Anak Kembar Tuan Muda

Anak Kembar Tuan Muda
Siapa nyai??


"Apa yang kau lakukan?"tanya Om Yogi dingin, membuat Rosa tersenyum kikuk.


"Maaf, karena aku terbiasa dengan adat Kanada bukan adat Indonesia."balas nya tak enak hati karena mendapatkan tatapan tajam dari Om Yogi.


"Jangan ulangi lagi."


"Baik"jawab Rosa pelan.


"Kamu mau saya antar kemana?".


"Ke apartemen ss"ucap Rosa.


Om Yogi langsung menancapkan gas mobilnya menuju apartemen yang Rosa sebutkan hingga satu jam perjalanan mereka sampai, Rosa segera turun dan berlari cepat menuju apartemen Sean karena ia tahu pasti Sean sedang mengkhawatirkan dirinya.


Dan benar saja, ia masuk melihat Sean terduduk di sofa dengan raut wajah yang khawatir, membuat Rosa merasa bersalah.


"Daddy"panggil nya pelan membuat Sean segera mendongak kepalanya, Sean langsung memeluk erat tubuh Rosa seakan akan tak ingin lepas.


"Dad, i cant breathe"ucap Rosa mendorong pelan tubuh Sean karena ia merasa sesak.


"kau kemana saja Ros, Daddy sangat mengkhawatirkan mu, kau tahu Daddy sudah menyuruh semua anak buah Daddy untuk mencari mu hah"sentak Sean mencengkram pundak Rosa dengan erat. Bukannya menjawab Rosa malah meminta sesuatu yang membuat Sean terkejut.


"Dad, mari punya anak." pinta Rosa menatap dalam mata Sean dengan sungguh sungguh membuat Sean tersentak kaget.


"Ros, jangan bercanda."


"iam serious dad, mari punya anak"tegas Rosa sekali lagi membuat mata Sean memanas, ingin menangis.


"Kenapa tiba tiba Ros,"tanya Sean pelan melepaskan cengkraman nya dari pundak Rosa, dan ia segera berbalik namun Rosa langsung memeluk nya dari belakang.


"Aku ingin memperbaiki semuanya dad, aku sadar kalau selama ini aku sudah menyakiti hati Daddy karena tak ingin punya anak, aku egois memaksa Daddy untuk menceraikan istri sah Daddy jikalau aku mau hamil nantinya, dan sekarang aku menyadari kesalahan ku Dad, aku tidak mau bila suatu saat Daddy lelah terhadap sikap ku dan pergi meninggalkan diriku sendiri, maafkan aku Dad, jadi aku mohon mari kita punya anak, tidak masalah bila Daddy tidak menceraikan istri Daddy, aku tidak peduli lagi sekarang, aku ingin berubah Dad hiks hiks."lirih Rosa menahan tangis nya, berubahnya sikap Kemal membuat Rosa sadar akan sikapnya yang selalu egois, ia ingin di cintai dan di manja tapi ia lupa akan menghormati dan menghargai pasangannya, ia takut bila suatu hari nanti Sean juga pergi meninggalkan nya.


Ia ingin menemui Kemal dan twins B untuk meminta maaf tapi ia malu, biarlah ia menenangkan diri nya dulu, barulah ia kembali untuk meminta maaf kepada mereka, mendengar perkataan Rosa membuat Sean ikut menangis, ia segera berbalik memeluk erat tubuh Rosa, ia mengecup pucuk kepala Rosa, ia benar benar bahagia karena sedari dulu dia ingin punya anak namun istri pertama nya mengalami kemandulan membuat Sean frustasi dan berkhianat, Sean tidak pernah merasa bersalah pada istri nya, karena ia juga tahu alasan mandulnya sang istri karena pernah melakukan aborsi di waktu muda sehingga membuat rahimnya mengalami kerusakan.


"Daddy sangat bahagia Ros, i love you dear."


aku juga akan berusaha mencintai Daddy batin Rosa.


Sean segera melepaskan pelukannya dan menatap wajah Rosa dengan lekat hingga perlahan ia mencium lembut bibir Rosa, ia menggendong Rosa membawa nya ke atas ranjang tanpa melepaskan panggutan bibir mereka, hingga lama kelamaan semakin panas, dan terjadilah sesuatu yang biasanya dilakukan oleh pasangan suami istri lainnya.


terdengar suara e*rangan dan d*Sahan di kamar tersebut, membuat kedua insan itu mengarungi indahnya menuju cakrawala bersama sama, untuk pertama kalinya mereka melakukan atas sama sama suka, karena dari dulu mereka melakukan nya atas dasar saling membutuhkan saja, Rosa butuh uang dan Sean butuh kepuasan.


