
“Dasar iblis sialan! Kenapa juga mereka memilih hutan terkutuk ini sebagai tempat persembunyian? Kalau saja mereka tak bersembunyi di hutan ini, pasti lebih mudah menemukan mereka!”
“Sepertinya iblis tak sebodoh yang kita kira. Mereka memilih bersembunyi di hutan ini pasti karena merasa aman, dan seperti yang kamu katakan, hutan ini membuat kita kesulitan menemukan mereka!”
Mereka para kultivator manusia sudah setengah hari berada di hutan Langit Malam, tapi belum menemukan apa yang mereka cari.
Beberapa dari mereka mulai frustasi, dan mereka memutuskan akan kembali jika tak lama lagi masih belum menemukan, apa yang mereka cari.
“Sepertinya kita harus bergerak lebih dalam lagi untuk menemukan mereka!”
Suara seseorang yang berada di barisan terdepan terdengar, dan mereka memutuskan bergerak lebih dalam memasuki kawasan hutan Langit Malam.
Semua orang terlihat sangat fokus. Selain mencari keberadaan iblis, mereka saat ini mulai mengkhawatirkan keberadaan binatang buas penghuni hutan Langit Malam. Meski masih jauh dari lapisan inti hutan Langit Malam yang dihuni binatang buas tingkat tinggi, selama masih berada di kawasan hutan Langit Malam, mereka dituntut fokus dan waspada.
Ketika terus bergerak maju, mereka yang berada di barisan terdepan melihat adanya pergerakan dari arah depan.
Tak tahu apa yang datang, mereka semakin meningkatkan kewaspadaan, dan tak lama mereka semua berhenti saat muncul dua sosok yang turut berhenti tak jauh di depan mereka.
Dua sosok itu adalah Zhou Tian bersama Zhu Ying, dan keduanya tak sedikitpun menutupi penampilan mereka sebagai seorang iblis.
Bola mata merah mereka terlihat jelas oleh orang-orang yang perjalanannya mereka hentikan. Sedangkan orang-orang yang melihat bola mata dua sosok yang membuat mereka terpaksa berhenti, mereka tahu kalau keduanya merupakan iblis.
Semua orang yang melihat bola mata merah milik Zhou Tian dan Zhu Ying, mereka semakin waspada.
Entah kenapa saat melihat bola mata merah keduanya, tubuh mereka tiba-tiba saja gemetaran karena merasa takut dengan keberadaan mereka.
Selain takut, mereka juga merasa harus sangat berhati-hati berhadapan dengan dua iblis yang terlihat begitu tenang, meski dihadapkan pada ribuan kultivator di depan mereka.
“Apa yang ingin kalian lakukan di tempat ini? Jika tujuan kalian berburu binatang buas, aku tak akan mengganggu kalian, tapi jika tujuan kalian adalah mengusik ketenangan iblis di hutan ini, aku tak segan mengakhiri hidup kalian!” ucap Zhou Tian tiba-tiba.
Mendengar itu, sebagian menganggap semua itu hanyalah ancaman, tapi tak sedikit yang meyakini semua itu benar-benar akan terjadi jika mereka mengusik keberadaan iblis di dalam kawasan hutan Langit Malam.
Salah satu orang yang hanya menganggap ucapan Zhou Tian hanyalah sebuah ancaman, dia berkata, “Untuk apa kami repot repot memburu binatang buas jika tujuan kedatangan kami adalah menghancurkan kesombongan iblis seperti kalian?”
“Kami datang untuk membuat kalian ras iblis sadar akan posisi kalian di Alam ini! Kalian hanyalah ras rendahan, yang selamanya ditakdirkan menjadi budak rendahan dari ras yang lebih berkuasa!” imbuhnya.
Satu orang selesai dengan perkataannya, orang lain menambahkan, “Sedijit memiliki kekuatan sudah membuat kalian sombong dan lupa diri! Oleh karena itu, kami datang untuk menyadarkan kalian kalau sifat sombong itu tak pantas dimiliki raa rendahan! Sifat sombong hanya pantas dimiliki kami para manusia karena kami adalah yang terkuat dan paling berkuasa!”
Yang lainnya setuju dengan ucapan salah satu rekan mereka, dan perlahan mereka mulai bisa menghilangkan rasa takut, yang sebelumnya sempat mereka rasakan.
“Untuk apa kalian masih diam? Mari kita maju dan hajar mereka!” teriak seseorang di baris terdepan dengan suara lantang.
