
Di sebuah kamar mewah nampak seorang wanita cantik bertubuh kecil sedang menunggu sang suaminya yang berada dalam kamar mandi, ia tak sabar ingin berbicara tentang hal penting pada suami tampan nya itu, hingga tak berapa lama keluar lah sang suami nya dengan handuk yang melilit di pinggang nya.
"Love, kamu sedang apa?"tanya pria itu yang tak lain adalah Kemal.
"Lagi nungguin Hubbie dari tadi,"balas Bilqis tersenyum manis memeluk pinggang Kemal.
Cup
"Ahh love nanti lagi yah,"d*sah Kemal karena Bilqis asik menciumi dada bidangnya.
"Baik honey tapi Bilqis yang mimpin nanti yah,"ujar Bilqis dengan nada sensual tak lupa ia mengedipkan matanya ke arah Kemal.
"Kamu selalu yang mimpin love, jadi biarkan aku nanti yang memimpin sesekali,"balas Kemal cemberut membuat Bilqis terkekeh geli.
"Iya iya nanti hubbie yang mimpin deh,"ujar Bilqis membuat Kemal tersenyum manis.
"Ohia kenapa kamu menunggu ku tadi,"tanya Kemal membuat Bilqis langsung menepuk jidatnya.
"Astaghfirullah Bilqis lupa, tadinya Bilqis nunggu hubbie karena mau berbicara tentang ulang tahun nya anak anak kita bie,"jawab Bilqis semangat karena ia mengingat betul kapan ultah nya twins B yaitu tinggal seminggu lagi, namun karena Bilqis benar benar merasakan excited jadi dia ingin menyiapkan pesta yang mewah untuk anak sambung nya itu.
Kemal yang mendengar ucapan Bilqis pun tersenyum lembut, ia sangat bahagia karena Bilqis benar benar memperlakukan twins B seperti anak nya sendiri, namun satu hal yang Kemal was was yaitu Bilqis yang terlalu loyal untuk twins B membuat Kemal sering kali menegur nya agar jangan terlalu memanjakan anak anak dengan barang mewah.
"Itu masih seminggu lagi love, jadi kamu tidak usah terlalu buru buru dan berpikir banyak tentang ulang tahun mereka,"balas Kemal membalikkan tubuh Bilqis dan merengkuh nya dari belakang, di letakkan dagu nya di pundak Bilqis.
"Tapi hubbie, Bilqis sama papi setuju untuk merayakan nya di hotel papi yang baru di buka,"ujar Bilqis mengelus kepala kemal dari samping.
"Apakah itu tidak terlalu berlebihan love, karena itu acara ulang tahun bukan acara pernikahan,"balas Kemal menaikkan alisnya.
"Tidak hubbie, Bilqis sengaja ingin membuat acaranya di hotel dan mengundang banyak orang nantinya termasuk seluruh teman-teman Brayen sama Bryan biar mereka tahu kalau sekarang anak kita sudah memiliki mama jadi mereka nantinya bakalan tidak berani mengejek lagi Brayen dan Bryan." Kemal yang mendengarnya pun langsung bungkam ia mencium pipi Bilqis dengan lembut, ia tak menyangka bahwa pikiran Bilqis benar benar jauh dan dewasa meskipun tingkahnya seperti anak anak bila saat bersama Kemal.
"Apa ini sudah ada isi nya?"tanya Kemal lembut mengelus perut rata Bilqis.
"Belum hubbie,"jawab Bilqis lesu.
"Sudah jangan sedih love, siapa tahu kalau bulan depan ini sudah terisi,"ujar Kemal memberikan semangat pada Bilqis.
"Aamiin."
Sedangkan di luar mension nampak Brayen dan Bryan sedang belajar dengan seorang pria tampan yang terlihat penuh wibawa, namun raut wajah pria tersebut memerah seperti menahan amarah.
"Tuan muda Brayen, ini namanya kucing bukan Tom,"ujar pria tersebut yang tak lain adalah om Yogi, ia benar benar dibuat lelah serta kesabaran nya benar benar di uji oleh dua adik kakak itu, sekarang om Yogi sedang menunjukkan gambar kartun kucing dan tikus.