Daddy tak akan melepaskan mu Ros, karena detik ini juga kau milik Daddy seutuhnya, jika dulu Daddy membiarkan mu kembali pada mantan suami mu maka sekarang tidak akan Ros batin Sean senang.


***


Pagi menyapa bumi yang artinya sang Surya sudah waktunya terbit mengitari bumi, hingga membuat sepasang insan yang baru saja sah menjadi pasutri itu terbangun dari alam mimpi.


Namun sepertinya sang istri masih ingin berlama-lama tidur dalam dekapan suaminya, ia menggesek-gesek hidungnya di dada bidang sang suami hingga membuat suaminya menahan hasratnya.


"Bilqis tidak menggoda hubbie kok"balas nya polos mendongak kepalanya menatap wajah tampan suami nya.



"Apa yang kamu lakukan tadi itu membuat bku tergoda love"ucap kemal lembut menahan kekesalannya karena Bilqis yang polos namun licik.


Mendengar penuturan Kemal membuat seringai kecil hadir di wajah imut nya."ini baru namanya menggoda hubbie."


"Ahhhh love"d*sah kemal karena Bilqis memencet tombol bulat si Rambo hingga membuat si Rambo dalam mode on siap untuk bertempur kembali.


"Hahaha, ternyata kalau laki laki lagi on wajah nya juga merah yah, Bilqis pikir cuma pas mau pup aja merah, rupanya tidak."seloroh Bilqis membuat Kemal rasanya ingin membungkam mulut manis itu tapi ia berusaha menahan nya karena ia tak ingin terlambat pulang, ia tahu pasti twins B sedang menunggu nya di Mension Arka, karena semalam Dimas menelpon nya bahwa semua orang langsung pulang menginap di Mension Arka termasuk Chen.


"Love ayo kita mandi dan bersiap siap untuk pulang karena semua orang sudah menunggu kita di Mension Lemos"ajak Kemal lembut membelai pipi Bilqis.


"Ayokk...akkk sakit"ucap Bilqis yang ingin bangkit namun ia merasa terkejut karena goa nya terasa sangat perih dan sakit.


"Kamu tidak apa apa love, mana yang sakit," tanya Kemal cepat karena ia sangat khawatir.


"Si nyai sakit hiks hiks"ucap Bilqis dengan mata yang berkaca-kaca bak lampu taman yang sudah retak, membuat Kemal bingung karena tidak kenal dengan si nyai.


"Siapa nyai love, apakah dia tetangga mu"tanya kemal polos membuat Bilqis menangis kencang.


"Si nyai pacar barunya si Rambo huwaaa"tangis Bilqis pecah karena Kemal tang mengerti juga. Mendengar penjelasan si Bilqis membuat kemal menahan tawanya karena ia melihat wajah Bilqis yang sangat lucu bila menangis.


Punya istri daun muda terasa seperti punya anak lagi, Bilqis menangis persis seperti Bryan pas lagi ngambek karena tak di beli mainan, untuk kedepannya aku harus ekstra bersabar mengurusi big baby ku ini batin kemal terkekeh geli.


"Iya love maaf akunya gak peka, ya sudah kita mandi dulu yah biar setelah itu aku obatin si nyai"ucap Kemal tersenyum lembut mengecup kening Bilqis.


"Heum"


Kemal langsung menggendong Bilqis dengan hati hati, ia meletakkan Bilqis kedalam bathtub dan mengisinya dengan air hangat, ia memandikan Bilqis dengan ekstra sabar karena sedari tadi tangan Bilqis tak tinggal diam ia asik bermain dengan Rambo, di saat si Rambo on, ia langsung berhenti dan disaat si Rambo off ia langsung membelai nya lagi sampai on, disaat kemal menatap tajam ke arah nya, ia hanya tertawa cengengesan dengan mengangkat 2 jarinya.


**bersambung.


hihihi yang merasa kena prank sama author..


kashian dehh, hahaha tenang aja kalau masalah om Yogi mah gampang 🤣🥰 asalkan kakak kakak mau vote sang dukung om yogi...


dan author juga pengen kakak kakak yang nentuin nama pasangan untuk om Yogi bagaimana,,,,bisakah??


yang mau MP nya kemal sama bilqis dilanjut nanti yah author rangkai dulu kata katanya agar bisa cepat lulus review dan tidak terlalu vulgar


jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah**.


salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🙏🥰


semoga rezeki kakak berkah semua,,love you all🥰😘🤣