Orang itu memiliki kekuatan di ranah Saint tingkat Sempurna, dan ia yakin dapat mengalahkan dua iblis di depan sana, meski ia tak mampu mengukur seberapa tinggi kekuatan keduanya.
Tidak mampu mengukur kekuatan mereka, menunjukkan kalau keduanya lebih kuat dari dirinya, tapi dengan bantuan yang lain ia yakin dapat mengalahkan keduanya walau harus bekerja ekstra keras menghadapi mereka.
Mendengar suara tanpa rasa takut seseorang di barisan terdepan, mereka yang telah pulih dari rasa takut, tak menunggu waktu lama mereka langsung melesat maju menyerang Zhou Tian dan Zhu Ying dengan mengerahkan semua yang merka miliki.
Ratusan orang maju menyerang Zhou Tian dan Zhu Ying dari berbagai arah, sedangkan di belakang mereka ada ratusan orang lainnya yang siap melakukan serangan serangan jarak jauh, untuk membantu mereka yang berada di garis terdepan.
Mendapatkan serangan dari berbagai arah dari ratusan musuh, Zhou Tian dan Zhu Ying masih saja berdiri tenang di tempat mereka, tanpa melakukan pergerakan. Akan tetapi, saat musuh semakin dekat, keduanya sama-sama mengayunkan tangan.
Kekuatan api membentuk gelombang serangan mengerikan setelah keduanya mengayunkan tangan, dan gelombang serangan kekuatan api melesat, menghantam orang-orang yang datang menyerang mereka.
Ratusan orang segera terpental jauh dan mengalami luka serius setelah terkena serangan Zhou Tian dan Zhu Ying, bahkan ada belasan orang yang mati karena terkena secara langsung serangan musuh mereka.
Melihat orang-orang yang duluan menyerang bertumbangan, ratusan orang yang memiliki teknik serangan jarak jauh, mereka langsung saja melakukan serangan jarak jauh.
Banyak orang yang menyerang menggunakan anak panah, yang digabungkan dengan kekuatan elemen milik mereka, sedangkan yang lainnya menggunakan teknik yang dapat merubah keluarga elemen mereka menjadi bentuk serangan jarak jauh.
Ratusan anak panah yang telah diperkuat kekuatan elemen melesat menuju Zhou Tian dan Zhu Ying, bersamaan dengan serangan kekuatan elemen yang juga menjadikan keduanya sebagai target serangan.
“Hah, apa mereka sedikit saja bisa lebih serius? Lihat serangan mereka, serangan lemah yang membuat kita seolah-olah sedang dihujani sampah!” ucap Zhou Tian dengan suara lantang, membuat siapapun yang mendengarnya kecuali Zhu Ying, mereka langsung saja menggerakkan gigi marah.
Mengabaikan kemarahan meraka, Zhou Tian kembali fokus mematahkan setiap serangan yang tertuju pada dirinya. Sedangkan Zhu Ying, dia juga melakukan hal yang sama, dan keduanya terlihat begitu mudah mematahkan serangan yang bertujuan mengakhiri hidup mereka.
Pada saat yang sama, sambil menggagalkan serangan musuh, Zhou Tian dan Zhu Ying juga melakukan serangkaian serangan balasan, yang sama sekali tak bisa dihindari musuh mereka.
Satu-persatu musuh tumbang terkena serangan jarak jauh keduanya, dan bersamaan dengan keberhasilan mereka menggagalkan seluruh serangan musuh, lebih dari setengah jumlah musuh yang menyerang dari jarak jauh berhasil mereka tumbangkan.
Musuh mereka telah kehilangan banyak anggota, dan terlihat orang-orang yang tersisa ragu-ragu apa mereka ingin melanjutkan serangan atau memilih pergi melarikan diri.
Kejadian barusan menyadarkan jika dua iblis di depan mereka sangatlah kuat, dan mereka bukanlah lawan sepadan untuk keduanya.
Memutuskan pergi melarikan diri, mereka yang sebenarnya masih memiliki anggota ribuan kultivator, mereka tiba-tiba saja kebingungan menemukan jalan kembali. Keadaan hutan di sekeliling mereka saat ini terlihat sama, membuat mereka seolah-olah buta arah.
“Tempat ini sudah ditakdirkan menjadi tempat kematian kalian, jadi jangan berharap bisa pergi meninggalkan tempat ini!” ucap Zhou Tian.