"Pak tua, ini nama nya Tom musuh nya si Jerry bukan kucing,"balas Brayen tetap kekeh pada ucapan nya.
"Betul kata Brayen paman kalau ini Tom bukan kucing, karena kucing jalannya pakai 4 kaki sedangkan si Tom jalannya pakai 2 kaki,"timpal Bryan setuju dengan kembaran nya itu.
Oh tuhan kenapa bisa mereka begitu mirip dengan mama tirinya, padahal tidak ada darah keluarga Lubis dalam tubuh mereka, tapi sikap mereka benar benar membuat orang bisa tensi batin om Yogi menggerutu.
"Ini opa om Yogi malah ngeyel, dibilangin ini namanya Tom bukan kucing tapi om Yogi nya gak percaya,"sungut Brayen mencebikkan bibir nya.
"Haduh Yo kok kamu bego sih, ya jelas ini namanya Tom bukan kucing,"ujar Chen membuat om Yogi berusaha menahan kekesalannya.
Tidak cucu, tidak opa nya sama sama punya bakat bikin orang darah tinggi batin om Yogi kesal.
"Saya pikir tuan orang yang cerdas sehingga tahu yang di gambar tersebut namanya kucing bukan Tom, tapi ternyata saya salah, Anda benar benar buta akan binatang,"sarkas om Yogi dengan senyum mengejek membuat Chen menaikkan alisnya.
"Tunggu Yo, jangan ngawur kamu,mari kita koreksi pertanyaannya, tadi kamu bertanya ini namanya apa bukan binatang apa, itulah sebabnya aku menjawab bahwa ini namanya Tom bukan kucing, tapi bila mana kamu bertanya ini binatang apa maka aku akan menjawab kucing, jadi disini siapa yang salah dan bodoh,"sanggah Chen tersenyum licik membuat om Yogi tersentak, ia menyadari kebodohannya namun karena ego dan rasa malunya jadi dia hanya diam saja dengan wajah memerah.
Brayen dan Bryan yang melihat opa nya mampu membuat om Yogi bungkam pun bersorak riang.
"Berarti om Yogi yang bodoh hahahahha,"tawa Twins B membuat om Yogi geregetan ingin menelannya hidup hidup.
"Dasar keluarga tengil,"gumam om Yogi.
"Sudah ketawanya, opa kesini mau tanya sama kalian nanti waktu ulang tahun siapa siapa saja yang kalian undang,"tanya Chen lembut.
"Keluarga Lemos dan semua paman kami opa beserta istrinya,"ujar Brayen penuh semangat.
"Tapi Tante Ara gak bisa datang boy, karena lagi liburan bareng paman Leo,"balas Kemal yang baru datang bersama Bilqis.
Mendengar hal tersebut membuat Brayen berubah menjadi lesu, "Tapi pa Brayen mau nya Tante Ara juga ikutan, kalau tidak kita tunggu mereka pulang dulu baru acaranya di adakan,"ujar Brayen dengan wajah sedih.
Ya Allah kenapa anakku satu ini demen nya sama istri orang, bahkan istri ku dulu pernah di taksir nya, semoga tidak ada bibit pebinor dalam gen nya batin Kemal menggeleng kepala nya.
"Kenapa kamu sangat suka dengan istri orang boy, kenapa kamu tidak suka aja sama Aarin,"ujar Kemal mensejajarkan tingginya dengan Brayen.
"Karena istri orang banyak yang bening pa sedangkan Aarin sudah punya pacar pa,"balas Brayen dengan mata yang berkaca-kaca.
"APA,"teriak mereka semua terbelalak kaget.
"Siapa pacar nya?"tanya Kemal serius.
**Bersambung.
Maaf yah kakak author baru bisa ngetik..
karena ketiduran setelah minum obat..
Kalau tanya Leo sama Ara, nanti di bab selanjutnya karena author selingin biar gak bosan..
jaga kesehatan kakak💐🥰🤗🤗
salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰🥰**