
"kau dengar anak bodoh...kau harus mengurung burung mu untuk 3 bulan kedepan karna akibat ulah burung mu itu menantu dan calon cucu ku dalam bahaya"geram mama Lisa...
"ma lalu burung ku makan apa"rengek arka tak terima..
"anggap saja 10 ronde tadi sebagai makanan 3 bulan kedepan"ucap mama Lisa santai
"ma..."rengek arka namun tak di gubris oleh Lisa...
"kira kira berapa bulan kandungan menantu saya dokter"tanya mama Lisa semangat...
"baru 13 hari buk...untuk kabar selanjutnya lebih baik besok saja kami suruh dokter kandungan untuk memeriksa menantu ibuk..."jelas dokter tersebut...
"baik terimakasih dok"ucap mama Lisa kemudian menarik arka keluar dari ruangan tersebut...
Jimmy yang melihat arka berjalan dengan muka masam pun mengernyitkan dahinya bingung...kemudian ia bertanya pada Lisa dan Lisa menjelaskan semuanya membuat Jimmy tertawa puas...ia berjalan santai menuju arka kemudian membisikkan sesuatu yang membuat arka kesal...
"haha...3 bulan si Joni mu tidak keluar sarang...lalu makan apa dia...selamat menunaikan ibadah puasa"bisik Jimmy tertawa puas...
dasar papa sialan bukan malah menghibur eh malah di caci...benar benar papa tidak punya akhlak batin arka geram
arka kasian....selamat menunaikan ibadah puasa wkwkwkwkšššššš
*bersambung*
**hayooo kakak...
kasian gak sama si Joni yang harus puasa 3 bulan...jangan lupa coment..
like,,vote dan beri rating 5 yah..
yang mau double up mana suaranya
salem Aneuk Nanggroe Aceh ā¤ļøš„°š„°**