“Sebaiknya kalian maju menyerang, sebelum aku menyerang dan kalian tak akan memiliki kesempatan menunjukkan seluruh keuatan milik kalian padaku!” Kali ini Zhou Tian berteriak.
Merasa tertantang setelah mendengar teriakan Zhou Tian, ditambah mereka tak ingin mati sia-sia tanpa melakukan perlawanan, seluruh kultivator bersama-sama maju menyerang Zhou Tian, termasuk sepuluh kultivator dengan kekuatan di ranah Saint tingkat Sempurna.
Mereka yang unggul dalam serangan jarak dekat, akan melakukan serangan terus menerus dari jarak dekat. Berbeda dari sebelumnya, kali ini serangan diwali oleh mereka yang memiliki keunggulan serangan jarak jauh, baru setelahnya maju menyerang mereka yang melakukan serangan jarak dekat.
Terlihat serangan mereka kali ini jauh lebih baik dari sebelumnya, tapi tak satupun serangan mereka dapat melukai Zhou Tian maupun Zhu Ying. Menghadapi serangan jarak jauh, mereka menghadapinya dengan melakukan serangan jarak jauh. Sedangkan saat menghadapi serangan jarak dekat, dengan mudah keduanya menghalau setiap serangan yang tertuju pada mereka.
Mereka yang mulai kewalahan terus menerus melakukan serangan tanpa membuahkan hasil, rasa putus asa mulai mereka rasakan, dan merasa percuma menyerang dua iblis yang jauh lebih kuat dari mereka.
Bahkan mereka yang memiliki kekuatan di ranah Saint tingkat Sempurna, mereka dibuat tak berdaya di hadapan dua iblis, yang nyatanya benar-benar jauh lebih kuat dari mereka.
Serangan barusan memang tak menimbulkan korban jiwa dari sisi kultivator manusia, tapi mental mereka yang menjadi korban.
Rasa putus asa dan takut mereka rasakan, membuat tubuh mereka gemetaran, dan mereka tak lagi memiliki kekuatan untuk menyerang musuh.
Lebih dari setengah jumlah keseluruhan kultivator manusia yang mengalami ketakutan dan merasa putus asa, sedangkan sisanya, mereka masih berusaha menyerang musuh, tapi lama kelamaan mereka juga mulai putus asa karena senantiasa gagak membunuh musuh.
Jangankan membunuh, melukai saja mereka belum bisa melakukannya, justru beberapa dari mereka terluka saat musuh mulai melakukan serangan balik.
“Terimakasih karena kalian sudah sedikit menghiburku. Namun cukup di sini bermain-main nya, dan sudah waktunya kalian semua mati!” Zhou Tian tak lagi menahan diri, dan dia langsung saja menggunakan empat kekuatan elemen miliknya untuk menyerang musuh.
Dengan kekuatan empat elemen yang menyelimuti tubuhnya, membuat penampilan Zhou Tian menjadi sangat mengerikan, dan setelah menarik napas panjang dia melesat maju menyerang musuh.
Di sisi lain, dengan pedang kayu yang dikeluarkan dari cincin penyimpanannya, Zhu Ying yang menggunakan kekuatan elemen apinya, dia ikut melesat maju menyerang musuh. Jika Zhou Tian menyerang musuh sisi kanan, Zhu Ying menyerang musuh sisi kiri.
Boom... Boom... Boom... Boom...
Ledakan berkali-kali terjadi saat Zhou Tian menyerang. Puluhan musuh dirubah menjadi kabut darah tiap kali ia menyerang. Sedangkan serangan Zhu Ying, dia menyerang dengan sangat cepat, dan setiap muauh yang mati di tangannya senantiasa memiliki luka yang sangat mengerikan.
“Kalian semua terlalu naif karena datang menyerang musuh, tanpa lebih dulu mengetahui kekuatan musuh kalian. Dikarenakan sifat naif kalian, pada akhirnya kalianlah yang mati di tangan kami!” ucap Zhou Tian setelah ia dan juga Zhu Ying membunuh lebih dari setengah jumlah musuh.
Melihat musuh yang tak lagi memiliki niat bertarung, langsung saja Zhou Tian dan Zhu Ying membunuh mereka semua tanpa sisa, dan setelah memastikan semua musuh mati, mereka membakar mayat musuh yang bisa memancing datangnya ribuan binatang buas jika dibiarkan begitu saja.
