Sistem Dewa Iblis

Sistem Dewa Iblis
Keberadaan Tambang Kristal Roh


Setengah hari mengikuti orang-orang dari Kerajaan, malam hari saat orang-orang yang diikutinya sedang beristirahat Zhou Tian masih mengawasi keberadaan mereka dari kejauhan. “Bagaimana dengan Patriark dan para tetua Klan Mu, apa Kakak sudah membereskan mereka?” tanyanya pada Zhu Ying yang baru saja datang.


“Mereka terlalu lemah untuk menjadi lawanku,” ucap Zhu Ying sembari menyunggingkan senyuman.


Meski dalam gelap Zhou Tian jelas melihat senyuman wanita itu. “Baguslah kalau seperti itu,” ucapnya lembut.


Pembicaraan keduanya hanya berlangsung singkat, dan setelahnya mereka fokus melihat serta mencoba mendengarkan pembicaraan orang-orang yang berasal dari Kerajaan. Jarak diantara mereka memang jauh, tapi tak sulit mendengar pembicaraan orang-orang itu.


“Ternyata hari ini adalah hari terakhir mereka melakukan pencarian,” ucap Zhou Tian setelah mendengar pembicaraan orang-orang yang sampai sekarang belum menyadari keberadaannya.


“Baguslah kalau begitu, setidaknya mereka tak akan lagi ada di hutan ini,” ungkap Zhu Ying.


Kembali mencoba mendengar pembicaraan orang-orang Kerajaan, Zhou Tian dan Zhu Ying sama sekali tidak mendengar mereka membahas tentang keberadaan Patriark dan para tetua Klan Mu, padahal mereka sebelumnya berada dalam kelompok yang sama.


“Jelas sekali mereka tidak menganggap keberadaan orang-orang Klan Mu, yang dihuni orang-orang lebih lemah dibandingkan mereka,” ujar Zhou Tian.


Tak mendengar orang-orang Kerajaan membahas Klan Mu, keduanya justru mendengar kabar tentang Kerajaan Teratai yang telah memiliki sosok manusia suci yang konon katanya merupakan keturunan langsung para Dewa dan Dewi.


“Kakak Ying, apa kamu tahu siapa itu sosok manusia suci?” tanya Zhou Tian pada Zhu Ying yang lebih berpengetahuan dibandingkan dirinya.


Zhu Ying sejenak berpikir, setelah itu di mulai menjawab, “Dari yang aku tahu, bukan hanya keturunan Dewa dan Dewi, tapi kebenaran manusia suci itu sendiri adalah reinkarnasi Dewa atau Dewi yang bosan dengan keabadian.”


“Reinkarnasi Dewa atau Dewi? Jika kita berhadapan dengan orang seperti itu, sepertinya kita akan kesulitan karena bagaimanapun juga mereka adalah reinkarnasi Dewa atau Dewi.” Zhou Tian merasa telah menemukan keberadaan musuh yang sulit diatasi.


“Adik, selama kita lebih kuat dari mereka yang bergelar manusia suci, selama itu keberadaan mereka tidaklah begitu menakutkan!” ucap Zhu Ying.


“Kakak benar, intinya kita hanya perlu lebih kuat darinya,” balas Zhou Tian.


Kembali suasana menjadi hening diantara keduanya, dan tak lama malampun berlalu berganti suasana pagi yang cerah.


“Mereka akan pergi melanjutkan perjalanan,” ucap Zhou Tian melihat orang-orang dari Kerajaan bersiap meninggalkan tempat peristirahatan mereka.


Mendengarnya Zhu Ying hanua menganggukkan kepala lalu dia dan juga Zhou Tian kembali mengikuti orang-orang dari Kerajaan yang kembali melanjutkan perjalanan mereka.


Tak lagi bergerak menyusuri hutan siluman, orang-orang dari Kerajaan sekarang bergerak ke arah luar kawasan hutan siluman.


“Mereka benar-benar pergi meninggalkan hutan ini,” ucap lirih Zhou Tian sembari menoleh melihat wajah Zhu Ying.


Melihat Zhou Tian menoleh melihat ke arahnya, Zhu Ying menunjukkan senyumannya sambil menahan getaran aneh di tubuhnya.


‘Perasaan aneh apa ini? Kenapa aku merasa sangat bahagia hanya dengan Adik Tian melihat ke arahku?’ tanyanya dalam hati.


Beberapa kali dia menggelengkan kepala untuk menghilangkan perasaan anehnya, tapi semua yang dilakukannya benar-benar percuma.


Perasaan itu tetap saja ada dan tak kunjung menghilang.


Pada akhirnya dia membiarkan perasaan aneh yang dia sendiri tidak tahu kenapa tiba-tiba merasakan perasaan yang begitu aneh pada Zhou Tian.


“Swush... Swush... Swush...”


Setengah hari kembali berlalu, dan akhirnya orang-orang dari Kerajaan mencapai wilayah luar hutan siluman dengan selamat.


Tentu saja orang-orang itu masih belum menyadari keberadaan dua sosok yang terus mengikuti mereka, bahkan sampai sekarang masih mengawasi mereka meski sudah berada di luar kawasan hutan siluman.


“Apa kalian merasa kalau sejak beberapa saat lalu ada yang terus mengawasi kita?”


“Itu hanya perasaanmu saja, nyatanya tak ada yang sedang mengawasi kita.”


“Ya, mungkin ini memang perasaanku saja yang terlalu khawatir dengan keberadaan siluman di dalam hutan.”