“Sepertinya manusia di Benua Tengah masih belum bisa menerima kenyataan jika ras iblis telah membebaskan diri dari perbudakan, sehingga banyak dari mereka masih menginginkan kita kembali menjadi budak mereka,” ucap Zhu Ying.
“Sekalipun mereka belum menerima kenyataan yang sebenarnya, selama mereka tak mengusik ketenangan ras iblis, aku tak akan mengusik mereka, tapi jika terang-terangan datang mengusik kita seperti orang-orang sebelumnya, kita tak perlu ragu memusnahkan mereka!” balas Zhou Tian.
Zhou Tian memiliki prinsip, dia tak akan mengusik kehidupan ras lain, selama mereka tak mengusik dirinya, orang-orang terdekatnya, atau mereka yang masih satu ras dengan dirinya. Sekali saja siapapun berani menyalahi prinsipnya, siap-siap saja kehancuran bakal menghampirinya.
Tak lagi ada urusan di tempat yang sedikit mengalami kehancuran, Zhou Tian dan Zhu Ying pergi meninggalkan tempat itu, tapi mereka tak kembali ke Kota Iblis yang masih terus melakukan pembangunan. Bahkan, saat ini sudah ada dua Kota Iblis, yang semuanya masih sama-sama dalam proses pembangunan.
Tak kembali ke Kota Iblis, Zhou Tian dan Zhu Ying memilih pergi menuju kota-kota yang berada di Benua Tengah, untuk membebaskan seluruh iblis dari perbudakan.
Kali ini kepergian mereka adalah untuk membebaskan seluruh iblis di Benua Tengah dari perbudakan, dan setelah satu bulan berlalu, mereka akhirnya berhasil membebaskan seluruu iblis di Benua Tengah dari perbudakan, dan mereka langsung saja ditempatkan di Kota Iblis yang sampai saat ini telah berdiri kokoh lima Kota Iblis di seluruh daratan Benua Tengah.
Tepatnya lima Kota Iblis sudah berdiri sempurna, dan ada dua Kota Iblis yang masih dalam proses pembangunan.
Selain Kota, terdapat juga puluhan Desa Iblis yang setiap desanya dihuni paling sedikit oleh seribuan iblis.
Dalam waktu satu bulan ini kekuatan iblis di Benua Tengah telah mengalami peningkatan pesat. Kini tanpa Zhou Tian dan Zhu Ying, banyak iblis mampu melawan kultivator manusia maupun siluman yang memiliki kekuatan di ranah Saint.
Namun, seiring dengan perkembangan kekuatan dan kekuasaan ras iblis, semakin jarang ada yang terang-terangan mengusik kehidupan para iblis.
Bahkan, di beberapa tempat ras iblis sudah dapat hidup berdampingan dengan ras lain meski masih ada segelintir orang bodoh yang terus saja menganggap ras iblis adalah budak, sehingga mereka berusaha menangkap iblis yang berkeliaran.
Akan tetapi, hidup orang-orang seperti itu tak pernah bertahan lama. Hari ini mereka mengusik kehidupan ras iblis, esok hari mereka pasti menghilang tanpa meninggalkan jejak.
Sementara itu, jauh dari Benua Tengah, tepatnya di Benua Utara. Iblis di Benua Utara mulai mendapatkan wilayah kekuasaan mereka sendiri, setelah peperangan antara sesama manusia membuat kekuatan ras manusia mengalami penurunan di tempat itu.
Saat ini lebih dari seperempat wilayah di Benua Utara telah jatuh ke tangan iblis Benua Utara, yang mendapatkan bantuan dari Kerajaan Iblis Benua Timur dan Benua Selatan.
Sedangkan untuk Benua Barat, telah berdiri Kerajaan Iblis di Benua itu, tapi kekuatan merekq belum stabil selayaknya Kerajaan Iblis di Benua Timur dan Benua Selatan, bahkan mereka masih sedikit membutuhkan bantuan Kerajaan Iblis Benua Selatan untuk menghadapi orang-orang yang masih saja menentang berdirinya Kerajaan Iblis di Benua Barat.
Meski kekuasaan ras iblis di Benua Utara, Barat, maupun Tengah masih banyak yang menentang, setidaknya tak ada iblis yang dalam posisi terdesak, dan cepat atau lambat keadaan tiga Benua akan menjadi seperti keadaan di Benua Selatan dan Benua Timur.
...----------------...
Bersambung.