Setelah kepergian orang-orang dari Kerjaan, Zhou Tian dan Zhu Ying muncul di tempat yang sebelumnya menjadi tempat berhentinya orang-orang dari Kerajaan.


“Untuk sementara waktu mereka akan mengabaikan hutan siluman, tapi itu bukan waktu yang lama. Namun, selama masih ada waktu, aku pasti bisa memperkuat kekuatan kita!” ucap Zhou Tian.


Zhu Ying menganggukkan kepala. “Bagaimana kalau kita mulai membebaskan para iblis yang menjadi budak di kota-kota, yang berada di sekitaran hutan siluman?” tanyanya pada Zhou Tian.


Ada lima kota lain selain Kota Teratai Langit dan Kota Teratai Emas yang berada di sekitaran hutan siluman, dan setidaknya ada belasan sampai puluhan ribu iblis menjadi budak di kota-kota itu kecuali Kota Teratai Langit.


“Dalam lima hari kita akan membawa mereka semua ke desa iblis, tapi dalam lima hari kita juga harus membangun banyak rumah untuk mereka!” ungkap Zhou Tian.


“Pembangunan sampai sekarang masih berlangsung dan sudah ada ratusan rumah baru yang telah terbangun sempurna,” ucap Zhu Ying.


Mengetahui sudah banyak rumah yang terbangun, Zhou Tian bisa fokus membebaskan sebanyak-banyaknya iblis yang menjadi budak di beberapa kota.


Kota Teratai Emas akan menjadi tujuan utamanya karena di tempat itu terdapat ribuan iblis yang dipekerjakan sebagai budak. Setelahnya, baru dia akan membebaskan para iblis di kota yang lainnya.


“Swush... Swush...”


Zhou Tian dan Zhu Ying bergerak cepat kembali ke desa iblis untuk mulai menyusun rencana pembebasan para iblis di Kota Teratai Emas.


Dengan kecepatan puncak kekuatan ranah Mortal tingkat Awal ditambah teknik peningkatan kecepatan yang mereka miliki, dalam sekejap saja mereka telah sampai di desa iblis.


Di waktu yang sama, Zhou Lin dan yang lainnya juga baru saja sampai di desa setelah melakukan perburuan di lapisan tengah hutan siluman.


Hasil buruan mereka hari ini sangat memuaskan. Selain mendapatkan ratusan kristal inti kehidupan siluman, mereka juga mendapatkan tanaman spiritual, bahan makanan, serta puluhan kristal roh tingkat rendah.


Meski hanya tingkat rendah, harga satu kristal roh di pasar ras manusia sangatlah tinggi. Setidaknya seseorang harus mengeluarkan sepuluh juta koin emas untuk mendapatkan satu kristal roh tingkat rendah.


“Kalian sepertinya mendapatkan benda yang sangat berharga,” ucap Zhou Tian melihat kristal roh yang ditunjukkan Zhou Lin padanya.


Zhou Lin sendiri segera menceritakan kalau dia dan yang lainnya telah menemukan lokasi tambang kristal roh, dan apa yang ditunjukkannya saat ini hanyalah secuil dari apa yang ada di tempat itu.


Dalam ceritanya, dia juga bercerita tentang kemungkinan adanya kristal roh tingkat menengah atau bahkan tingkat tinggi jika menggali semakin dalam di tempat itu.


Namun, tempat itu juga menyimpan banyak bahaya karena berada di lapisan tengah hutan siluman, tak jauh dari lapisan inti hutan siluman.


Keberadaan siluman di atas tingkat 70 sangat banyak di tempat itu, dan tidak mungkin bagi mereka bertahan di tempat itu lebih lama dengan kekuatan saat ini.


“Untuk menggali tempat itu, kita tidak akan melakukannya dalam waktu dekat, kita bisa melakukannya begitu kekuatan kita sudah memadahi. Lagipula, tempat itu berada di lapisan tengah hutan siluman, yang mana manusia tidak mungkin dapat menemukan keberadaan tempat itu!”


Zhou Tian tidak pernah mendengar siluman membutuhkan kristal roh. Manusia dan iblis adalah dua ras yang membutuhkan kristal roh untuk meningkatkan kekuatan.


Menyerap energi dari kristal roh tingkat rendah, sama dengan menyerap manfaat dari ratusan kristal inti kehidupan siluman di atas tingkat 70.


“Untuk sekarang, kalian punya waktu dua hari untuk meningkatkan kekuatan, sebelum kita pergi membebaskan para iblis yang menjadi budak di kota-kota terdekat dari hutan siluman!”


Mendengar ucapan Zhou Tian, Zhou Lin dan yang lainnya sangat bersemangat meningkatkan kekuatan mereka, demi bisa membebaskan saudara serta saudara mereka yang saat ini masih menjalani kejamnya kehidupan sebagai seorang budak.


Dua hari, dalam dua hari mereka semua yakin setidaknya dapat menerobos satu tingkatan, dan jauh lebih siap jika harus melakukan pertarungan dalam upaya pembebasan saudara serta saudari mereka dari perbudakan.


‘Dalam dua hari aku juga harus lebih kuat. Meski ranah kekuatanku tidak meningkat, aku akan meningkatkan kemampuan bertarungku.’


Dia teringat teknik Mata Emas yang didapatkan dari hadiah sistem, dan dalam dua hari ini dia ingin mempelajarinya sampai di titik kesempurnaan menguasai sebuah teknik.


...----------------...


Bersambung.